18 Film Vino G Bastian Terbaik dengan Berbagai Macam Karakter

Kali ini kita akan membahas film-film Vino G Bastian terbaik dari awal karirnya. Suami dari suami Marsha Timothy ini merupakan seorang aktor yang selalu sukses memainkan setiap karakter yang diperankannya.

Ia pernah berperan menjadi seorang gay, anak SMA, Bad Boy rebel, lelaki bertanggung jawab, hingga seorang ayah.


Film Vino G Bastian Terbaik


Berkat bakat yang dimilikinya tak heran bila Angga Dimas Sasongko memilihnya untuk memerankan tokoh pendekar silat ciptaan ayah dari Vino sendiri Tito Bastian, yaitu Wiro Sableng.

Selain Wiro Sableng berikut film-film yang pernah dibintangi oleh Vino Bastian.

1. 30 Hari Mencari Cinta (2003)

Film 30 Hari Mencari Cinta merupakan debut film dari Vino Bastian di layar lebar. Di film ini ia mengambil peran sebagai seorang gay bernama Erik.

Erik merupakan laki-laki yang diincar Olin yang diperankan oleh Maria Agnes sebagai kekasihnya.

Film ini sendiri mengisahkan tentang tiga orang sahabat karib yang selalu bersama-sama sejak duduk di bangku SMA. Tidak hanya akrab mereka bahkan senasib dalam soal cinta, yaitu jomblo.

Akibat kejombloan mereka geng musuh yang dipimpin oleh Barbara (Luna Maya) menjuluki mereka lesbian.

Risih diejek sebagai lesbian ketiga sahabat karib tersebut memutuskan untuk mencari pasangan, namun sayangnya mereka apes dalam soal cinta.

Gwen (Nirina Zubir) dapat cowok band yang jorok, Keke (Dina Olivia) mendapat cowok yang maniak sex, serta Olin yang mendapat lelaki lemah lembut bernama Erik yang ternyata adalah seorang gay.

Meskipun hanya sebagai figuran akting Vino sebagai seorang gay sangat meyakinkan ditambah rambutnya yang sedikit gondrong dan suara seraknya yang lembut.

2. Catatan Akhir Sekolah (2004)

Karakter Vino di film ini berbeda 180 derajat dari film sebelumnya. Di Film ini Vino memainkan karakter Arian seorang anak SMA yang jail dan kerap membuat masalah.

Dimulai dari perannya di film ini Vino mulai sering kedapatan mendapat peran dengan karakter bad boy.

Ia bahkan sering di cap sebagai anak nakal yang pecicilan di kehidupan nyata.

Secara keseluruhan film ini menceritakan tentang tiga anak SMA, yaitu Arian (Vino G Bastian), Agni (Ramon Y Tungka), dan Aldi (Marcel Chandrawinata) yang ingin membuat film dokumenter yang tak biasa tentang kehidupan sekolah mereka yang akan ditayangkan untuk acara malam pensi saat kelulusan.

3. Realita Cinta dan Rock’n Roll (2006)

Film Realita Cinta dan Rock’n Roll merupakan salah satu film yang banyak digandrungi anak-anak muda satu dekade lalu. Pada film ini lagi-lagi Vino memerankan karakter bad boy yang lebih rebel.

Film ini bisa membuat para gadis remaja kala itu histeris. Bagaimana tidak bila banyak adegan dimana Vino (Ipang) dan Herjunot Ali (Nugi) bertelanjang dada ditambah lagi badan Vino yang atletis dengan perut six packnya.

Film ini bercerita tentang dua anak SMA yang gemar bermain musik. Mereka sering sekali membolos sekolah dan memilih untuk ngeband karena cita-cita mereka menjadi musisi Rock’n Roll.

Saat membolos mereka juga sering ke toko kaset yang dijaga Sandra (Nadine Chaandrawinata).

Film ini banyak menampilkan adegan-adegan yang tak pantas dilakukan oleh anak-anak muda, seperti membolos sekolah, merokok, berkelahi hingga mabuk-mabukan.

Namun dari segi cerita film ini sarat akan pesan-pesan yang bagus.

