Umpan Ikan Baung Alami dan Racikan yang Ampuh

Umpan ikan baung – Ikan baung merupakan jenis ikan yang cukup familiar di Indonesia. Jenis tersebut menjadi salah satu ikan target mancing yang populer.

Selain nama “baung”, di wilayah Indonesia lainnya ikan baung juga dikenal dengan nama yang berbeda-beda seperti bawon, beong, niken, tiken, tiken bato, ikan duri, ikan baong, baon, dan lain sebagainya.

Tentu nama tersebut tidak dikenal di kawasan Cina, India, atau Asia Tenggara Lainnya yang juga menjadi tempat penyebaran ikan baung.

Secara bentuk, ikan ini mirip dengan ikan lele karena memang masih ada kekerabatan dalam klasifikasi ilmiahnya, yakni sama-sama dari bangsa Siluriformes dan marga hemibagrus.

Teman-teman bisa mudah menemukan baung pada air tawar mulai dari muara sungai sampai ke bagian hulu sungai. Pada umumnya ikan baung hidup di sungai, situ, danau, waduk, dan juga rawa.

Ikan ini termasuk makhluk yang bersifat nocturnal, sehingga aktivitasnya banyak dilakukan pada malam hari termasuk dalam mencari makan.

Di Asia Tenggara termasuk Indonesia, ikan baung menjadi hidangan yang sangat lezat, dagingnya lembut, tebal, putih, dan tanpa duri halus.

Mungkin dari kalian masih ada yang asing dengan ikan baung. Baung merupakan ikan sejenis lele dari genus Hemibagrus. Penyebarannya banyak ditemukan di wilayah Asia Tenggara, India, hingga Cina bagian selatan.

Populasi mereka berhabitat di perairat darat atau air tawar, seperti sungai, waduk, danau, dan rawa. Genus Hemibagrus meliputi ikan baung yang berukuran kecil hinggga besar. Hemibagrus wyckiodes merupakan jenis ikan baung yang terbesar dengan berat bisa mencapai 80 kilogram.

Jenis ikan tersebut banyak ditemukan di wilayah Indochina. Bentuknya mirip lele dumbo yang sangat besar. Sekilas semua jenis ikan baung memang memiliki banyak kemiripan dengan ikan lele. Kepalanya pipih dengan bagian bawah yang datar.


Umpan Ikan Baung


Bagian tulang tengkorak atas tak tertutupi kulit dan teksturnya kasar seperti halnya kepala lele. Mereka juga memiliki patil dengan tubuh licin tanpa sisik. Perlu kalian tahu, baung merupakan jenis ikan nokturnal.

Itu berarti ikan baung merupakan jenis ikan yang aktif di malam hari. Baik itu mencari makan dan lain sebagainya. Hal itu juga menjadi patokan kita saat akan memancing baung.

Jika mereka beraktivitas termasuk mencari makan malam hari berarti lebih baik kita memancing pada malam hari.

Peluang mendapatkan baung saat memancing malam hari tentu lebih besar daripada memancing di siang hari. Itu karena baung merupakan hewan nokturnal dan berarti saat siang hari mereka akan lebih sering bersembunyi untuk istirahat.

Para ikan baung suka bersembunyi di dalam liang-liang di tepi sungai atau habitat hidupnya. Di alam bebas, ikan baung termasuk jenis ikan omnivora atau pemakan segala. Meski begitu ada juga yang menggolongkannya sebagai ikan karnivora.

Mereka digolongkan sebagai ikan karnivora karena lebih dominan dan lebih sering memakan hewan-hewan kecil, seperti anakan ikan puyau dan ikan kecil lainnya, udang kecil, remis, serangga, moluska, hingga tumbuhan air.

Untuk angler yang juga ingin mengkonsumsi ikan baung, kalian bisa memancing sendiri dengan umpan-umpan jitu di bawah ini:

Umpan Ikan Baung Alami

Ikan baung termasuk jenis hewan omnivora, artinya jenis makanannya pun bisa sangat beragam. Salah satunya yakni makanan dari alam yang bisa dijadikan sebagai umpan alami.

Adapun beberapa contoh umpan dari alam yang bisa teman-teman gunakan ketika memancing ikan baung adalah sebagai berikut.

Umpan Ikan Baung: Ikan Wader

Teman-teman tentu sudah tidak asing lagi dengan ikan wader. Ikan yang memiliki ukuran kecil ini menjadi santapan lezat bagi ikan air tawar termasuk juga ikan baung.

Nah kalau kamu ingin menggunakan ikan wader sebagai umpan sebaiknya pilih yang masih hidup dan segar, sehingga baung akan lebih tertarik.

