10 Rekomendasi Film Dokter Terbaik yang Penuh Perjuangan dan Makna

Banyak yang bisa dipelajari dari film dokter terbaik lho, khususnya bagi kamu mahasiswa kedokteran.

Menjadi dokter merupakan salah satu impian terfavorit dikala kita ditanya “mau jadi apa saat sudah besar nanti” oleh guru di kelas.

Namun seiring berjalannya waktu impian tersebut berubah kala kita telah menemukan passion sebenarnya pada diri masing-masing.

Tidak menjadi seorang dokter, bukan berarti kamu tidak menyukai film tentang dunia kedokteran.

Telah banyak film dokter terbaik yang berisi tentang perjuangan seorang dokter dalam menemukan metode tertentu untuk melawan sebuah penyakit yang diderita pasiennya.

“The Physician” misalnya, kisah sejarah tentang ilmuwan muslim bernama Ibnu Sina yang kini dikenal dengan julukan “Bapak Pengobatan Modern”.

Berkat jasanya, kini dunia kedokteran telah beralih dari metode pengobatan kuno menjadi lebih canggih, dimana pada abad pertengahan melakukan bedah pada tubuh manusia dianggap sebagai penistaan hukum.


Rekomendasi Film Dokter Terbaik


Untuk menambah wawasan kamu, ada baiknya kamu telusuri ketujuh film dokter terbaik di bawah ini agar kamu tahu betapa perjuangan menerapkan suatu metode pengobatan yang kini sudah canggih diawali oleh perjuangan dokter-dokter yang penuh jasa.

1. Patch Adams (1998)

Jalan ceritanya yang sangat menyentuh membuat film ini dinobatkan sebagai film dokter terbaik sepanjang masa dan wajib ditonton oleh setiap dokter.

Diangkat dari kisah nyata mengenai Hunter “Patch” Adams yang melawan pakem tradisional kedokteran. Adams memiliki metode penyembuhan yang unik yaitu melalui humor dan tawa.

Ia rela berdandan ala badut atau pinokio agar pasiennya gembira dan tertawa. Menurutnya humor adalah obat terbaik untuk kesehatan sehingga ia dikenal dengan julukan Patch.

Namun para dokter serta professor di sekolahnya tidak menghargai metode tersebut dan lebih memilih menggunakan metode tradisional yang kaku.

Pada saat lulus, Patch berhasil mendirikan kliniknya sendiri yang diberi nama Gesundehit Clinic.

Perjuangan Patch untuk bisa menjadi dokter yang manusiawi patut dijadikan contoh oleh dokter di seluruh belahan dunia.

2. Something the Lord Made (2004)

A breakthrough that changed the face of medicine, A unique partnership that broke the rules”. Kutipan tersebut adalah inti dari film ini, kisah nyata tentang dua orang dokter pada tahun 1930-an.

Pada masa itu ras kulit hitam masih dinilai rendah di Amerika. Vivien Thomas (Mos Def), seorang teknisi laboratorium yang kala itu menemukan teknik untuk mengoperasi jantung seorang bayi sempat tidak diakui oleh atasannya, dr. Alfred Blallock (Alan Rickman).

dr. Alfred yang dikenal dengan teori jenius dalam memecahkan masalah medis yang dianggap mustahil oleh dunia kedokteran pada zaman itu mendiskriminasi kemampuan Vivien karena ia berkulit hitam.

Namun, kesenjangan sosial tersebut tidak mematahkan semangat Vivien untuk terus belajar agar bisa menjadi seorang dokter yang jenius seperti dr. Alfred Blallock.

Pada saat itu Vivien Thomas menjadi dokter berkulit hitam pertama yang diakui dunia dan bekerja di John’s Hopskin Hospital.

3. The Doctor (1991)

Film ini cukup menguras air mata, tentang seorang dokter ahli bedah yang tidak memiliki empati terhadap pasien tiba-tiba merasakan bagaimana rasanya berada di posisi pasien.

Kisah tentang dr. Jack MacKee seorang dokter bedah yang sukses, mapan, dan memiliki istri yang cantik.

Namun, dibalik semua itu Jack adalah seseorang yang sangat dingin terhadap pasien bahkan terhadap keluarganya sendiri.

Hingga suatu hari ia divonis menderita penyakit kanker tenggorokan dan terbaring menjadi seorang pasien yang lemah.

Sejak saat itu Jack mulai melihat kehidupan dari sudut pandang seorang pasien, ia menjadi lebih santun, simpatik, dan empatik pada setiap orang yang ditemuinya.

Divonis sebagai pasien kanker telah mengubah hidup Jack 180 derajat. Dipenuhi haru biru, jangan lupa sedia tisu saat menonton film ini.

