Jenis-Jenis Pelampung Pancing Beserta Fungsinya

Jenis-Jenis Pelampung Pancing Beserta Fungsinya

Jenis pelampung pancing – Seperti yang diketahui memancing adalah kegiatan yang tidak hanya mengandalkan keberuntungan.

Terdapat faktor-faktor lain yang turut mendukung keberhasilan memancing, misalnya saja teknik, dan alat pancing. Dua hal tersebut perlu dipersiapkan dengan matang.

Meski terlihat sepele memancing juga membutuhkan keahlian yang ditempa oleh pengetahuan dan pengalaman.

Karenanya untuk teman-teman pemula alangkah lebih baiknya kalau sejak awal mulai belajar mengenali pengetahuan-pengetahuan tersebut.

Salah satu alat atau komponen pancing yang perlu dipelajari adalah pelampung pancing.

Secara umum fungsi pelampung pancing hampir sama dengan pelampung keselamatan, yakni agar sesuatu tidak tenggelam, hanya saja tentu bentuknya berbeda.

Tepatnya pelampung pancing digunakan agar umpan pancing tidak tenggelam ke dasar laut. Jenis dari pelampung tersebut juga beragam.

Tetapi secara umum dapat dikelompokkan menjadi dua yakni pelampung yang digunakan pada permukaan air tenang, dan pelampung pada permukaan air yang mengalir atau berarus.

Jenis-jenis tersebut pun memiliki bentuk dan merk yang variatif, karenanya teman-teman harus bisa menentukan atau memilih pelampung yang sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu di bawah ini kami sajikan artikel tentang jenis pelampung pancing agar pemancing pemula dapat mempertimbangkan pilihan dengan tepat.


Jenis Pelampung Pancing


Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa pelampung pancing diklasifikasikan menjadi dua jenis yakni pelampung yang digunakan pada permukaan air tenang dan agak beriak.

Dan juga pelampung untuk air yang mengalir dan berarus. Adapun penjelasan selengkapnya dapat disimak berikut ini:

Jenis Pelampung Pancing untuk Air Mengalir dan Berarus

Kalau teman-teman memancing pada area permukaan air yang berarus dan mengalir seperti sungai, maka pelampung yang cocok dipakai adalah jenis yang memiliki bagian ujung lebih besar atau gemuk dibanding pangkalnya.

Tak hanya itu, letak dari bolongan yang digunakan untuk memasukkan senar berada di tengah-tengah, yang biasanya juga diselipkan pipa kecil agar senar mudah dimasukkan.

Supaya pelampung tidak naik turun dan berfungsi dengan baik, pelampung dilengkapi dengan aksesoris seperti stopper serta pipa kecil dari karet.

Sayangnya meskipun pelampung jenis ini memang ditujukan untuk memancing pada permukaan air yang berarus, tetapi tetap saja tidak cocok untuk air yang arusnya sangat deras, karenanya penting bagi kita untuk mempertimbangkan kekuatan arus tersebut.

Gambar Pelampung Air Berarus

Kalau teman-teman masih bingung dengan deskripsi di atas, berikut ini kami sertakan gambar pelampung jenis air mengalir, agar kemudian bisa memudahkan pembaca yang ingin membeli pelampung ini.

Kisaran harga yang ditemukan di pasaran sangat variatif, mulai dari Rp. 3.000 saja, ada pula jenis yang dibandrol dengan harga Rp. 60.000. Semua tergantung dengan kualitas bahan, jenis, dan ukurannya.

Pelampung untuk Air Tenang dan Sedikit Beriak

Sedangkan pelampung yang khusus digunakan pada medan pemancingan yang memiliki air tenang seperti kolam adalah yang memiliki bentuk silinder pendek dan silinder panjang, serta bentuk yang besar atau gemuk pada bagian tengahnya.

Bentuk silinder pendek ini biasanya dipakai pada kondisi air yang tenang, dan silinder panjang untuk kondisi air yang beriak.

Adapun setiap bagian-bagian dari pelampung pancing jenis ini juga memiliki fungsi yang berbeda-beda, misalnya bagian yang pangkalnya berbentuk seperti jarum berfungsi untuk mendeteksi umpan.

Sedangkan bolongan kecil yang berbentuk seperti cincin kawat berguna untuk memberikan ruang ketika memasukkan senar.

Berikut ini terdapat beberapa gambar yang bisa dilihat bagi teman-teman yang masih bingung dengan bentuk dari pelampung jenis ini:


Tips Memilih Pelampung Pancing yang Tepat


Untuk bisa mendapatkan pelampung yang tepat, ada yang perlu diketahui bahwa pelampung pancing ini terbuat dari material berbeda-beda.

Berdasarkan bahan bakunya, paling tidak pelampung dikelompokkan menjadi tiga jenis, yakni pelampung yang terbuat dari kayu, busa, dan styrofoam.

Keunggulan bahan baku kayu adalah lemparannya, karena cenderung lebih berat.

Sedangkan pelampung busa kelebihannya adalah tahan banting dan kuat menahan beban pemberat serta umpan ikan.

Dan terakhir pelampung styrofoam ini cenderung lebih mudah pecah, tetapi harganya juga lebih murah dibanding yang lainnya. Pada intinya belilah pelampung yang sesuai dengan kebutuhan.

Leave a Comment