Tips Menanam dan Merawat Kaktus Agar Tumbuh Baik

Tips Menanam Kaktus – Kata kaktus berasal dari kata caktos yang artinya tanaman berduri. Di Indonesia, tanaman ini sudah cukup lama dikenal. Tanaman yang memiliki batang yang besar, berbulu dan berduri ini berasal dari Negara meksiko.

Tanaman ini banyak mengandung air sehingga digolongkan kepada tumbuhan sekulen. Untuk mempertahankan hidupnya di daerah yang panas dan kering.

Maka kaktus tidak memiliki daun dan dapat menyimpan air pada batangnya. Kaktus salah satu tanaman yang memiliki banyak jenis, dari jenis-jenis kaktus ada terdapat hasil penyilangan spesies.

Diantaranya adalah Notocactus tubiflora cristata atau kaktus kentang, Mammillaria xantina atau disebut kaktus kendil, Gymnocalycium hanovichiivarred cap atau kaktus kepala merah, var black cap atau kepala hitam, dan masih banyak lagi yang lainnya.


Macam-macam Kaktus


Cara Merawat Tanaman Kaktus Hias Agar Tumbuh dengan Baik
Lazada.co.id

Kaktus dapat dibedakan dari warna batang, bunga dan ukuran durinya. Jika dilihat dari bentuknya, bentuk kaktus ada yang bulat, bulat pipih, silinder hingga yang berbentuk seperti lonceng.

Warna batangnyapun beragam. Ada yang putih, ungu, merah, kuning, merah muda dan merah tua. Sedangkan durinya ada yang berwarna, lembut, panjang, pendek, dan yang lainnya.

Karena keindahannya itu maka kaktus banyak dibudidayakan, di bawah ini cara budidaya kaktus dan cara menanamnya.


Menanam dan Merawat Kaktus


Tips Menanam dan Merawat Kaktus Agar Tumbuh Baik
pikiran-rakyat.com

Pohon kaktus harus dibudidayakan di tempat yang sinar matahari dan sirkulasi udaranya baik karena daging kaktus yang tebal akan membusuk jika terlalu banyak air sehingga menjadi lembab.

Kaktus dapat diperbanyak melalui biji atau juga dapat dari anakan atau tunas dari menyemai sendiri. Kaktus bisa ditanam di tanah atau di dalam pot.

Jika langsung ditanam ditanah, maka komposisi media tanahnya harus cukup akan tanah liat, humus, dan pasir.

Namun, apabila ditanam dipot, media tanam yang digunakan campuran tanah liat, pasir, dan humus dengan perbandingan 2:2:1 dan ditambah bubuk kapur, batu bata dan bubuk tulang untuk menghilangkan rasa asam pada tanah sebab tanah yang kelebihan asam mengakibatkan tanaman tidak dapat tumbuh subur.

Namun, campuran tersebut tidak mutlak karena ada juga tanaman yang tidak dapat tumbuh dengan baik komposisi media ini.

Setelah itu, tinggal masukkan biji atau tunas yang disiapkan di tengah-tengah media. Kaktus akan berbunga setelah usia 3 tahun.

Tips Menanam Kaktus

Terdapat tiga cara untuk memperbanyak tumbuhan kaktus. Tips menanam kaktus ini dapat dilakukan siapan saja. Pertama dengan cara pembiakan lewat biji. Kedua, dengan cara pembiakan lewat stek. Ketiga pembiakan lewat penyambungan.

Sebagian besar penghobi mungkin sudah tau soal hal itu, tapi bagi orang awam mungkin mereka hanya bisa membeli kaktus dan merawatnya saja. Kebanyakan orang lebih memilih untuk membeli kaktus yang sudah jadi di dalam pot.

Kebanyakan kaktus yang disukai penghobi adalah jenis kaktus berukuran mini. Selain lebih mudah dirawat mereka bisa diletakkan indoor sebagai penghias ruangan.