4. The Physician (2013)

Terbilang sebagai film baru dibanding dua film lawas sebelumnya, film dokter terbaik yang satu ini menceritakan tentang Rob Cale (Tom Payne) yang berkelana mencari guru medis dan takdir mempertemukannya dengan Ibnu Sina (Ben Kingsley).

Pasti kalian sudah tidak asing dengan nama Ibnu Sina yang dikenal dengan nama Avicenna di dunia barat.

Ia merupakan seorang filsuf dan ilmuwan muslim yang berasal dari Iran. Bagi banyak orang, Ibnu Sina dikenal sebagai “Bapak Pengobatan Modern”.

Dengan latar pada abad ke-11, “The Physician” adalah kisah tentang perjuangan orang zaman dahulu dalam mendobrak kebijakan penguasa dan agama yang kadang bertentangan dengan ilmu kedokteran.

Proses pengobatan yang masih kuno membuat Rob Cole dituduh melakukan penistaan hukum karena membedah tubuh manusia.

Selain belajar ilmu kedokteran pada film ini kamu juga akan mengetahui sejarah perubahan pengobatan kuno ke modern yang telah diajarkan oleh Ibnu Sina.

5. Cado-Cado the Movie (2016)

Setelah dari tadi bahas film kedokteran yang serius, kali ini ada cerita konyol tentang “Catatan Dodol Calon Dokter” alias “Cado Cado”.

Kisah unik tentang sisi lain dari kehidupan para dokter koas ini diadaptasi dari novel best seller berjudul sama karya Ferdiriva Hamzah.

Menceritakan tentang sekumpulan dokter koas yang harus melalui hari-hari dengan berbagai jenis pasien dengan berbagai macam penyakit.

Film dalam negeri ini dibintangi oleh sederetan artis papan atas seperti Adipati Dolken, Tika Bravani, Aurelie Moeremans, Adi Kurdi, Albert Halim, dan masih banyak sederetan artis yang ikut meramaikan.

Dikemas secara sederhana namun bernilai tinggi, film ini masuk dalam daftar kategori CROSSCUT ASIA-Colorful Indonesia dalam ajang Tokyo International Film Festival 2016.

Penasaran mestinya bagaimana kedodolan para calon dokter tersebut? Jangan lupa ditonton ya filmnya!

6. The Last King of Scotland (2006)

“The Last King of Scotland” adalah sebuah film tentang sejarah dunia kedokteran di Uganda, Afrika yang masih memiliki banyak masalah kesehatan mulai dari sanitasi hingga minimnya tenaga medis.

Diadaptasi dari novel karya Giles Forden, film ini mengangkat cerita fiksi tentang Nicholas Garringan (James McAvoy).

Seorang dokter muda asal Skotlandia yang memilih kabur ke Uganda dan menjadi dokter pribadi salah satu tiran paling berbahaya di dunia, Idin Amin (Forest Whitaker).

Walaupun merupakan cerita fiksi, namun film ini didasarkan pada peristiwa yang pernah terjadi pada masa pemerintahan Idin Amin yang pada masa itu mendeklarasikan dirinya sebagai Raja Skotlandia.

7. The Painted Veil (2006)

Film dokter terbaik ini dipadu dengan drama romantis antara dr. Walter Fane (Edward Norton) dengan Kitty (Naomi Watss).

Kitty adalah gadis yang berasal dari keluarga kaya raya yang sudah cukup umur namun belum menikah.

Lazimnya seorang wanita seumurnya menikah, Kitty tidak ada pilihan lain selain menikah dengan laki-laki pilihan keluarganya, dr. Walter Fane, laik-laki pendiam yang ahli dalam hal mikrobiologi.

Singkat cerita, Kitty yang menikah tanpa rasa cinta berselingkuh dengan Charle Townsend (Live Schreiber) saat ia dan suaminya tinggal di Shanghai, Cina.

Sementara Walter semakin sibuk mendedikasikan dirinya pada dunia kedokteran akhirnya ia mencium perselingkuhan tersebut.

Alih-alih memberikan pilihan, Walter justru menerima tawaran bekerja di pedalaman Cina yang tengah dilanda wabah penyakit kolera dan membawa serta Kitty bersamanya.

Tepat di desa Me-tan-fu, Kitty barulah menyadari realita kehidupan dan mulai menemukan cita dan cinta baru terhadap suaminya. Sepuluh jempol buat dokter Fane!

8. New Amsterdam (2020)

Tahun ini film seri kedokteran yang ditayangkan di NBC ini memasuki season ke-2. Dapat dikatakan New Amsterdam adalah satu-satunya film dokter terbaik yang ada tahun ini.