4. Pesan dari Surga (2006)

film vino g bastian
image source: imdb.com

Pesan dari Surga atau PDS merupakan salah satu film Vino Bastian terbaik yang bertabur bintang ternama. PDS pernah menjadi film Indonesia yang digemari banyak muda-mudi kala itu. Selain Vino ada beberapa artis lain yang turut membintangi film garapan Sekar Ayu Asmara ini.

Sebut saja Luna Maya, Catherine Wilson, Rianti Cartwright, Lukman Sardi, Dimas Seto, Ramon Y Tungka, Indah Kalalo, Ario Bayu, Uli Herdinansyah, Shareefa Daanish, dan Davina Veronica. Tak heran kan jika film ini sempat nneghits di kalangan anak muda.

Selain bertabur bintang, filmnya juga mengangkat problematika remaja metropolitan masa kini. Itulah sebabnya film ini menjadi booming. Disini Vino berperan sebagai Prana, seorang gitaris dari sebuah band yang menyukai dua wanita sekaligus, yakni Elita dan Canting.

Elita dan juga Sandra, seorang peramal kartu tarot yang diperankan oleh Indah Kalalo. Sempat ada kendala dalam pembuatan film ini karena musibah gempa bumi pada Mei 2006 di wilayah DIY dan Jateng. Dimana salah satu scene mengambil lokasi di kompleks Candi Plaosan.

5. Badai Pasti Berlalu (2007)

Film ini merupakan remake film dari film terdahulunya di tahun 1977 dengan judul yang sama. Filmnya diangkat dari novel karya Marga T berjudul sama.

Film ini turut dibintangi Raihanun yang merupakan istri dari sutradara Tedy Soeriaatmadja yang juga menggarap film ini.

Film ini bercerita tentang kisah hidup Siska (Raihanun) yang patah hati karena dikhianati kekasihnya. Ia kemudian dikenalkan dengan teman kakaknya yang bernama Leo (Vino).

Leo bersama teman-temannya membuat taruhan untuk hubungannya dengan Siska. Saat Siska tahu ia amat kecewa dan justru jatuh ke pelukan Helmi (Winky Wiryawan) manajer cafe yang licik.

6. Coklat Stroberi (2007)

Coklat Stroberi merupakan salah satu film yang dibintangi oleh Vino Bastian. Filmnya cukup menjadi perbincangan berkat akting para aktornya, yakni Nino Fernandez dan Marrio Merdhitia.

Ya, keduanya didapuk untuk berperan sebagai pasangan Homoseksual dan sangat sukses mendalami peran masing-masing.

Sayangnya Vino disini hanya mengambi peran kecil dan bukan pemeran utama. Vino datang di akhir cerita sebagai ending dari film ini bersama-sama dengan munculnya Fauzi Baadila. Tetep penasaran kan akting Vino disini sebagai apa?

7. Radit dan Jani (2008)

Film ini dibintangi oleh Vino Bastian dan model papan atas Fahrani Empel.

Film ini juga salah satu film yang digandrungi anak muda pada saat itu karena karakter tokoh dan jalan ceritanya yang memang anak muda banget.

Bercerita tentang pasangan muda yang nekat menikah tanpa restu orang tua terutama dari pihak Jani. Tanpa bekal apapun mereka tetap menjalani kehidupan yang keras.

Pasangan tersebut merupakan pasangan rebel yang hanya bisa bersenang-senang tanpa tujuan yang pasti. Apalagi tokoh Radit yang ketergantungan pada narkoba.

Mereka baru tersadar untuk menjalani hidup dengan lebih baik saat mengetahui kehamilan Jani. Kisah pasangan Radit dan Jani cukup bikin baper dan sarat akan makna.

FYI, di film ini Vino memainkan karakter bad boy dengan banyak tatto, tapi Vino tidak benar-benar mentato tubuhnya.

8. In The Name of Love (2008)

image source: alchetron.com

In the Name of Love merupakan salah satu film Vino Bastian terbaik yang rilis pada tahun 2008. Film yang disutradarai oleh Rudi Soedjarwo ini memiliki alur cerita yang mirip kisah cinta Romeo dan Juliet.

