Contoh Hewan Ruminansia | Penjelasan Sistem Pencernaannya

Contoh Hewan Ruminansia | Penjelasan Sistem Pencernaannya

Hewan ruminansia – Apakah teman-teman merasa asing dengan istilah hewan ruminansia? Jika demikian mari ikuti penjelasan pada artikel ini.

Kelompok hewan tersebut dikenal juga dengan sebutan hewan pemamah biak. Lalu apa sih yang dimaksud dengan hewan pemamah biak itu?

Secara sederhana hewan ruminansia dapat dimaknai sebagai hewan herbivora atau pemakan tumbuhan yang mencerna makanan sebanyak dua kali.

Menarik memang berbeda dengan manusia dan hewan pada umumnya yang mencerna makanan hanya satu kali.

Pemamah biak memiliki sistem pencernaan yang lebih unik karena mampu memahah makanannya melalui dua fase.

Cukup rumit ya, tak apa jika ada yang merasa demikian. Karena itu di bawah ini kami akan mencoba memaparkan sistem dan organ pencernaan hewan ruminansia, serta apa saja contohnya. Sehingga teman-teman dapat memahami materi ini dengan lebih detail.


Sistem Pencernaan Hewan Ruminansia


Proses pertama makanan akan masuk ke mulut hewan, kemudian dikunyahnya sebentar sehingga tekstur makanan masih kasar. Setelah itu makanan akan ditelan dan disimpan pada rumen lambung.

Proses kedua, jika rumen lambung telah penuh maka makanan tersebut akan dimuntahkan dan dikembalikan ke mulut, untuk kemudian dikunyahnya lagi sampai teksturnya menjadi halus.

Pada proses ini hewan akan mengunyah secara menyeluruh supaya nutrisi dapat terserap dengan efektif.

Setelah mengunyah dengan benar maka selanjutnya makanan akan masuk kembali ke dalam lambung lalu diteruskan ke usus, dan terjadi proses pencernaan menengah dan akhir.


Organ Pencernaan Hewan Ruminansia


Adapun organ-organ yang digunakan pada proses pencernaan yang telah disampaikan di atas adalah sebagai berikut:

Cavum Oris atau Rongga mulut

Seperti halnya pada manusia, rongga mulut merupakan organ pertama yang akan dilalui pada proses pencernaan makanan.

Fungsinya tentu saja adalah sebagai wadah masuknya makanan. Rahang yang terdapat pada hewan ini juga dapat bergerak menyamping sehingga dapat menggiling makanan dengan benar.

Esofagus atau kerongkongan

Pada umumnya ukuran kerongkongan yang dimiliki hewan jenis ini sangat pendek yakni sekitar 5 cm saja, tetapi sangat fleksibel karena lebarnya mampu menyesuaikan ukuran dan tekstur makanan.

Fungsi dari kerongkongan adalah sebagai jalan penghubung antara lambung dengan rongga mulut, sehingga pada kerongkongan ini tidak terjadi proses apapun, karena makanan hanya melewatinya saja

Lambung

Fungsinya adalah sebagai penampung makanan sementara. Selain itu lambung juga berguna pada proses pembusukan makanan yang dapat menghasilkan enzim selulase.

Pada organ lambung terdapat bagian-bagian inti yang sangat berperan pada terjadinya proses pencernaan makanan hewan ruminansia.

Adapun organ inti dalam lambung yang berkontribusi banyak dapat dilihat pada penjelasan di bawah ini:

  • Perut Besar (Rumen)

Berfungsi sebagai tempat penyimpanan sementara makanan yang telah ditelan, serta membantu mengurai makanan.

  • Perut Jala (Retikulum)

Sedangkan reticulum berfungsi sebagai tempat untuk mencampur makanan sampai menjadi bolus atau gumpalan kasar.

Kemudian makanan akan didorong kembali ke rongga mulut untuk dimamah lagi sampai tekstur makanan halus.

  • Perut Buku (Omasum)

Fungsinya adalah untuk membantu proses penghancuran atau penghalusan makanan yang secara kimiawi dibantu oleh enzim .

  • Perut Masam (Abomasum)

Berfungsi sebagai disinfektan untuk bakteri jahat pada makanan yang masuk . Selain itu, juga berguna untuk mencerna gumpalan makanan melalui enzim dan asam klorida.

Usus Halus

Setelah makanan diproses di dalam lambung, kemudian sari-sari makanan tersebut akan diserap oleh usus halus yang nantinya akan diedarkan ke seluruh tubuh dan diubah menjadi energi.

Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi dari usus halus adalah sebagai penyerap sari makanan.

Anus

Lalu proses pencernaan akan berakhir pada anus. Pada proses penyerapan sari-sari makanan, tentu terdapat sisa-sisa yang sudah tidak berguna.

Nah sisa tadi kemudian akan menuju anus dan dikeluarkan melalui anus menjadi sebuah kotoran.


Contoh Hewan Ruminansia


Jadi apa saja sih hewan yang termasuk dalam kelompok ini? Tentu saja jawabannya adalah semua hewan pemamah biak, mamalia yang memakan tumbuhan seperti sapi, kerbau, jerapah, kambing, domba, unta, keledai, rusa, kijang, jerapah dan lain sebagainya.

Leave a Comment