Menceritakan tentang konflik yang terjadi di salah satu rumah sakit tertua di New York. Baik itu tentang berbagai penyakit yang diderita pasien hingga latar belakang kehidupan para tenaga medis.

Kisah dimulai saat rumah sakit tersebut kedatangan direktur medis baru bernama dr. Max Goodwin (Ryan Eggold). Dokter yang terkenal karena prestasinya namun gayanya agak sedikit berbeda.

Gaya kepemimpinan dr. Max juga terbilang nyeleneh, sering melanggar aturan, sehingga banyak kolega yang kurang menyukainya.

Berbagai konflik di dalam film seri ini diangkat dari kisah nyata yang pernah terjadi di rumah sakit Bellevue New York.

Kisah-kisah tersebut diadaptasi dari memoir yang ditulis oleh dr. Eric Manheimer , berjudul “Twelve Patients: Life and Death at Bellevue Hospital”.

Serial yang juga dibintangi oleh Janet Montgomery dan Freema Agyeman ini mendapat sambutan yang antusias dari masyarakat. Bahkan memperoleh rating sangat tinggi versi IMDb, yaitu 8.1/10.

9. Doctor Bello (2013)

Film dokter terbaik berikutnya berasal dari negara Nigeria. Sesuai dengan judulnya kisah pada film ini terpusat pada seorang spesialis kanker bernama Doctor Bello.

Cerita dimulai saat Dokter Michael Durant ini mengalami titik kehancuran dalam hidupnya sejak anaknya meninggal akibat kanker di usia 10 tahun.

Sang istri menyalahkan dokter Bello atas kejadian itu, karena sebagai seorang dokter ia sendiri tidak berhasil mengobati putri semata wayangnya.

Untuk bangkit dari keterpurukan dr. Michael berusaha menyibukkan diri dengan menjauh dari sang istri.

Dokter Michael bertemu dengan Sam, seorang anak berumur 7 tahun yang berkontribusi dalam penggalangan dana rumah sakit bagi para penderita kanker.

Ia mendekatkan diri kepada Sam yang sama seperti anaknya yakni menderita kanker. Selain mengobati kerinduan kepada putrinya, dr. Michael berharap dapat menyembuhkan Sam.

Namun kondisi kesehatan Sam semakin hari semakin menurun drastis hingga mengalami koma.

Melihat kesedihan di mata dr. Michael, salah satu suster menyarankan ia meminta nasihat pada Doctor Bello seorang spesialis kanker yang berasal dari Nigeria.

10. Grey’s Anatomi (2005)

film dokter terbaik
vox.com

Film seri ini menjadi salah satu film bertema kedokteran terpanjang dalam penayangannya. Meski terhitung sebagai serial TV, namun tak sah rasanya jika tidak memasukkan drama ini sebagai salah satu film dokter terbaik.

Grey’s Anatomi adalah serial yang paling digandrungi oleh banyak mahasiswa kedokteran di berbagai belahan dunia.
Hal ini karena cerita yang diangkat tidak melulu terpaku pada perihal konflik antara dokter dan pasien.

Semua hal terkait rumah sakit dan seisinya juga disajikan dengan sangat apik. Mulai dari suka duka kehidupan para dokter, hubungan sosial, percintaan, hingga termasuk konflik rumah tangga.

Tak sedikit dari mahasiswa kedokteran yang belajar dengan menonton film ini. Karena memang setiap scene yang dihadirkan disampaikan sangat detail nggak kacang-kacang.

Sembari nonton film sembari kuliah, begitulah kira-kira mereka para mahasiswa kedokteran menyebutnya.

Khususnya bagi yang ingin menjadi spesialis bedah nih, diwajibkan sekali menuntaskan serial yang berjumlah 16 season ini. Karena banyak keahlian yang bisa kalian pelajari dalam drama tersebut.

Mengingat pandemi belum juga berakhir, sepertinya perlu dibuatkan film khusus yang didedikasikan untuk para tenaga medis.

Belakangan ini film bertema kedokteran mulai meredup. Kebanyakan film yang diangkat ke layar lebar bertemakan fantasi, super hero, thriller hingga horor.

Mungkin perlu dikembangkan kembali film bertema kedokteran untuk menyadarkan masyarakat bahwa menjadi tenaga medis bukanlah pekerjaan yang mudah.

Tentu kalian tertarik untuk menonton film-film tersebut satu persatu dong?

Perlu diingat bahwa dunia medis adalah dunia perdamaian, yang berarti menjadi salah satu area yang tak boleh ‘disentuh’ oleh Perang Dunia sekalipun.

Baca Juga : Film Detektif Terbaik

Leave a Comment