Jika ingin mengganti pot kaktus, pastikan ukuran pot sesuai dengan ukuran kaktus. Pot yang tidak seimbang dengan ukuran kaktus yang ditanam dapatmengakibatkan beberapa masalah, diantaranya:

Tanah dengan kandungan air dengan jumlah yang terlalu banyak dapat menghambat pertumbuhan. Janganlah menaruh kaktus mini pada pot yang besar.

Tak hanya itu, akar kaktus akan memerlukan waktu lama untuk mencapai dinding pot akibatnya juga bisa menghambat pertumbuhan dan pembungaan.


Hama Kaktus


Setiap tanaman tidak ada yang bebas dari gangguan hama dan penyakit. Walaupun tanaman kaktus dilengkapi dengan duri-duri tajam dan batang berlengkung.

Ditambah lagi dengan glochids halus yang dapat dengan mudah masuk kedalam kulit penyerang tetap saja tidak menjadikan aman.

Terkadang serangan hama dan penyakit pada tanaman termasuk kaktus, terjadi tanpa disadari oleh pemiliknya. Tiba-tiba saja tanaman sudah dalam kondisi yang cukup parah dan memprihatinkan.

Serangan hama misalnya, mereka akan menampakkan gejala kerusakan pada bagian tanaman yang masih hijau atau muda. Tubuh tanaman akan tampak layu bahkan mengering, berubah warna, kroak, dan sebagainya.

Untuk mengantisipasi kerusakan kaktus akibat serangan hama dan penyakit, pemilik harus sering-sering memeriksa tumbuhan yang dimilikinya. Berikut ini beberapa jenis hama yang bisa menyerang kaktus dan cara mengatasinya.

Keong

Keong sering mengincar bagian tubuh kaktus yang masih muda. Cukup tangkap keong yang berada di dekat tanaman kaktus secara manual lalu musnahkan. Bisa juga diolah untuk pakanan bebek atau soang.

Tungau

Tungau kerap menyerang pada musim kemarau dan menurun intensitasnya di musim penghujan. Serangnya menimbulkan perubahan pada warna kulit batang kaktus menjadi keabu-abuan.

Tungau atau myten dapat dibasmi dengan insektisida konvensional, seperti bubuk belerang halus. Cara menyiapkannya cukup campur tiga sendok makan belerang ke dalam tiga liter air. Semprotkan pada kaktus saat cuaca cerah.

Kutu Batok

Kutu batok kerap menyerang kaktus dan seringnya baru disadari jika kaktus terjangkit saat tanamannya sudah merana. Bagian kaktus yang diserang oleh kutu ini adalah batangnya. Membasmi kutu ini perlu insektisida, seperti lindane, diazinon, malathion, dan sebagainya.

Tumbuhan kaktus yang terinfeksi parah oleh hama ini lebih baik dicabut lalu dicelupkan ke dalam larutan insektisida selama beberapa menit. Bersihkan kutu-kutu yang menempel dengan sikat lalu masukkan kembali ke dalam larutan sebentar. Angkat dan keringkan lalu tanam kembali.

Kutu Wol

Kutu wol termasuk hama yang cukup ganas bagi tanaman kaktus, khususnya jenis Opuntia nigricans. Hama ini menyerang ruas-ruas kaktus sehingga dalam waktu singkat ruas-ruasnya lemah lunglai berjatuhan. Bisa dibasmi menggunakan insektisida seperti halnya kutu batok.

Nematoda

Nematoda adalah sejenis cacing tanah yang ukurannya sangat kecil dan hanya bisa dilihat melalui mikroskop. Ada juga jenis nematoda yang bisa dilihat dengan mata telanjang karena ukurannya bisa beberapa centimeter.

Terdapat jenis nematoda parasit, dimana keberadaannya bisa merusak akar tanaman. Apabila kaktus terserang hama ini, tubuh mereka akan nampak layu dan menguning. Bila dicabut dari tanah, akarnya akan terlihat rusak dan dipenuhi benjolan.

Untuk mencegahnya, sebelum tanah dipakai lebih baik disterilkan dulu dengan cara dipanaskan atau diuap. Apabila kaktus sudah terserang nematoda, cabutlah kaktus dan bersihkan bagian akarnya. Kemudian tanam kembali dengan cara stek.

Leave a Comment