jenis ayam peruvian

Jenis Ayam Peruvian Atau Ayam Peru Asal Filipina dan Brazil

Jenis ayam peruvian atau peru berasal dari negara Filipina. Di negara asalnya ayam jantan jenis ini dijadikan sebagai ayam petarung. Sementara yang berasal dari Brazil biasanya merupakan ayam potong.

Untuk bisa masuk arena pertarungan ayam peru haruslah memiliki berat badan paling tidak sekitar 2,5 kg.

Laga adu ayam atau yang lebih dikenal dengan sabung ayam memang di legalkan dinegara Filipina.

Bahkan ada peraturan resmi yang mengatur tentang sabung ayam pisau di negara tersebut.

Meskipun dilegalkan, tapi perjudian dalam acara sabung ayam tidak dibenarkan alias ilegal.

Tahukah kalian tentang istilah sabung? Dalam kamus besar Bahasa Indonesia sabung berarti adu atau laga.

Kata sabung berasal dari bahasa Tagalog sabong yang juga berarti pertarungan ayam.

Ini membuktikan kalau kegiatan adu ayam sudah menjadi budaya disana.


Jenis Ayam Peruvian


Untuk mengetahui lebih jelas lagi mengenai keunggulan peruvian sebagai ayam sabung, yuk simak info berikut ini.

1. Ciri fisik

Tubuh peruvian atau ayam peru cenderung besar bila dibandingkan dengan jenis ayam dari Asia Tenggara Lainnya.

Mereka hampir sama dengan ayam Shamo dan Bangkok. Berat ayam peru siap tarung umumnya sekitar 3,5 kg.

Ayam ini memiliki semacam kuping berwarna putih. Hal itu menjadi bukti otentikasi dari ayam peruvian.

Meski besar ayam ini mempunyai badan yang agak membungkuk. Berbeda dengan ayam-ayam sabung lain yang berbadan tegap.

Sekarang ini banyak ayam peru bajakan alias hasil kawin silang dengan bukan peruvian. Sebelum membeli kalian harus benar-benar teliti dalam memilih ayam. Perhatikan ciri-ciri diatas agar tidak tertipu.

Meskipun begitu bukan berarti ayam hasil persilangan tidak bagus. Bahkan ayam yang beradar di Indonesia kebanyakan hasil persilangan dengan jenis lain.

Hal ini dimaksudkan agar sesuai dengan standar ukuran berat ayam sabung.

Di Filipina berat yang sesuai adalah 2,5 dan itu dibawah berat rata-rata ayam peru. Makanya banyak jenis ayam ini yang kemudian disilang kawinkan dengan ayam petarung jenis lain.

2. Keunggulan

Peruvian atau ayam peru sering digunakan untuk jenis adu ayam taji atau pisau. Ketrampulan ayam untuk menyerang dan menggunakan senjata adalah hal yang paling utama.

Untuk memenangkan sabung ayam gerakan si ayam haruslah lincah serta memiliki kekuatan dan stamina yang besar. Mereka juga harus bisa bergerak cepat dan menghindar dengan apik ketika bertarung.

Kekuatan dan ketahanan ayam peru lebih baik dibanding dengan ayam petarung lainnya. Sehingga banyak orang yang memakai jenis ini saat sabung ayam.

Bila dirawat dengan baik ayam ini akan memiliki kekuatan dan stamina yang bagus sehingga peluang menag semakin tinggi.

Kalian harus ekstra dan rajin dalam merawat peruvian supaya bisa menjadi ayam petarung yang hebat.

3. Sabung Ayam Dan Perjudian

Kegiatan sabung ayam di Filipina sebagai negara asal ayam peru sudah ada sejak lama.

Bahkan bisa dikategorikan sebagai warisan budaya dan dilestarikan hingga kini. Budaya tersebut telah dilegalkan oleh pemerintah setempat.

Meskipun terlihat sama dengan sabung ayam pada umumnya, nyatanya sabung ayam di Filipina sedikit berbeda karena mereka juga memakaikan senjata kepada ayam. Ayam yang akan disabung dikaitkan dengan pisau.

Dilihat dari kacamata kemanusiaan ajang ini memang tidak manusiawi. Sehubungan dengan adanya hewan yang tersakiti bahkan terbunuh dalam ajang adu ayam.

Parahnya lagi bila sabung ayam dijadikan sebagai arena perjudian.

Meskipun sabung ayam dilegalkan di Filipina, tapi tidak dengan kegiatan perjudian. Sama halnya seperti di Indonesia kegiatan perjudian dalam sabung ayam tidak diperbolehkan.

