5 Penyebab Kucing Muntah Secara Insidental

Penyebab Kucing Muntah – Banyak faktor yang menjadi penyebab kucing muntah, dimana kondisi isi lambung naik ke sepanjang saluran pencernaan kucing.

Muntah sudah menjadi kondisi yang lumrah dan sering dialami kucing, jadi Anda tidak perlu panik saat mendapatkan kucing Anda muntah.

Secara ilmiah muntah didefinisikan sebagai kondisi dimana isi lambung keluar melalui mulut karena terjadi kontraksi dari dalam perut (abdomen).

Muntah dapat terjadi dikala kondisi kesehatan kucing sedang menurun atau mengkonsumsi makanan yang tidak cocok.


Penyebab Kucing Muntah Secara Insidental


Pada dasarnya muntah mengindikasikan adanya gangguan pada saluran pencernaan pada tubuh kucing.

Secara umum kejadian muntah pada kucing terbagi menjadi tiga kondisi yaitu insidental, kronis, dan akut.

Kondisi akut dimana kucing dapat muntah sebanyak 1-2 kali sehari.

Meski tidak menyakitkan seperti muntah kronis (berkali-kali muntah), namun harus diperhatikan jika perlu dibawa ke klinik sesegera mungkin.

Nah, untuk muntah incidental biasanya terjadi 1-3 kali dalam sebulan, beberapa penyebabnya diantaranya sebagai berikut:

1. Hairball

Hairball adalah kondisi dimana bulu atau rambut kucing terkumpul di dalam lambungnya karena tertelan saat melakukan self grooming.

Sifat alamiah kucing salah satunya adalah memandikan dirinya dengan cara menjilati rambutnya sendiri.

Seolah menjadi rutinitas, anatomi lidah kucing pun jika diamati menyerupai bentuk sisir.

Sehingga sudah sewajarnya ada rambut yang tersangkut di lidah dan terkumpul di dalam lambung membentuk hairball (bola rambut).

Dalam kurun waktu tertentu kucing akan memuntahkan rambut yang terkumpul tersebut sehingga perutnya bersih dari kumpulan rambut.

Muntah disebabkan hairball biasanya disertai busa dan berwarna kuning, namun kondisi haiball tidak perlu terlalu dikhawatirkan.

2. Makan Berlebihan

Jika kita tidak mengatur porsi makan yang diberikan, maka kucing akan terus-terusan memakan apa yang ada di hadapannya.

Hal ini beresiko pada kondisi membengkaknya perut sehingga mekanisme pencernaan terganggu.

Jika kucing Anda memelihara kucing dalam jumlah banyak, biasanya akan terjadi kompetisi berebut makanan.

Siapa cepat dia dapat, dimana makan terlalu cepat dapat bisa menyebabkan muntah karena tidak tercerna secara sempurna.

Solusinya adalah berikan makanan secara teratur dalam porsi sedang, serta pisahkan masing-masing wadah makanan jika Anda memiliki kucing yang banyak agar tidak berebut.

3. Menelan Benda Asing

Seringkali saat sedang main tanpa sengaja kucing menelan benda-benda asing seperti plastik, kertas, batu, dan lain sebagainya.

Dimana benda-benda tersebut tidak bisa dicerna dan dapat mengakibatkan iritasi pada dinding lambung yang berujung pada gejala muntah.

4. Alergi Makanan dan Keracunan

Sistem pencernaan kucing sangat sensitif terhadap perubahan, oleh karena itu Anda harus cermat dalam memilihkan makanan.

Jika ia menelan makanan baru yang sebelumnya belum pernah dicoba, biasanya kucing akan memuntahkannya kembali.

Kondisi alergi bisa terjadi berkepanjangan jika kita tidak teliti dan hati-hati dalam memilih makanan.

Keracunan berkaitan dengan jenis makanan yang dikonsumsi atau tertelan saat kucing berada di lingkungan luar.

Misalnya saja kucing Anda tidak sengaja menelan air bekas cucian baju atau air pembuangan yang mengalir di selokan-selokan kecil.

5. Hamil

Sama dengan manusia, ketika hamil kucing juga biasanya mengalami muntah-muntah.

Hal ini dikarenakan hormon esterogen yang meningkat sehingga cairan asam di dalam lambung juga ikut meningkat.

Gejala-gejala ini biasanya dialami saat masa-masa awal kehamilan.

Gejala lainnya adalah mual dan kurang nafsu makan karena perubahan hormon yang dialami.

Saat kondisi ini Anda diwajibkan menaruh perhatian lebih agar kucing tetap mau makan sehingga nutrisinya tetap terjaga.

Biasanya fase morning sickness dialami kucing selama beberapa minggu pertama kehamilan.


Itulah lima penyebab kucing muntah dan intensitasnya terjadi 1-3 kali dalam sebulan.

Apabila kucing Anda muntah terlalu sering, maka segera konsultasikan kepada ahlinya agar mendapatkan pertolongan sesegera mungkin. Semoga tulisan ini bermanfaat!

Keyword: Penyebab Kucing Muntah

Leave a Comment