8 Jenis Alpukat yang Paling Laku dan Paling Banyak Dicari di Pasaran

Siapa yang tidak suka alpukat? Berapa jenis alpukat yang pernah kamu cicipi?

Buah yang berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah ini sering kita temukan baik di sejumlah toko buah, supermarket, maupun di pasar tradisional. Pada umumnya segala jenis alpukat memiliki daging buah yang tebal.

Lebih nikmat apabila disajikan bersama dengan es batu dalam bentuk jus maupun dicampur bersama buah-buahan lain dalam bentuk es buah ataupun es teler.

Selain rasanya yang cocok sebagai bahan makanan maupun minuman, daging buah alpukat yang kaya akan energi ini banyak dimanfaatkan sebagai alternatif diet maupun bahan kosmetik bagi kaum wanita.

Di Indonesia sendiri terdapat banyak varietas jenis alpukat. Masing-masing varietas memiliki ciri kas dan kelebihan yang berbeda.


Mengenal Berbagai Jenis Alpukat


Tapi tahukah kamu jenis alpukat mana saja yang kita konsumsi ataupun dipakai untuk maskeran tiap malam selama ini?

Berikut ulasan beberapa jenis alpukat terkenal dan unggul yang sering kita temui:

1. Jenis Alpukat Wina

jenis alpukat
tanamanmart.com

Alpukat wina merupakan jenis alpukat unggulan yang berasal dari Bandungan-Semarang dengan tinggi tanaman sekitar 8 meter dan bobot buah 1,3 sampai 1,8 kg/buah.

Penamaan wina berdasarkan nama Hotel di Semarang yang mana jenis alpukat tersebut banyak ditemukan di halaman hotel Wina di Bendungan.

Bentuk dari alpukat wina yaitu bulat dengan panjang 15 sampai 18 cm, diameter 18,5 sampai 19,9 cm. Kulit buah apukat wina muda berwarna hijau dan alpukat wina tua berwarna hijau tua.

Keunggulan jenis varietas ini yaitu daging buah berwarna kuning mentega dan tekstur halus tak berserat. Rasanya gurih sedikit manis dengan tekstur pulen, sangat nikmat pastinya.

Meskipun bisa dijadikan campuran berbagai jenis makanan, namun lebih nikmat mengkonsumsi alpukat wina secara langsung untuk menikmati keaslian rasanya.

2. Alpukat Kendil

saungbibitcom

Alpukat jumbo yang mirip kendil ini memiliki besar di atas rata-rata varietas alpukat pada umumnya dengan berat maksimal 2 kg per buah.

Jenis alpukat ini merupakan persilangan dari alpukat kendal dengan alpukat gunung pati. Alpukat kendil berbuah di usia 1 tahun pada dataran tinggi (1.500 mdpl) dan 3 sampai 4 tahun pada dataran rendah.

Alpukat yang tidak disukai ulat ini tumbuh subur di tanah yang gembur tak tergenang air dan mengandung banyak bahan organik.

Ciri-ciri alpukat kendil adalah daging tebal berwarna kekuningan, lembut, dan beraroma tajam. Bentuknya mengembung di bagian bawah menyerupai kendil dan biji berukuran kecil.

Selain ukurannya yang besar, keunggulan lain dari alpukat ini ialah rasanya gurih dan enak. Banyak yang menjadikan alpukat ini sebagai campuran salad buah karena rasa legitnya.

3. Alpukat Miki

shopee.co.id

Alpukat miki merupakan jenis alpukat yang tumbuh unggul di dataran rendah dengan kulit buah yang tebal sehingga sulit ditembus oleh hama.

Tergolong ke dalam jenis alpukat mentega yang mempunyai rasa yang gurih dan lezat dengan warna kulit hijau merata. Ukurannya kecil kisaran 400-600 gram per buah.

Tanaman alpukat miki dapat berbuah dengan cepat dalam waktu 3 tahun saja sejak ditanam. Dikenal juga sebagai alpukat yang memiliki kemampuan berproduksi sepanjang tahun.

Serta mampu tumbuh dalam pot tanpa perlu perawatan yang baik. Hal ini merupakan salah satu keunggulan dari alpukat miki. Alpukat ini menjadi salah satu varietas yang banyak ditanam di rumah-rumah.

Meskipun termasuk ke dalam ukuran mini, alpukat ini juga unggul dalam segi rasa. Daging buahnya berwarna kuning, teksturnya padat dan pulen.

4. Alpukat Simanis

tokopedia.com

Seperti namanya, alpukat yang telah mendapat sertifikat keunggulan dari Kementrian Pertanian ini mempunyai rasa yang sangat manis.

Simanis juga dapa berbuah sepanjang tahun seperti kebanyakan alpukat pada umumnya. Setiap pohon mampu menghasilkan buah terus-menerus yaitu sekitar 350-450 buah.

Alpukat simanis mempunyai bentuk bulat lonjong dengan daging buah tebal berwarna kekuningan. Karena rasanya yang sangat manis, alpukat ini banyak digunakan sebagai bahan campuran makanan lain.

Ciri khas alpukat ini memiliki kulit yang mulus mengkilap. Jika dibudidayakan dengan serius setiap pohon bisa menghasilkan sebanyak 225 kg buah setiap tahun.