Walaupun ada larangan praktek perjudian masih tetap ada secara sembunyi-sembunyi.

Itulah sedikit gambaran tentang jenis ayam peruvian dan kegiatan sabung ayam.

Meskipun menarik ada baiknya untuk meninggalkan kegiatan tersebut karena tidak berprikemanusiaan. Apalagi bila sabung ayam sambil berjudi.

Jenis Ayam Peruvian Pedaging

Para pecinta ayam mungkin tahu jika ayam peruvian merupakan jenis ayam aduan. Tahukah kalian kalau ayam peruviaan juga ada yang diternak sebagai ayam potong.

Orang awam pasti belum tahu jika ayam peruvian juga enak bila dikonsumsi. Selama ini mungkin kita hanya tahu ayam potong ras atau negeri dan ayam kampung pedaging. Rasa, tekstur, serta aroma dari daging ayam peruvian tak jauh berbeda dengan ayam kampung.

Rasanya gurih, tekturnya kenyal dengan sedikit lemak, serta aroma yang nikmat keluar ketika diolah sebagai menu masakan. Mungkin para penghobi ayam sabung juga ada yang belum tahu kalau daging ayam peru tak kalah enak dari daging ayam kampung.

Sebenarnya ayam kampung yang sering kita makan juga merupakan campuran aantara ayam lokal dengan beberapa ayam varietas unggul, termasuk salah satunya ayam peru. Apa kalian pernah mencoba menu masakan dengan baahan dasar ayam peruvian?

Seperti kebanyakan ayam, daging ayam peruvian juga enak diolah untuk masakan apapun yang berbahan ayam. Misalnya saja ayam bakar, ayam goreng, opor ayam, dan masih banyak lagi.

Resep Ayam Peruvian dengan Saus Hijau Peru, Brazil

Menu masakan yang satu ini merupakan salah satu menu olahan ayam peruvian ala Brazil. Berhubung ayam peru berasal dari Brazil kali ini kita akan mencoba resep ayam peru dari negara asalnya.

Resep peruvian chicken (Pollo a la Brasa) dengan saus hijau peruvian (Aji Verde) bisa dipadukan dengan salad alpukat, tomat, dan timun. Menu ini cukup mudah dibuat dan hanya membutuhkan waktu sekitar 40 menit saja.

Kebanyakan menu ayam panggang dari luar negeri menyajikan ayam secara utuh, tapi menu yang satu ini agak berbeda. Alih-alih memanggang ayam utuh dengan cara tradisional kita akan menggunakan daging ayam fillet kemudian memanggangnya dengan pan.

Daripada menggunakan oven dan memakai ayam utuh, cara ini lebih mudah dilakukan dan prosesnya lebih cepat. Jika kalian seorang vegan, bahan ayamnya bisa diganti dengan jamur portobello atau jamur lainnya yang gemuk.

Pastikan untuk membuat menu sampingan, yakni salad karena orang-orang barat kerap memakannya dengan itu. Apalagi salad mereka cukup sederhana dan tak sulit membuatnya karena merupakan jenis salad fresh atau mentah.

Masakan ini juga cocok disajikan dengan nasi seperti halnya menu ayam lain. Berikut resep dan cara membuatnya:

Bahan Ayam

500 gr daging ayam fillet

4 siung bawang putih bisa di rajang terlebih dulu

2 sendok makan minyak zaitun

2 sendok makan perasan lemon

Dua sendok teh madu

Dua sendok makan paprika bubuk

Satu sendok makan jinten

1 sendok makan ketumbar

1 sendok makan oregano kering

1,5 sendok makan garam

Satu sendok makan kecap

Bahan Sauce Aji Verde

½ cup mayonaise

Cabai secukupnya

Sesiung bawang putih

Ketumbar kasar secukupnya

¼ sendok teh garam

Air perasan lemon secukupnya

Cara Membuat:

1. Haluskan bumbu-bumbu ayam

2. Pastikan kalian memarinasi atau mengungkep ayam dengan bumbu-bumbu yang telah dihaluskan sebelum memanggang. Sisakan bumbu halus untuk memanggang.

3. Panaskan wajam panggangan diatas kompor dengan api sedang.

4. Sembari memanggang bisa sambil membuat saus. Caranya dengan memblender semua bahan saus.

5. Ketika wajan sudah panas letakkan ayam yang telah dimarinasi diatasnya. Masak hingga matang kecoklatan sambil di bolak-balik.

6. Setelah ayam matang merata, sajikan dengan nasi, saus Aji Verde, dan salad.

7. Nikmati selagi hangat!

8. Selamat mencoba

Leave a Comment