Dibintangi oleh Vino Bastian dan Acha Septriasa sebagai pemeran utama, film In the Name of Love mengisahkan dua sejoli yang berjuang demi cinta. Beberapa artis papan atas turut membintangi film ini.

Sebut saja Cok Simbara, Christine Hakim, Roy Marten, Lukman Sardi, Dicky Wahyudi, Luna Maya, Nino Fernandez, dan masih banyak lagi. Lagi-lagi kita disuguhkan karakter pria romantis dari seorang Vino Bastian.

9. Serigala Terakhir (2009)

Film ini banyak bertabur aktor-aktor tampan Indonesia, diantaranya Vino G Bastian, Fathir Muchtar, Dallas Pratama, Dion Wiyoko, Ali Syakieb, dan Reza Pahlevi.

Selain aktor-aktor tampan tersebut adapula aktris cantik Fanny Fabriana dan Zanetta Georgina.

Film ini bercerita tentang sekelompok remaja laki-laki yang hidup di pinggiran Jakarta.

Mereka tumbuh di lingkungan yang sama dan menjadi sahabat. Mereka adalah Ale (Fathir), Jarot (Vino), Lukman (Dion), Sadat ( Ali), dan Jago (Dallas).

Ale menjadi pemimpin mereka karena ia yang paling menonjol dan berjiwa pemimpin. Konflik bermula ketika persahabatan mereka terpecah selepas bermain bola dengan anak kampung sebelah.

Saat Ale akan ditusuk lawan dengan pisau Jarot memukul musuhnyya dengan batu bata dikepala hingga tewas. Jarot pun dipenjara dan perpecahan bermula.

10. Satu Jam Saja (2010)

Film produksi Karnos Film ini bercerita tentang tiga orang sahabat, yaitu Andika (Vino), Gadis (Revalina S Temat), dan Hans (Andhika Pratama).

Ketiga sahabat ini berjanji untuk saling menjaga satu sama lain dan tidak boleh saling jatuh cinta diantara ketiganya.

Persahabatan mereka harus rusak karena keegoisan Hans dan sifat irinya pada Andhika. Gadis menjadi orang yang paling dirugikan diantara mereka, tapi Andhika berusaha memperbaikinya.

11. Tampan Tailor (2013)

film vino g bastian
image source: tribunnews.com

Untuk kesekian kalinya Vino dipertemukan dengan lawan main yang kini menjadi istrinya di kehidupan nyata, yakni Marsha Timothy. Pada film garapan sutradara Guntur Soeharjanto ini kita akan melihat akting seorang bapak single parent yang diperankan oleh Vino.

Tampan Tailor mengisahkan perjalanan hidup dari Topan (Vino Bastian) dan anak lelakinya Bintang (Jefan Nathanio). Topan merupakan seorang penjahit yang baru saja ditinggal mati oleh istrinya harus kehilangan toko jahitnya.

Ia juga dihadapkan dengan permasalahan biaya pendidikan anak semata wayangnya, yakni Bintang.

Bintang akan dikeluarkan dari sekolah karena ayahnya tak sanggup membayar biaya sekolahnya. Demi anaknya, Topan yang dibantu saudaranya, yakni Darman (Ringgo Agus) mulai bekerja serabutan.

Berbagai pekerjaan dijalani oleh Topan guna menghidupi anaknya dan juga pendidikannya. Mulai dari calo tiket kereta, kuli bangunan di proyek jalan raya, hingga stuntman. Kerja kerasnya membuat hati seorang gadis terpikat.

Gadis itu adalah Prita (Marsha Timothy), penjaga kios di samping stasiun kereta yang juga sering dititipkan Bintang oleh Topan. Berkat Prita juga Topan bisa bangkit kembali dan menggapai semua mimpinya termasuk kembali menjadi penjahit.

12. Cinta / Mati (2013)

Film ini menceritakan tentang Jaya (Vino) dan Acid yang diperankan oleh Astrid Tiar. Acid mengalami putus cinta dan ingin melakukan bunuh diri.

