√ 7 Daftar Penyakit Ikan Lele, Cara Mencegah dan Cara Mengobatinya

7 Penyakit Ikan Lele (Cara Mencegah dan Mengobatinya)

Ikan lele merupakan jenis ikan air tawar yang digemari oleh banyak orang di Indonesia, bahkan hampir di setiap kota-kota sangat mudah ditemukan tempat yang menyajikan hidangan ikan lele.

Misalnya saja setiap sore sampai malam banyak ditemukan tempat makan pecel lele di pinggir jalan.

Karena digemari oleh banyak orang, maka banyak juga yang membudidayakan ikan lele untuk dijadikan sebagai bisnis yang menguntungkan atau beternak .

Namun beternak lele pun juga memiliki resiko lele terkena serangan hama atau penyakit.

Hama pada ikan lele dapat berasal dari berbagai sumber, hama bersifat predator misalnya, seperti musang dan ular, atau jika di daerah perkotaan, kucing juga bisa menjadi hama.

Selain itu, katak juga bisa dikatakan sebagai hama karena bisa menjadi predator bagi benih lele yang ada di kolam.

Selain hama ikan lele juga ada beberapa penyakit yang dapat menginfeksinya. Penyakit ikan lele sendiri dapat dikatakan hampir sama dengan penyakit ikan tawar lainnya.


Penyakit Ikan Lele


Umumnya penyakit pada ikan lele biasanya merupakan jenis infeksi yang disebabkan oleh jamur, bakteri, virus atau protozoa, berikut merupakan beberapa diantaranya

1. White Spot (Bintik Putih)

White spot atau bintik putih merupakan jenis penyakit yang menyerang hampir semua jenis ikan air tawar termasuk ikan lele. Umumnya ikan lele yang terserang penyakit ini terlihat pada permukaan kulit dan insangnya.

Pada ikan lele, penyakit ini dapat dipicu atau disebabkan kualitas air yang buruk, suhu air yang terlalu dingin atau padatnya ikan di kolam.

Untuk mencegah ikan lele terserang bintik putih, pastikan suhua air berkisar pada 28°C, dan untuk mengobatinya rendam ikan pada air dengan larutan formalin 25 cc/m3 + malacit green 0,15 gram/m3 selama 24 jam.

2. Channel Catfish Virus (CCV)

CCV merupakan penyakit ikan lele yang berasal dari virus dan tergolong dalam virus herpes.

Ikan lele yang terkena penyakit ini akan terlihat lemah, berenang secara berputar dan kerap kali tegak vertikal serta terdapat pendarahan di sirip dan perut.

Salah satu faktor yang menjadi penyebab atau pemicu penyakit ini adalah karena penurunan kualitas air. Untuk pencegahannya, perbaiki manajemen budidaya ikan dengan menjaga kebersihan dan pakan yang berkualitas.

3. Cotton Wall Disease

Cotton Wall Disease merupakan penyakit pada ikan lele yang berasal dari bakteri dan menyerang organ insang. Jika ikan terkena penyakit ini, akan ada gejala luka atau lecet pada permukaan tubuh ikan lele.

Penyebab atau pemicunya adalah pembusukan makanan yang ada di dasar kolam dan naiknnya suhu yang terlalu tinggi. Untuk pencegahannya, adalah dengan kontrol pemberian pakan dan pertahankan suhu pada 28°C.

4. Aeromonas Hydrophila

Penyakit pada ikan lele yang satu ini disebabkan oleh bakteri dan mengakibatkan perut ikan menjadi menggembung dengan isi cairan getah bening.

Ada juga pembengkakan pada pangkal sirip atau luka di sekujur tubuh ikan lele.

Umumnya untuk mencegah penyakit ini adalah dengan memberikan antibiotik Oksitetrasiklin (OTC) dengan takaran 50 mg/kg pakan, dan beriikan selama 7-10 hari.

5. Penyakit Kuning

Tidak hanya manusia, ikan lele juga ada penyakit yang bernama penyakit kuning. Umumnya penyakit ini dikarenakan pakan yang buruk, misalnya seperti pakan yang disimpan di tempat lembab atau sudah kadaluarsa.

Untuk mencegah penyakit ini adalah dengan menjaga kualitas dari pakan yang diberikan pada ikan lele.

6. Raptured Intestine Syndrome (RIS)/Pecah Usus

Pecah usus merupakan penyakit pada ikan lele yang dikarenakan ikan yang terlalu rakus sehingga dapat memecah usus pada bagian tengah atau belakang.

Untuk mencegahnya, pastikan pemberinan pakan dengan cara efektif seperti 3-6% dari berat tubuhnya per hari, dan secara bertahap mulai dari pagi, siang, sore, atau malam hari.

7. Keracunan Pestisida

Merupakan penyakit ikan lele yang air kolam yang tercemar oleh pestisida. Untuk mengatasi ikan terhindar penyaik ini, pastikan penggantian air kolam 20 % tiap dua kali dalam sehari.

Demikian penjelasan kami mengenai Penyakit Ikan Lele. Semoga bermanfaat.

Leave a Comment