11 Jenis Ayam Hias Paling Unik yang Ada Di Dunia

Jenis Ayam Hias – Jika di kebanyakan negara Asia Tenggara memiliki varietas ayam unggulan berupa ayam petarung, lain halnya dengan di Indonesia. Di negara kita ayam hiaslah yang diunggulkan. Harga ayam hias khas atau asli Indonesia ditaksir dengan harga yang tinggi.

Satu ekor ayam hias Indonesia harganya bisa mencapai belasan hingga puluhan juta. Sebut saja ayam cemani, ayam kukuak balenggek, ayam ketawa, dan ayam. Ayam hias merupaka ayam peliharaan yang diminati karena suara maupun keunikan fisiknya.

Kebenyakan dari ayam-ayam hias tersebut berharga tinggi karena keunikan-keunikannya. Seperti ayam ketawa yang terkenal karena kokokannya yang seperti orang tertawa. Ayam kukuak balenggek yang kokokannya memiliki irama bertingkat.

Adapula ayam cemani yang penampakannya hitam legam dan ayam pelung yang memiliki gen super. Sama halnya dengan ayam petarung varietas ayam hias kebanyakan merupakan ayam pejantan. Ayam jantan dinilai memiliki keunggulan dari segi bulu dan suara kokok daripada ayam betina, meskipun ada ayam hias betina.


Jenis Ayam Hias


Lebih jelasnya kita bahas mengenai beberapa jenis ayam hias yang ada di dunia, berikut ini.

1. Jenis Ayam Hias Onagadori

jenis ayam hias
image source: youtube.com

Ayam hias asli jepang yang seperti karya seni nyata. Memiliki bulu ekor dengan panjang yang panjangnya bisa mencapai 5 meter. Arti bahasa jepang dari onagadori sendiri adalah ekor panjang.

2. Polish

jenis ayam hias
image source: chickensandmore.com

Jenis yang satu ini terkenal dengan bulu jambulnya yang unik. Jambul mereka hampir menutupi seluruh kepala. Pertama kali dikembangbiakkan di negara Belanda. Jenis ini sudah banyak dipersilangkan dengan berbagai jenis ayam hias unggulan lainnya.

3. Silkie

image source: youtube.com

Pertama kali diternakkan di daerah Cina. Terkenal karena bulu mereka yang sehalus sutra dan mirip seperti rambut hewan mamalia. Tersedia dalam berbagai warna, tapi warna putih adalah yang paling diminati.

4. Cemani

image source: republika.co.id

Ayam hias Asli Indonesia yang diakui dunia karena warna hitamnya yang unik. Warna hitamnya bahkan hingga ke lidah higga telurnya.

5. Bantam

image source: cochinsint.com

Jenis ayam bantam terdapat beberapa spesies. Setidaknya ada 4 spesies yang terkenal di dunia, yaitu booted bantam, dutch bantam, pekin bantam, dan rosecomb bantam. Perawakan serta bulu mereka merupakan kualitas yang super.

6. Serama

jenis ayam hias
image source: berempat.com

Nah, ayam hias yang satu ini benar-benar unik dan lucu. Serama sebenarnya merupakan jenis bantam yang pertama kali dibudidayakan di Malaysia. Meskipun tubuhnya kecil serama mempunyai keunikan bentuk tubuh yang tegap layaknya tentara yang sedang berbaris.

7. Frizzle

jenis ayam hias
en.wikipedia.com

Keunikan jenis frizzle ialah pada bulu mereka yang mengeriting, namun karena bulu mereka yang keriting mereka tidak tahan pada cuaca dingin. Mereka juga tidak bisa terbang sama sekali.

8. Appenzeller

image source: backyardchickens.com

Berasal dari Swiss dan memiliki dua macam subspesies ayam. Ayam ini memiliki keunikan, yaitu jambul dan jengger yang mirip dengan mahkota mawar.

9. Sultan

image source: pinterest.com

Namanya saja sultan sudah pasti ayam ini sangatlah spesial. Spesies ini merupakan peranakan murni ayam Turki. Di negara asalnya lebih dikenal dengan nama Serai Taook yang berarti unggas dari istana sultan.

Penampakannya sangat unik dengan jengger berbentuk v, berjambul, berjanggut, berhidung besar, betis berbulu dan memiliki lima jari. Ayam ini terlihat menggemaskan dengan bulu mereka yang putih lebat menutupi seluruh tubuhnya dengan kaki berwarna biru.

10. Brahma

jenis ayam hias
image source: cluckin.net

Spesie ayam paling unggul karena badan mereka yang besar. Dari namanya kita sudah bisa tahu kalau ayam ini berasal dari dataran India.

11. Naked Chicken

jenis ayam hias
image source: neweralive.na

Apa kalian pernah mendengar ayam yang tidak memiliki bulu sama sekali. Tidak hanya kucing yang mempunyai keunikan ini. Bahkan ayam pun ada yang tidak memiliki bulu layaknya kucing spinx yang tidak memiliki rambut seperti kucing kebanyakan.

