Jenis Bunga Wijaya Kusuma dan Cara Merawatnya

Bunga wijaya kusuma merupakan jenis bunga yang elegan dan eksotis. Meski nama bunga ini tak sepopuler bunga mawar, melati, dan beberapa bunga lainnya nyatanya kembang yang sering disebut bunga wiku ini tetap disukai karena keunikannya.

Jenis Bunga Wijaya Kusuma

Kembang yang memiliki nama latin Epiphylum oxypetalum ini termasuk jenis tanaman kaktus atau bunga dari pohon kaktus. Asalnya dari Benua Amerika tepatnya Venezuela dan Karibia. Tumbuhannya dapat hidup di daerah beriklim sedang hingga yang beriklim tropis.

Tak semua kaktus wijaya kusuma menghasilkan bunga atau berbunga. Semua tergantung kondisi iklim, tanah, dan pemeliharaannya. Wijaya kusuma hanya mekar dalam semalang terkecuali jenis hibrida karena mereka dapat bertahan hingga 2 – 3 hari.

Bentuk dan Karakteristik Jenis Bunga Wijaya Kusuma

Batang tanaman ini terbentuk dari daun-daun yang mengeras dan mengecil membentuk silinder. Tingginya dapat mencapai 2 – 3 meter sedangkan daunnya memiliki panjang sekitar 13 – 15 cm. Meskipun termasuk keluarga kaktus mereka memiliki daun yang berwarna hijau dan pipih. Daunnya halus dan tidak berduri seperti kebanyakan kaktus.

Kembangnya memiliki diameter sekitar 10 cm dengan warna putih dan mekar hanya di malam hari. Menghasilkan buah yang berwarna merah dengan biji hitam. Biji dari buah tersebut yang biasanya digunakan untuk pembiakan selanjutnya.

Khasiat Kembang Wijaya Kusuma

Wijaya kusuma dipercaya memiliki khasiat untuk meredam rasa sakit serta menetralisir pembekuan darah. Selain itu bunga ini juga dipercaya dapat mempercepar penyembuhan luka abses. Dapat juga mengobati bisul, anti radang, obat batuk, hingga pendarahan. Bahkan bunga ini juga dipercaya dapat mengatasi tuberkolosis paru-paru yang disertai asma, batuk dan muntah darah.

Cara mengaplikasikan pada luka abses adalah dengan menumbuk satu helai daun wijayakusuma lalu oleskan pada luka dan tutup dengan perban untuk menutupinya. Sedangkan untuk mengobati bisul kalian hanya perlu menempelkan bunganya pada bisul setiap malam sebelum tidur hingga bisul mengempis.

Buah dari Wijayakusuma

flickr.com

Di dalam bahasa Inggris kembang ini populer dengan sebutan Orchid Cactus si ratu malam. Meskipun mereka menyebut sebagai anggrek kaktus nyatanya kembang ini bukan jenis anggrek sama sekali melainkan keluarga kaktus seperti yang telah dijelaskan diatas.

Seperti kebanyakan kaktus yang berbuah, buah dari tumbuhan ini juga bisa dimakan. Meskipun bentuknya kecil mereka memiliki daging buah dan rasa yang enak dimakan. Rasanya hampir sama seperti buah naga dan adapula yang mengatakan ada sedikit rasa markisa.

Bunga wijaya kusuma juga memiliki susunan seperti kebanyakan bunga lainnya. Mereka memiliki putik dan juga benang sari. Pada ujung benang sarinya juga terdapat serbuksari yang bila jatuh pada putik bisa menhasilkan buah. Saat musim penyerbukan jika serbuksari jatuh ke putik dan mengalami pembuahan maka akan tumbuh buah.

Bentuk buahnya kecil membulat tidak seperti buah naga yang permukaannya memiliki pola seperti kulit naga. Buah dari wijayakusuma kecil dan mengkilap. Permukaannya terkadang bergelombang kadang cenderung halus dengan warna merah dan daging buah berwarna putih dengan biji halus berwarna hitam. Jika kita belah bagian dalamnya tak jauh berbeda dengan buah naga.

Cara Merawatnya Jenis Bunga Wijaya Kusuma

Apabila kalian tertarik dengan tanaman ini pastikan untuk memperhatikan cara-cara perawatannya. Saat masih bibit pastikan tanahnya adalah tanah organik dan bukan tanah campuran. Tahap berikutnya setelah sedikit lebih besar pindahkan ke pot yang lebih besar dan tidak perlu terlalu besar. Pupuk yang kaya akan nitrogen sangat tidak dianjurkan untuk tanaman ini. Siramlah tiga hari sekali.

Leave a Comment