6 Jenis Bunga Lavender Indah Di Berbagai Negara

Jenis bunga lavender merupakan jenis bunga berbau harum. Meskipun baunya harum bau dari bunga lavender nyatanya tidak disukai oleh nyamuk.

Baunya yang unik sekaligus bermanfaat menjadikan manusia mengekstrak bunga ini untuk diolah menjadi berbagai macam bahan baku terutama dibidang kosmetik.


Jenis Bunga Lavender


Tercatat ada sekitar 25 sampai 30 spesies diseluruh dunia yang banyak dibudidayakan. Asal muasal tumbuhan ini dari wilayah Laut Tengah bagian selatan, Afrika, hingga ke India.

Lavender termasuk jenis rumput-rumputan atau tumbuhan semak.

Kini tanaman ini juga banyak tersebar di Kepulauan Kanari, Afrika utara dan timur, Eropa terutama Perancis, Arab, dan India.

Negara-negara tersebut banyak mengekstrak minyak lavender untuk dijadikan bibit parfum atau keperluan lainnya.

Berikut ini beberapa jenis lavender yang umum diekstrak minyaknya.

1. Lavandula angustifolia

Jenis yang paling umum ini banyak dibudidayakan di Inggris. Asal mereka sebenarnya bukan dari Inggris melainkan dari daerah mediterania. Sangat diminati sebagai tanaman kebun, bahan makanan, dan ekstrak minyak karena kualitasnya yang paling baik.

Hadir dalam beberapa warna, diantaranya biru keunguan, violet kebiruan, ungu muda, hingga putih ke merah mudaan.

Beberapa spesies dari jenis ini, antara lain Nana Alba, Hidcote, Folgate, Miss Katherine, Melissa, dan Lottie kecil.

Akan tumbuh dengan baik bila ditanam di area terbuka yang terkena sinar matahari langsung.

2. Lavandula dentata (Jenis Bunga Lavender Perancis)

Media tanam jenis ini biasanya adalah tanah normal hingga berpasir. Mereka biasa ditanam di dalam pot untuk ditaruh dipekarangan rumah.

Warnanya abu-abu kehijauan dengan daunnya yang berbau harum.

Ukuran jenis ini termasuk ukuran sedang dengan tinggi sekitar 60 – 90 cm dan bunganya dapat mekar hingga ketinggian 70 cm. Bunganya memiliki warna lilac.

3. Lavandula latifolia (Jenis Bunga Lavender Portugal)

Disebut juga sebagai lavender jarum. Termasuk tumbuhan semak berukuran sedang yang dapat tumbuh hingga 1 meter.

Warna bunganya ungu kebiruan dengan wangi seperti kamper. Banyak diekstrak sebagai obat pengusir nyamuk.

Tempat tumbuhnya di ketinggian 500 – 1300 mdpl. Kandungan minyaknya akan semakin banyak bila ditanam di dataran tinggi.

Cara membudidayakannya adalah dengan penyebaran biji yang dikeringkan. Daun dari lavender ini bertulang sejajar dengan warna hijau.

4. Lavandula multifida (Jenis Bunga Lavender Mesir)

Asalnya dari kepulauan Maltis, tapi lebih dikenal dengan lavender Mesir. Rumpun bunganya berwarna ungu violet dan waktu mekarnya antara bulan Mei hingga September.

Tumbuh hingga panjangnya mencapai 100 cm dengan warna abu-abu kebiruan. Jika dipegang terasa seperti ada bulu-bulu halus pada tangkainya.

Selain bunga tumbuhan ini juga ditumbuhi semacam daun daun runcing seperti duri, tapi tidak menusuk.

5. Lavandula stoechas

Sering juga disebut sebagai lavender kupu-kupu. Hal yang mencolok dari jenis ini ialah pada ujung atas bunganya yang menculat keatas. Terlihat seperti kupu-kupu atau telinga elf.

Musim mekarnya ada pada musim semi hingga akhir musim panas. Tumbuh cukup tinggi hingga 90 cm sepertihalnya tumbuhan rosemary.

Akibat wangi dan warnanya jenis ini kerap menarik perhatian kupu-kupu.

6. Lavender x intermedia (Jenis Bunga Lavender Belanda)

Bunga yang merupakan hasil perkawinan silang antara lavender Inggris dengan lavender Portugis ini memiliki nama lain lavandin.

Teksturnya lebihh lembut daripada kebanyakan lavender, tapi kelopaknya lebih banyak dan lebih rimbun dari kebanyakan lavender.

Bisa hidup dengan tinggi mencapai 1,2 m dan bagian bunganya sekitar 90 cm. mereka bisa hidup dinegara beriklim dingin yang cukup hangat.

Leave a Comment