5. Jenis Alpukat Mentega

shopee.co.id

Alpukat yang memiliki masa berbuah pada usia 2 sampai 3 tahun ini memiliki daging buah dengan tekstur yang lembut tidak berair seperti mentega.

Diameter alpukat mentega sebesar 7 sampai 20 cm dengan diameter biji buah kira-kira 5-6 cm. Kebayang kan seberapa tebalnya alpukat ini? Seringkali dikonsumsi dalam bentuk jus.

Alpukat yang paling banyak dibudidayakan ini memiliki permukaan kulit yang halus dan mulus. Menjadi salah satu varietas unggulan dan paling banyak dicari di pasaran.

Buah yang cocok ditanam di dataran tinggi ini juga mempunyai keunggulan lain yaitu bijinya yang tidak menempel pada daging buah ketika matang.

Memiliki aroma yang cukup tajam, daging buah alpukat ini juga tidak berserat. Sehingga buah ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan untuk kosmetik, selain untuk dikonsumsi.

6. Alpukat Aligator

m.medcom.id

Saat mendengar kata aligator, apa yang terlintas di benak kalian? Pasti besar dan menyeramkan.

Tapi jangan takut dulu, aligator yang satu ini adalah salah satu jenis alpukat, bukan jenis buaya jadi nggak akan seseram si Abang buaya.

Merupakan alpukat yang sudah banyak beredar dan dikembangkan oleh para petani. Berbeda dari varietas lainnya, ukuran alpukat ini sangat panjang hampir menyerupai pepaya, yaitu 70-80 cm.

Yaps, dinamakan aligator karena ukurannya yang sangat jumbo dan unik. Berbentuk bulat lonjong dengan bagian bawah membesar dan mengecil di ujung seperti buah pir.

Alpukat yang tumbuh di dataran rendah ini akan berbuah ketika berumur 3 sampai 5 tahun dengan bobot buah sebesar 1,2 sampai 1,8 kg.

Walaupun punya nama yang seram, tetapi alpukat ini memiliki daging buah yang lembut tak berserat. Sangat cocok dibuat sebagai bahan pengisi es campur maupun topping berbagai jenis dessert.

7. Jenis Alpukat Hass

jenis alpukat
samudrabibit.net

Hass adalah jenis alpukat yang tergolong mahal, kira-kira dibandrol dengan harga Rp 120.000 per kilonya. Selain mahal alpukat ini juga memiliki keunikan tersendiri lho.

Jika alpukat aligator berukuran panjang, maka alpukat hass memiliki kulit buah berwarna coklat kehitaman berbeda dari alpukat biasanya.

Menghitamnya kulit buah menandakan alpukat ini sudah matang dan siap dikonsumsi. Rasanya tak kalah dari alpukat lain, tekstur daging yang lembut dan pulen membuat hass difavoritkan banyak kalangan.

Ciri lain dari alpukat ini yaitu memiliki daging buah berwarna kuning cerah dengan sedikit garis kehijauan di pinggirannya. Keunggulan alpukat ini salah satunya memiliki kandungan minyak sangat tinggi.

Meskipun berwarna coklat kehitaman, namun alpukat ini tahan lama dan tidak mudah membusuk. Dengan tingkat produktivitas yang tinggi, pangsa pasar untuk usaha alpukat hass masih terbuka lebar di kancah internasional.

8. Alpukat Tanpa Biji

pusakadunia.com

Sesuai dengan namanya, keunikan dari alpukat ini adalah tidak memiliki biji sama sekali. Keseluruhan isi buahnya merupakan daging buah yang tebal, pulen, seperti alpukat lainnya.

Sudah bisa membayangkan perpaduan antara daging buah tanpa biji dengan citarasa yang nikmat. Bagi pecinta alpukat menikmati alpukat tanpa biji adalah kepuasan tersendiri.

Dari segi bentuk alpukat tanpa biji memiliki tampilan yang sama dengan jenis alpukat lainnya. Buah berbentuk buat dengan kulit buah berwarna hijau dan permukaan kulit halus.

Alpukat dengan nama latin Persea americana ini hingga ini baru bisa dikembangkan melalui biji (generatif). Jikapun secara vegetatif hanya bisa melalui sambung pucuk, penyambungan mata dan okulasi.

Ketiga cara tersebut masing-masing bisa saja menghasilkan kualitas buah yang berbeda dari induknya. Tumbuh optimal di tanah remah, lempung berpasir, serta terjamin kandungan unsur haranya.

Itulah beberapa jenis alpukat yang paling mudah ditemukan di Indonesia. Tentu hingga kini varietas yang paling banyak dicari yaitu jenis alpukat mentega.

Nah, sudah pada tahukan berbagai jenis keluarga si lembut alpukat.

So, buat kamu para wanita yang suka maskeran secara alami pakai buah-buahan terutama alpukat.

Tentukan dari sekarang mau pakai jenis alpukat lembut yang pas digunakan untuk buat es campur maupun untuk maskeran di rumah.

Karena selain rasanya nikmat, alpukat juga terbukti dapat menjadi sumber makanan sehat bagi kulit. Sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui dong ya dengan mengkonsumsi alpukat.

Demikian penjelasan singkat ini mengenai jenis alpukat. Semoga bermanfaat!

Leave a Comment