11 Rekomendasi Film Jurnalis Terbaik untuk Meningkatkan Wawasanmu

Berbicara tentang film jurnalis terbaik mengingatkan kita tentang bagaimana banyaknya kisah tak terungkap dibalik pemberitaan media yang mungkin jarang dikupas ke permukaan.

Media pun kadang memilih bungkam terhadap kasus tertentu karena berbagai alasan.

Lewat sebuah film, kadang banyak pesan yang selama ini kesannya tersembunyi jadi tersampaikan.

Film jurnalis terbaik berisikan kisah bagaimana seorang atau sebuah tim jurnalis kembali mengupas dan menguak sebuah kasus yang tak biasa.

Berbagai rintangan dari banyak kalangan pasti dihadapi oleh para jurnalis tersebut. Bahkan tak jarang pemerintah dan aparat hukum sekalipun menjadi penghalang utama berjalannya proses investigasi.

Namun nyali seorang wartawan sejati tak akan sampai disitu, ia akan melakukan berbagai taktik supaya kasus yang tadinya tak tercium media menjadi aroma baru yang semerbak hingga ke seluruh penjuru dunia.


Deretan Film Jurnalis Terbaik


Berikut 11 film jurnalis terbaik yang penuh dengan perjuangan dan pergolakan nurani dalam mengungkapkan sebuah realita.

1. The Insider (1999)

Berdasarkan kisah nyata, film ini diadaptasi dari sebuah artikel Vanity Fair berjudul “The Man Who Knew Too Much”.

Film yang menceritakan tentang upaya Lowel Bergman (Al Pacino) mengupas skandal industri rokok yang menggunakan zat adiktif.

Penggunaan zat tersebut dapat menyebabkan kecanduan terhadap rokok karena kadar nikotin yang berlebihan.

Sebagai salah satu wartawan TV CBS, Bergman melakukan segala upaya untuk bisa membongkar aib perusahaan tersebut dengan menyewa narasumber dari dalam perusahaan, Jefrey Wigand (Russel Crowe).

Sekuat tenaga Bergman berusaha untuk melindungi narasumbernya tersebut. Tak hanya itu, rintangan lain yang dihadapi Bergman berupa teror terhadap keluarganya.

Namun berkat usaha gigih Bergman, investigasi tersebut berhasil ditayangkan pada program ’60 Minutes’ yang diproduserinya sendiri.

Aslinya pengungkapan skandal perusahaan rokok ini direkam pada tahun 1995 dan ditayangkan pada Februari 1996.

Film ini telah memperoleh tujuh nominasi Academy Awards, salah satunya untuk kategori Best Picture dan Best Leading Actor bagi Russell Crowe.

2. Kill the Messenger (2014)

Film yang meraih beberapa penghargaan dari Golden Trailer Awards dan Traverse City Festival ini merupakan kisah nyata tentang Gary Webb (Jeremy Renner).

Seorang jurnalis investigatif The Los Angeles Times yang mengungkapkan tentang keterlibatan agen Central Intelligence Agency (CIA) dalam menyelundupkan kokain ke AS untuk mendanai pemberontakan di Nikaragua.

Lewat artikel yang ditulisnya Webb memaparkan sebuah barang bukti temuannya berupa dokumen asli transaksi perdagangan kokain yang dilakukan oleh pejabat pemerintah AS tersebut.

Menuai kontroversi, CIA menjadi sasaran media sementara Webb memperoleh penghargaan sebagai wartawan terbaik pada saat itu, yakni tahun 1990-an.

Sebagai bentuk perlawanan pimpinan CIA justru menyangkal semua yang ada di tulisan Gary Webb.

Selain itu CIA mulai merusak citra Webb sebagai pahlawan dengan cara menguliti kesalahan-kesalahan nya di masa lalu.

Secara perlahan integritas Webb sebagai jurnalis terbaik mulai diragukan masyarakat.

3. The Bang Bang Club (2011)

Saat menonton film ini pergolakan batin yang luar biasa akan kamu alami.

Mengisahkan tentang empat orang jurnalis fotografi yang terjun langsung ke daerah Afrika Selatan untuk merekam dan memotret kebrutalan periode apartheid pada tahun 1990-1994.

Saat itu perang antar suku masih sering terjadi di Afrika, kekerasan, kemiskinan, dan kebrutalan lainnya yang terjadi di depan mata kepala menjadi saksi bisu dalam bentuk sebuah gambar.

Kamu pasti tidak asing dengan feature fotography karya Kevin Carter yang memotret seekor burung bangkai yang muncul di dekat anak yang kelaparan.

Foto tersebut dipublikasikan The New York Times pada 26 Maret 1993 dan memenangkan Pullitzer Prize for Feature Photography pada April 1994.

Diangkat dari kisah nyata, film ini menceritakan bagaimana pengalaman buruk Kevin dan kawan-kawan saat menyaksikan beragam tragedi sosial yang terjadi di Afrika tersebut.

Kevin Carter (Taylor Kitsch) bersama tiga jurnalis foto lainnya menamakan diri mereka sebagai Bang Bang Club.

