Tips Sukses Budidaya Pandan Wangi (Lengkap dan Mudah)

Tips Budidaya Pandan – Membudidayakan tanaman pandan tidaklah sesulit membudidayakan tanaman padi.

Pengolahan media tanam untuk pandan hanya dilakukan ketika bibit pandan akan ditanam. Pandan dapat dipanen setelah satu setengah hingga dua bulan selama 20 tahun.

Nama latin dari pandan wangi yang biasa kita pakai untuk memasak adalah Pandanus amaryllifolius Roxb. Jenis ini memiliki nama daerah yang berbeda-beda di Indonesia.

Di Aceh tanaman ini disebut seuke musang, di Batak disebut pandan jau, di MInangkabau disebut pandan musang.

Di daerah Sunda disebut dengan pandan rampe, di Jawa disebut pandan wangi, di Maduran disebut pandan rum, di Bali disebut pandan arum, di Bima disebut fanda mengi. Sementara di Roti disebut hena sina, di Timor disebut bonak, di Sangir disebut pandan.

Di Buol disebut dengan pondango, di tole disebut dengan baree, di Makasar atau Bugis disebut dengan pandang bunga. Lalu di Ulias disebut dengan keke di Gorontalo disebut ponda, di Baree disebut tole dan banyak lagi sebutan dari daerah lainnya.

Diperkirakan ada sekitar 600 jenis pandan yang tumbuh di dunia. Sedikit contoh, pandan merah Papua, pandan laut, pandan duri, pandan melintir, pandan Afrika, dan juga pandan wangi.

Antara pandan yang satu dengan yang lainnya memiliki manfaat yang berbeda-beda. Seperti pandan wangi yang biasa digunakan untuk penyedap atau pengharum alami berbagai makanan.

Ciri khas dari pandan wangi adalah daun mereka yang mengeluarkan aroma wangi. Aromanya khas dan pastinya menyegarkan untuk dihirup. Diketahui bahwa daun pandan mengandung banyak senyawa alkaloida, saponin, flavonoida, tanin, polifenol, dan zat warna.

Itulah kandungan yang dimiliki pandan wangi yang menjadi keunggulan mereka. Tak heran jika tanaman ini kerap dijadikan sebagai aditif makanan alami karena tidak menimbulkan efek samping bagi kesehatan.


Tips Budidaya Pandan


√ Tips Sukses Budidaya Pandan (Lengkap)
cakrawalamedia.co.id

Berikut Tahap tips budidaya pandan:

1. Mengolah Media Tanam

Untuk membudidayakan pandan, maka langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengolah media tanamnya terlebih dahulu.

Untuk pengolahan tanah, pertama-tama buat lubang tanah dengan jarak 1 m x 1 m dan berukuran 20 cm x 20 cm x 20 cm.

2. Beri Pupuk Kandang

Setelah itu, setiap lubang tanam diberi pupuk kandang sebanyak 2 kg. setelah diberi pupuk kandang, maka lubang tanam sudah bisa untuk langsung ditanami bibit.

3. Penanaman Bibit

Bibit diambil dari tunas tunggal tanaman pandan yang telah menghasilkan. Tunas itu harus berakar gantung karena kalau tidak, biasanya tidak mau tumbuh. Setelah penanaman bibit dilakukan, maka langkah selanjutnya ialah pemupukan.

4. Pemupukan

Pemupukan dilakukan tiga bulan setelah masa tanam. Bibit pandan sebaiknya diberikan pupuk buatan dengan dosis 50 gram urea ZA dan 20 gram KCI untuk setiap tanaman atau bibitnya.

Selain itu, sebaiknya pemupukan dilakukan setelah penyiangan gulma. Kemudian setelah umur satu tahun diberi pupuk kandang dan pupuk buatan dengan dosisyang sama. Setelah itu, tanaman pandan tidak perlu dipupuk lagi.

5. Perawatan

Setelah pemupukan, maka selanjutnya adalah perawatan. Tanaman pandan biasanya dapat diserang oleh hama penggerek pucuk. Biasanya, para petani menyebut hama tersebut dengan nama ulam.

6. Panen

Setelah masa tanam selama 3 tahun, kamu bisa melakukan panen untuk pertam kalinya. Namun, untuk panen kedua dan seterusnya panen bisa dilakukan setelah 1,5 hingga 2 bulan dengan kelangsungan panen selama 10 hingga 20 tahun.

Daun pandan yang sudah dipanen sebaiknya diolah sebelum menggulung. Caranya dengan daun dibelah keicl lalu diikat dan lansung direbus sekitar 10 hingga 30 menit.

Setelah direbus, daun direndam selama selama menggunakan air dingin lalu dijemur keesokan harinya sampai kering.

Kegunaan Pandan Wangi

Kita sering memakai jenis pandan ini untuk aroma bagi makanan manis hingga gurih. Rasa atau aroma pandan yang khas tentunya membuat makanan lebih nikmat dan lezat jika ditambahkan.

Contohnya saja saat membuat bubur sumsum atau bubur kacang hijau. Biasanya daun pandan diikat dan dimasukkan kedalam masakan agar lebih beraroma. Bahkan banyak makanan pabrikan yang juga mengunggulkan pandan sebagai salah satu cita rasa.

Jajanan lain yang biasa memakai tanaman ini ada nagasari yang manis dan jadah manten yang gurih. Pada jajanan-jajanan tersebut biasanya pandan diiris kecil-kecil sebagai garnish dan juga penyedap.

Selain untuk makanan pandan juga kerap diolah menjadi produk minuman, seperti syrup pandan misalnya. Terkadang ibu-ibu rumah tangga juga kerap menambahkan tanaman ini pada nasi buatan mereka.

Selain sebagai penambah aroma, pandan juga kerap dijadikan pewarna hijau alami. Contohnya saja pada roti tawar aroma pandan yang memiliki warna hijau terang yang sedikit pucat. Banyak juga camilan atau makanan lain yang memakai warna hijau dari daun pandan.

Itulah sebabnya kini banyak pandan yang diekstrak sehingga gampang dipergunakan untuk perasa makanan ataupun minuman. Meski ada juga yang dicampur dengan bahan kimia.

image source: m.tribunnews.com

Morfologi dan Khasiat Pandan

Tahukah kalian jika pandan wangi pohonnya bisa tumbuh hingga mencapai tinggi 2 meter. Terkadang mereka tumbuh secara liar di tepi sungai, rawa, dan tempat-tempat lain yang agak lembab.

Saat ini sudah banyak rumah tangga yang menanam pandan di pekarangan rumah mereka. Pohonnya bisa ditanam di dalam pot atau ditanam ditanah secara langsung.

Batang pandan bulat dengan dudu daun, bercabang, dan akarnya keluar di sekitar pangkal batang dan cabang. Helai daun berbentuk seperti pita yang tipiis, licin, dengan ujung runcing. Panjangnya sekitar 40 – 80cm dengan lebar 3 – 5 cm.

Tak hanya sebagai pelengkap makanan dan minuman, pandan wangi ternyata memiliki banyak khasiat. Diantaranya untuk menghilangkan ketombe, lemah syaraf, menghitamkan rambut, serta mengatasi rambut rontok.

Leave a Comment