Rumus Daya (Pengertian, Cara Menghitung, Contoh Soal)

Rumus daya – hayo siapa yang paling males ketika pelajaran fisika tiba? Atau bahkan suka bolos ke kantin ke kantin atau ngumpet di perpus?

Bisa jadi kamu bukan satu-satunya hehe, sebab mata pelajaran fisika dianggap salah satu yang sulit dan rumit selain matematika.

Seperti yang kita tahu ilmu fisika juga sangat bermanfaat bagi kehidupan nyata kita, dan ilmu tersebut sebenarnya sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Karenanya sejak berada di jenjang pendidikan sekolah menengah pertama, kita sudah diajarkan ilmu fisika secara khusus.

Barangkali memang materi-materi yang terdapat dalam pelajaran fisika seperti tidak berkaitan langsung dengan kehidupan keseharian kita, tetapi seperti yang telah disinggung di atas bahwa ilmu tersebut sangat dekat dengan kita dan kita jumpai setiap saat.

Misalnya saja, kita jadi tahu mengapa segala sesuatu yang jatuh itu pasti mengarah ke bawah, atau mengapa di bumi yang bulat ini kita tidak berhamburan tetapi bisa berpijak di atasnya, tentu saja karena ada gravitasi bumi.

Dan masih banyak contoh lainnya. Nah salah satu materi yang pasti dipelajari dalam fisika adalah tentang daya.

Karenanya pada kesempatan yang indah ini kami ingin mencoba menguraikan materi tentang daya termasuk juga rumus daya yang bisa membantumu dalam menghitungnya.

Semoga bisa bermanfaat untuk teman-teman yang membutuhkan ya. Kalau begitu mari kita simak penjelasannya di bawah ini.


Daftar Isi Artikel

Pengertian Daya


Rumus Daya: Pengertian, Cara Menghitung, Dan Contoh Soal
gurusains.com

Materi pertama dalam artikel ini tentu saja sangat dasar yaitu mengetahui pengertian dari daya itu sendiri, sebelum kemudian kita akan mempelajari rumus daya.

Kita bisa mendefinisikan saya sebagai laju energi yang dihantarkan dalam periode tertentu selama melakukan usaha.

Artinya daya ini adalah sebuah besaran skalar, yang tidak mempunyai arah. Ia hanya mempunyai nilai.

Kita bisa bisa lihat contoh daya yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari yaitu listrik. Ya kita bisa menghitung seberapa besar laju energi yang kita gunakan.

Dimana nantinya dengan menggunakan sebuah rumus daya kita juga bisa menghitung daya listrik yang kita gunakan di rumah kita.

Karenanya tetap simak tulisan ini ya karena setelah ini kami akan membahas tentang rumus daya.


Rumus Dan Satuan Daya


Rumus Daya (Pengertian, Cara Menghitung, Contoh Soal)
yuksinau.id

Kalau kita sudah paham mengenai pengertian daya, selanjutnya barulah kita bisa mempelajari rumus daya dengan mudah.

Rumus ini sebenarnya sederhana saja, dan kami yakin teman-teman juga bisa dengan mudah memahaminya.

Jadi daya disimbolkan dengan persamaan di bawah ini:

P = W / t

Atau kita juga bisa membentuk rumus dari persamaan di atas yaitu:

P = F . v

P = (F. S)/t

Adapun keterangan dari simbol rumus di atas adalah:

P = daya, satuannya adalah joule/sekon (J/s) atau watt

W = usaha, satuannya joule (j)

t = waktu, satuannya adalah sekon (s)

F = gaya, satuannya adalah newton (N)

s = jarak, satuannya meter (m)

v = kesepatan, satuannya meter/sekon (m/s)

Sedangkan untuk mencari nilai usahan rumusnya adalah W = F x s

Dengan mengamati rumus di atas kita tahu sebuah konsep tentang daya yaitu laju usaha berbanding lurus dengan laju daya.

Artinya bahwa semakin besar laju usaha, semakin besar pula laju daya nya. Sedangkan semakin lama waktunya, semakin kecil dayanya.


Contoh Soal Rumus Daya


Untuk memahami rumus di atas yuk perhatikan contoh soal di bawah ini:

Seorang lelaki melakukan usaha sebesar 700 J untuk memindahkan batu selama 3 menit. Berapakah daya lelaki tersebut?

Jawab:

Diketahui:

W = 700 J

t = 3 menit = 3 x 60 = 180 sekon

P = W/t

P = 700/180 = 3,8 watt


Apakah penjelasan tentang daya di atas bisa mudah dipahami? Kami berharap demikian.

Semoga artikel ini bisa membantu teman-teman yang sedang bingung atau yang ingin mempelajari tentang rumus daya.

Demikianlah artikel yang bisa kami sajikan. Mari kita belajar fisika secara perlahan.

Kalau kau memang benar-benar tidak suka dengan pelajaran tersebut setidaknya cobalah untuk memahaminya walaupun hanya satu kali hehe

Leave a Comment