“The Bang Bang Club” menyampaikan pergolakan nurani para wartawan tersebut. Saat seseorang dibakar hidup-hidup di hadapan mereka, nurani pun berbicara.

Manakah yang harus dilakukan terlebih dahulu, menolong korban atau memotretnya?

4. Spotlight (2015)

Spotlight merupakan nama dari sebuah tim jurnalistik pada koran harian The Boston Globe.

Tim yang berisikan wartawan investigasi ini menguak kisah-kisah yang kadang tak tertembus oleh media.

Diangkat dari kisah nyata, “Spotlight” bercerita tentang kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh para pendeta terhadap anak-anak di bawah umur di Gereja Katolik di Boston pada tahun 1976.

Karena mengangkat isu yang terlalu sensitif, banyak hambatan melintang yang menghalangi kelancaran investigasi tersebut. Termasuk hambatan dari para pejabat dan pihak gereja itu sendiri.

Kasus yang telah lama ditutup-tutupi tersebut menjadi salah satu kisah kejahatan terbesar di zaman modern ini.

Pasalnya korbannya telah mencapai ratusan hingga ribuan, ada yang berani bersuara namun ada juga yang memilih bungkam.

Film yang disutradarai Tom McCarthy ini meraih penghargaan bergengsi dari Piala Oscar sebagai film dan skenario asli terbaik.

Selain itu film jurnalis terbaik ini juga meraih penghargaan dari Academy Awards untuk kategori Best Picture.

5. True Story (2015)

Film yang disutradarai oleh Rupert Goold ini dapat dikategorikan sebagai film jurnalis terbaik karena menyajikan kisah jurnalistik yang tak biasa.

Cerita pertemanan antara mantan reporter The New York Times Michael Finkel (Jonah Hill) dan Christian Longo (James Francho), seorang buronan FBI yang didakwa membunuh istri serta ketiga anaknya di Oregon.

Pertemuan mereka dimulai saat Longo tertangkap di Meksiko menggunakan identitas Michael Finkel dan mengaku sebagai jurnalis The New York Times.

Longo ternyata penggemar tulisan-tulisan Finkel dan mengikuti seluruh perjalanan karir sang wartawan yang sempat bersinar tersebut.

Dipecat karena akurasi tulisan artikelnya, takdir kemudian mempertemukan Finkel dengan sang pembunuh.

Pertemuan tersebut merupakan titik awal bagi Finkel untuk kembali menulis artikel hingga menerbitkan buku pertamanya yang terinspirasi dari kisah Christian Longo.

Ternyata ada kisah yang tak terhendus media dibalik pembunuhan yang dilakukan oleh Longo tersebut.

6. All the President’s Men (1974)

Film ini adalah visualisasi dari kisah nyata yang ditulis oleh Bob Woodward dan Carl Bernstein dalam sebuah buku berjudul sama.

Film yang menyabet penghargaan Oscar pada tahun 1976 ini menceritakan tentang dua orang wartawan The Washington Post, Bob Woodward (Robert Redford) dan Carl Bernstein (Dustin Hoffman).

Mereka berhasil mengungkap skandal Watergate yang melibatkan presiden Amerika pada masa itu, Richard Nixon.

Selama proses investigasi, kedua jurnalis tersebut berhasil mengorek informasi dari narasumber berinisial Deep Throat (Hal Holbrook).

Selama 30 tahun siapa sesungguhnya Throat tak terekspos ke media, hingga pada tahun 2005 ia mengungkapkan pada dunia bahwa dirinya adalah W Mark Felt, mantan petinggi nomor dua di FBI.

7. The Post (2017)

Kisah nyata yang terjadi pada tahun 1971 ini diusung oleh Steven Spielberg dan baru saja memperoleh dua nominasi di ajang Oscar 2018 sebagai kategori Film Terbaik dan Aktris Terbaik.

Menampilkan kisah perjuangan seorang wartawan wanita Katharine Graham (Meryl Streep) mengungkap kebenaran dibalik kisah Perang Vietnam

Kay, begitu Katherine biasa disapa, berusaha membocorkan kisah perang tersebut berdasarkan dokumen rahasia pemerintah AS.

Penerbit koran perempuan pertama di Amerika tersebut mendapatkan teror dan kecaman dari berbagai pihak, karena menyangkut nama baik dari berbagai kalangan para petinggi.

Dihiasi berbagai rintangan yang tak mudah, kisah perjuangan Katherine dalam mengungkapkan kebenaran patut dijadikan contoh dan motivasi.

Ternyata perjuangan mengungkapkan sebuah kebenaran tidaklah mudah, apalagi sebuah kasus yang sudah tertimbun lama.

Jadi salut bagi wartawan-wartawan kita yang telah sepenuh hati mempertaruhkan jiwa raganya demi mengungkapkan kasus yang aktual dan tanpa rekayasa.

8. Citizen Kane (1941)

Meski sangat lawas, namun Citizen Kane merupakan karya terbaik, terpopuler, bahkan terfenomenal dari sutradara sekaligus produser Orson Welles.