Ayam tanpa bulu ini sebenarnya merupakan ayam hasil rekayasa genetika yang merupakan versi lebih extreme dari ayam leher botak. Spesies ini merupakan hasil inovasi para peneliti di Tel Aviv.

Itulah 11 jenis ayam hias yang ada di dunia dan paling diminati. Dari sekian banyak ayam mana jenis yang paling kalian minati.

Jenis Ayam Hias Lokal

Potensi ternak ayam lokal tidak hanya terbatas sebagai pedaging atau petelur saja. Ada beberapastrain yang memang dipelihara untuk tujuan kesenangan.

Sebagai hewan kesayangan beberapa kelompok ternak ayam lokal dipelihara untuk dinikmati keindahan bulunya, suaranya, maupun keunikan lainnya.

Tujuan dari pemeliharaan tersebut tak lain sebagai hobi dan penghilang kejenuhan atau stress. Mereka memiliki karakteristik ssuara yang berbeda-beda. Suara kokok ayam jantan lokal merupakan salah satu potensi dari ayam hias yang bernilai ekonomi.

Tahukan kalian jika ayam lokal hias yang memiliki suara kokok yang khas dikelompokkan sebagai ternak ayam penyanyi? Kisaran harga dari ayam hias penyanyi cukup tinggi meskipun mereka tergolong jenis ayam lokal.

Semakin unik suara ayam maka harganya akan semakin tinggi. Bahkan harga satu ekor ayam penyanyi bisa setara dengan harga satu unit mobil, tentu tergantung pada kualitas dan keunikan kokoknya.

Jenis Ayam Hias Lokal Tipe Penyanyi

Tipe penyanyi atau ayam dengan kokok yang indah memiliki karakteristik yang erbeda satu sama lainnya. Beberapa jenis ayam lokal tipe penyanyi yang ada di Indonesia, diantaranya ayam Kokok Baalenggek, ayam Pelung, dan ayam Gaga atau ayam ketawa.

Keunikan dari ayam kokok balenggek dari Sumatra Barat terletak pada alunan ssuaara kokoknya. Irama kokoknya bertingkat mulai dari tiga hingga 12 lenggek bahkan ada yang mencapai 19 lenggek.

Kokoknya pun terdiri atas 6 – 15 suku kata, tergantung pada faktor genetik serta pelatihan yang didapatkannya. Berbeda dengan ayam pelung, mereka memiliki kokok yang bagus dan nyaring hingga terdengar sampai jauh.

Dimana suara kokok tersebut didapat karena lehernya yang tegap.berbeda lagi dengan ayam ketawa yang suara kokoknya mirip dengan suara ketawa manusia di ujung kokonya. Itulah mengapa mereka disebut dengan ayam ketawa.

Beternak Ayam Hias

Ternak ayam lokal yang biasa dijadikan sebagai ayam hias, antara lain ayam hutan, ayam kate, ayam kapas, dan ayam bekisar. Variasi dari ayam-ayam tersebut juga cukup banyak.

Sebut saja ayam kate atau ayam katai yang dikenal dengan katai lokal atau katai batindo. Lalu terdapat pula ayam hutan merah dan ayam hutan hijau, juga ayam bekisar hitam, ayam bekisar putih, dan bekisar multiwarna.

Dalam perkembangannya dikenal pula aneka ayam hias impor, seperti ayam kate Bangkok dari Thailand, Kate emas dan Yokohama dari Jepang, Kate Chochin dari Vietnam, Kate Kaki pedang dan ayam kapas dari China, serta Ayam Skyner dari Perancis.

Keberadaan ayam hias kini semakin banyak peminatnya mengingat banyak orang yang hobi dengan ayam menginginkan ayam hias sebagai penghilang kejenuhan. Untuk memulai wirausaha ayam hias tentu peternak harus mengenal ayam hias telebih dulu.

Berawal dari mengenal diharapkan nantinya dapat membidudayakan serta mengembangkan ayam hias lebih lanjut lagi. Sehingga hobinya tersebut bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi keluarga.

Wirausaha ternak ayam hias perlu didukung dengan berbagai informasi tentang jenis ayam hias. Tak lupa, tujuan dari pemeliharaan ayam hias adalah untuk mendapatkan bentuk badan serta warna bulu yang indah juga suara yang merdu.

Aneka ragam ayam hias memiliki bentuk, ciri, atau karakter serta potensi pengembangan yang berbeda-beda. Trik wirausaha ternak ayam lokal hias lebih menitikberatkan pada tata laksana budidaya secara intensif dengan teknologi yang tentunya tepat guna.

Tips agar ayam hias selalu sehaat, diantaranya:

1. Biarkan mereka beradaptasi dengan lingkungan baru.

2. Memilih kandang yang tepat

3. Mengatasi kanibal dengan membatasi kepadatan kandang, pakan yang baik, sirkulasi kandang yang baik, dan memotong sedikit bagian paruhnya.

4. Menghilangkan bau pada kandang.

5. Menjaga kesehatan ayam hias.

6. Memandikan ayam hias.

Originally posted 2020-11-21 21:59:11.

Leave a Reply

Your email address will not be published.