Jangkrik

Jangkrik juga menjadi umpan jitu yang disukai oleh baung loh. Tak perlu tambahan racikan lainnya, kamu tinggal mengaitkan jangkrik hidup pada kail pancing, lalu langsung saja lemparkan pada air.

Ulat Daun

Kalau kamu tidak menemukan jangkrik atau ikan wader, bisa juga gunakan ulat daun. Banyak jenis ulat daun yang bisa dijadikan umpan, tetapi pada umumnya yang digunakan adalah ulat pada daun pisang.

Kroto

Kroto adalah sebutan bagi anak telur semut yang memiliki aroma cukup amis. Karena aroma tersebut ikan tawar sangat menyukai makanan berupa kroto.

Hal ini juga berlaku pada ikan baung. Kroto ini pun bisa ditemukan di toko pancing, kalau kamu kesulitan mencari kroto di alam terbuka.

Cacing Tanah

Umpan yang lumrah digunakan pada setiap pemancingan adalah cacing tanah. Cacing ini sangat disukai oleh jenis ikan air tawar termasuk baung.

Dan masih banyak lagi umpan alami lainnya yang bisa teman-teman gunakan sebagai umpan ikan baung seperti belalang, usus ayam, anak ikan puyau, udang, dan lain sebagainya.

Umpan Racikan Ikan Baung Paling Jitu

Selain umpan alami yang bisa didapat dari mahkluk hidup berukuran kecil, kita bisa meracik umpan untuk ikan baung dengan bahan-bahan dapur loh.

Untuk lebih jelasnya yuk simak bahan-bahan lengkapnya beserta cara membuatnya di bawah ini:

Bahan-bahan:

  • Tepung kanji (1/2)
  • Tepung terigu (1/2)
  • Telur bebek (1 butir)
  • Pelet secukupnya
  • Bawang goreng
  • Terasi
  • Air

Cara membuat:

Pertama, silahkan haluskan bawang goreng sampai lembut, lalu campurkan semua bahan-bahan dalam satu wadah.

Aduk adonan hingga rata, setelah itu goreng semua adonan tersebut. Jika sudah matang diamkan beberapa saat, dan umpan siap digunakan.

Umpan Ikan Baung Sungai Racikan

Bahan-bahan:

a. Tepung ikan 1 bungkus
b. Kuning telur bebek rebus 2 butir
c. Terasi sachetan 2 buah
d. Pelet udang 25 gram
e. Air secukupnya
f. Kapas secukupnya

Cara membuat:

Pertama-tama siapkan wadah untuk membuat adonan. Kemudian masukkan semua bahan kecuali kapas dan air. Tambahkan air sedikit demi sedikit. Campurkan semua bahan dan aduk hingga merata.

Racikan Umpan Ikan Baung di Air Keruh

Bahan:

a. Kapas secukupnya
b. Lemak kambing atau sapi
c. Kuning telur 2 butir
d. Usus ayam secukupnya

Cara Membuat:

Siapkan wadah terlebih dahulu. Lalu masukkan usus ayam ke dalam wadah kemudian campurkan dengan kucing telur. Selanjutnya masukkan lemak kambing atau sapi. Aduk semua bahan hingga tercampur merata.

Setelah adonan sudah tercampur masukkan kedalam wadah tertutup, seperti kaleng atau toples. Tutup rapat wadah dan jangan sampai ada udara yang masuk. Timbun toples dalam tanah dan tunggu selama tiga hari tiga malam.

Umpan Ikan Baung Kucur

Bahan-bahan:

1) Kapas secukupnya
2) Essen ikan
3) Usus ayam
4) Daging ikan atau ayam
5) Lemak sapi atau kambing
6) Kuning telur bebek 2 butir

Cara buat:

Pertama-tama siapkan wadah terlebih dulu. Kemusian masukkan semua bahan ke dalam wadah yang sudah disiapkan. Tambahkan air secukupnya lalu aduk hingga bahan tercampur rata. Tutup wadah dengan rapat dan diamkan selama tiga hari.

Tujuan mendiamkan selama tiga hari adalah agar calom umpan tersebut mengeluarkan bau menyengat. Dimana bau tersebut bisa menarik perhatian ikan-ikan yang akan dipancing.

Bersihkan usus terlebih dulu kemudian potong-potong dengan panjang sekitar 10 cm. selanjutnya masukkan usus yang sudah dipotong ke dalam wadah. Jangan sampai wadah penuh dan pastikan ada ruang agar tidak meledak.

Leave a Comment