Bersama dengan rekannya, Orson Welles dan Herman Mankiewicz berhasil menyabet piala Oscar untuk kategori Best Screenplay.

Film yang juga ia bintangi ini berpusat pada kisah kematian Charles Foster Kane (Orson Welles) seorang pemilik media massa nan kaya raya.

Sebelum meninggal Kane sempat mengucapkan kata “Rosebud” yang tak seorangpun memahami artinya.

Seperti sebuah kata sandi, Jerry Thompson (William Alland) seorang wartawan yang berusaha memecahkan arti dari kata tersebut.

Thompson mencoba mengumpulkan data sebanyak mungkin dengan menggali informasi melalui orang-orang terdekat Kane.

Film jurnalis terbaik pada masanya ini wajib kamu saksikan. Meski dengan kualitas gambar yang tidak sebagus sekarang, namun pada masanya Citizen Kane adalah salah satu film dengan kualitas gambar yang mumpuni.

9. The Hunting Party (2007)

Dari judulnya saja kita sudah bisa menebak jika film ini dipenuhi dengan aksi gila dan kenekatan. Bagaimana tidak, Simon Hunt (Richard Gere) mempertaruhkan nyawanya demi memburu sebuah berita.

The Hunting Party menceritakan aksi gila Simon yang nekat pergi ke Yugoslavia untuk mencari penjahat perang.
Jiwa nekat ini tentunya ia peroleh karena telah berpengalaman menjadi wartawan perang veteran sebelumnya.

Wartawan eksentrik dari Amerika ini seolah tidak takut menghadang kematian. Ia memburu Dragoslav Bogdanovic yang dijuluki “The fox”, seseorang yang oleh NATO dan pasukan Amerika sekalipun tak berhasil ditemukan.

Bersama kedua rekannya Duck (Terrence Howard) dan Benjamin Strauss (Jesse Eisnberg) ia menjelajahi negara bekas Yugoslavia untuk memburu penjahat perang Bosnia.

Usut punya usut ternyata Simon memiliki dendam pribadi terhadap penjahat perang yang sudah melakukan pembunuhan terhadap ribuan muslim dan pemerkosaan terhadap banyak wanita selama perang berjalan.

Apa dibalik motif perburuan ini? Jangan lupa ditonton ya filmnya!

10. Nightcrawler (2014)

Dalam dunia jurnalistik terdapat kode etik yang harus ditaati oleh setiap wartawan salah satunya tidak menyalahgunakan profesi dan menerima suap.

Namun nyatanya hal ini masih sering terjadi di lapangan hingga kini. Biasanya motifnya didasari karena kebutuhan akan uang dalam jumlah yang banyak.

Nightcrawler adalah film yang menyuguhkan kebobrokan moral dalam dunia jurnalistik. Dimana kode etik tidak lagi diindahkan dan dijadikan sebagai pedoman profesionalitas.

Film yang disutradarai oleh Dan Dilroy ini menceritakan tentang tokoh bernama Lou Bloom (Jake Gyllenhaal). Pemuda pengangguran yang sulit memperoleh pekerjaan.

Setelah bertemu dengan seorang fotografer lepas, Bloom memiliki ide gila untuk mewujudkan ambisinya.

Demi uang ia rela menjadi menjual berita hasil tipuan ke stasiun televisi. Untuk mendapatkan angel foto yang dramatis Bloom bahkan berani merusak lokasi kejadian (TKP) sebelum polisi tiba.

Hasil jepretan kemudian ia rekayasa sedemikian mungkin dengan bantuan rekannya Rick (riz Ahmed).

Nina (Rene Russo). Pemandu program berita pagi yang menjadi pelanggan tetap Bloom. Ia berambisi ingin menjadi kantor berita pertama dalam menyajikan setiap berita kriminal.

11. A Taxi Driver (2017)

Diangkat dari kisah nyata berlatarkan pemberontakan yang terjadi di Gwangju, Korea Selatan pada tahun 1980.
Pemberontakan yang memakan hingga 2 juta jiwa ini menjadi salah satu sejarah terkelam di Gwangju.

Pemberontakan tersebut mengakibatkan sambungan komunikasi di Gwangju terputus.

Kejadian misterius ini mengundang rasa penasaran Jurgen Hinzpeter seorang wartawan asal Jerman. Ia sengaja terbang ke Korea agar bisa meliput secara langsung peristiwa di Gwangju tersebut.

Sesampainya di Soul tak ada satupun supir taksi yang bersedia mengantarnya ke Gwangju. Namun saat mendengar bayarannya sangat tinggi Kim Man-soeb akhirnya bersedia menemani Jurgen ke Gwangju.

Tanpa mereka ketahui, ternyata kesepakatan yang mereka buat bisa membahayakan nyawa keduanya.

Bagi penggemar Ryu Jun-yeol Oppa diwajibkan menuntaskan film jurnalis terbaik yang satu ini. Kira-kira memerankan karakter seperti apa ya si Oppa disini?


Itulah 11 film jurnalis terbaik dari masa ke masa versi rahasiabelajar.com. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan kamu ya.

Baca Juga: Film Jackie Chan Terbaik

Leave a Comment