Saat melakukan percobaan bunuh diri itulah ia bertemu dengan Jaya yang juga ingin melakukan bunuh diri, tapi bukan karena putus cinta.

Mereka saling membantu untuk mengakhiri hidup mereka, namun selalu gagal karena keegoisan masing-masing.

Kegagalan-kegagalan tadi membuat mereka saling mengenal satu sama lain dan menumbuhkan perasaan lain diantara keduanya.

13. 3 Nafas Likas (2014)

Film ini diangkat dari kisah nyata bernama Likas Tarigan yang lebih dikenal dengan Likas Ginting istri Let. Jend Djamin Ginting.

Film ini menceritakan tentang seorang perempuan hebat, yaitu Likas yang diperankan oleh Atiqah Hasiholan.

Likas berhasil meraih berbagai keberhasilan dan pencapaian yang semuanya berkat keteguhannya dalam memegang tiga janji yang pernah diucapkannya kepada tiga orang yang terpenting dalam hidupnya.

Janji-janji tersebut bagaikan nafas bagi Likas.

14. Toba Dreams (2015)

Film ini diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya T.B. Silalahi. Di film ini Vino dipasangkan dengan istrinya Marsha Timothy.

Vino berperan sebagai Ronggur sedangkan Marsha berperan sebagai Andini. Film ini bercerita tentang Sersan Mayor Tebe yang mendidik anak-anaknya layaknya pasukan militer.

Hal itu dilakukannya karena Sersan Tebe sangat mencintai anak-anaknya. Anak sulungnya Ronggur mewarisi tabiat keras ayahnya, maka saat ia dewasa dan jadi pemberontak dalam keluarga terjadilah konflik diantara ayah dan anak tersebut. Ronggur jatuh cinta pada wanita Jawa yang lembut namun berbeda agama.

15. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 (2016)

Film Warkop DKI Reborn merupakan salah satu film Box Office Indonesia dan terlaris sepanjang masa.

Penontonnya mencapai angka lebih dari 5 juta orang. Film ini merupakan adaptasi dari film-film Warkop DKI yang pernah ada.

16. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 2 (2017)

Film ini merupakan sekuel dari film Warkop DKI Reborn yang sebelumnya.

Tokoh Dono masih diperankan oleh Abimana Aryasatya, tokoh Kasino masih diperankan oleh Vino Bastian, dan tokoh Indro masih diperankan oleh Tora Sudiro.

17. Chrisye (2017)

Film ini merupakan film biopik Indonesia yang menceritakan tentang perjalanan karir sang legenda musik tanah air, yaitu Chrisye.

Perjuangan Chrisye dalam dunia musik mulai dari ia remaja hingga akhir hayatnya tersaji apik dalam film garapan sutradara Rizal Mantovani ini.

Kalian pasti penasaran kan pengen menonton semua film-film Vino setelah membaca deskripsi singkat diatas.

18. Wiro Sableng: Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 (2018)

film vino g bastian
image source: liputan6.com

Kalian yang termasuk generasi 90-an pasti sudah tidak asing lagi dengan serial kolosal Wiro Sableng. Ya, seorang pendekar dengan senjata sakti bernama Kapak Maut Naga Geni 212. Cerita Wiro Sableng merupakan kisah yang diangkat dari buku cerita jadul karya Bastian Tito.

Bastian Tito sendiri merupakan ayah dari Vino G bastian. Jadi, dipercaya untuk memainkan karakter yang diciptakan oleh ayahnya sendiri merupakan suatu kebanggan bagi Vino. Apalagi vino belum pernah memerankan karakter pendekar dalam film kolosal sebelumnya.

Tentu peran sebagai Wiro Sableng yang konyol adalah hal baru bagi Vino. Ditambah ia membawa nama besar ayahnya sebagai seorang pengarang, sehingga harus total dalam memerankan karakter ini agar tidak dianggap aji mumpung.

Jangan sampai kelewatan deh buat nonton film-film Vino G Bastian. Dijamin keren dan pastinya anti cupu. Salam damai readers!

Leave a Comment