5 Jenis Burung Tledekan Beserta Ciri-Cirinya yang Spesifik

Burung tledekan dikenal juga dengan nama burung sulingan atau sikatan bakau. Mereka ini termasuk jenis burung berukuran kecil.

Ukuran mereka berkisar antara 14 – 15 cm dengan berat antara 12 – 18 gram saja.

Tledekan banyak ditemukan di daerah hutau bakau atau mangrove dan perkebunan pesisir di dataran rendah.

Hidup burung ini kebanyakan secara berpasang-pasangan dan gampang dikenali antara betina dan pejantannya.

Saat berburu atau mencari makan burung ini cenderung mencarinya di tanah dan sangat menyukai rumput nipa. Makanan utamanya adalah kumbang, lalat, tawon, dan serangga kecil lainnya.

Sekali bertelur betina bisa menghasilkan 3 sampai 5 butir telur. Musim kawinnya antara bulan Mei hingga Juni.


Jenis Burung Tledekan


Ada beberapa jenis burung Tledekan atau sulingan yang perlu kalian ketahui. berikut ini beberapa jenis tledekan beserta masing-masing ciri-cirinya.

1. Sulingan Gunung

Nama latinnya adalah Cyornis banyumas karena pertama kali ditemukan di daerah Banyumas, Jawa Tengah.

Tidak hanya ditemukan di Pulau Jawa, jenis ini juga banyak ditemukan di Pulau Kalimantan hingga Negara Thailand, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Malaysia.

Pejantannya memiliki warna bulu biru, oranye, dan putih. Sedangkan betinanya memiliki bulu berwarna agak kecoklatan.

Suara kicauan mereka keras dan bermelodi dengan irama yang merdu. Kicauannya terdengar seperti chit chi chi chuit.

Habitat mereka dialam liar biasanya di daerah hutan berkanopi perimer maupun sekunder. Ada juga yang di daerah hutan bambu hingga jurang.

Suka sekali memakan cacing, lalat, kumbang kecil, hingga kecoa atau jangkrik.

2. Sikatan Bakau

Jenis burung yang satu ini disebut juga dengan sikatan gunung Kalimantan.

Nama latinnya adalah Cyornis rufigastra dan tidak hanya tersebar di Kalimantan, tapi juga di daerah Karimun Jawa, Sulawesi, dan Sumatra.

Sikatan bakau yang berjenis kelamin betina memiliki bulu berwarna lebih pucat. Paruh bagian atasnya berbentuk huruf V denagn bagian dagu berwarna kuning.

Bagian punggung mereka memiliki warna yang sama dengan tledekan gunung, yaitu biru gelap. Warna biru tersebut juga ada pada ekornya.

3. Tledekan Laut

Tledekan laut atau yang nama latinnya Cyanoptila cyanomelana. Tubuh mereka lebih besar dan lebih berat dari kebanyakan burung tledekan.

Panjang tubuhnya sekitar 16 – 17 cm dengan berat mencapai 25 gram. Warna bulunya tampak cerah dengan variasi, seperti biru, hitam, dan putih.

Warna birunya menutupi sebagian besar badan tledekan ini, mulai dari kepala, leher, dada, punggung, sayap, hingga ekor. Sedangkan bagian bawahnya berwarna putih bersih.

Jenis ini banyak tersebar di negara berdaerah subtropis dan hanya akan tinggal di begara tropis, seperti Indonesia saat musim dingin.

Musim kawin jenis ini ada pada akhir bulan Mei hingga awal Agustus.

4. Tledekan Ruck

Dinamakan dengan nama penemunya, yaitu M. Ruck yang menemukan spesies ini di daerah Malaka.

Termasuk jenis tledekan yang paling tua di dunia dan paling besar. Panjang tubuhnya bisa lebih dari 17 cm dengan paruh dan kaki yang berwarna hitam.

Pejantan memiliki bulu berwarna biru tua dengan warna putih pada bagian perutnya.

Sedangkan betinanya memiliki bulu berwarna coklat dengan warna seperti warna karatan pada bagian dada serta perut putih. Merupakan burung endemik pulau Sumatra yang dilindungi.

5. Sulingan Kembang

Dinamakan burung sulingan atau tledekan kembang karena warnanya yang indah seperti halnya kembang atau bunga.

Jenis ini memiliki ukuran tubuh yang tergolong kecil dengan ekor dan paruh pendek. Warna bulu mereka sedikit berbeda dengan kebanyakan tledekan yang berwarna biru.

Mereka memiliki bulu berwarna hitam pada bagian kepala hingga punggung. Ada sedikit corak warna putih pada bagian sayap.

Itulah informasi tentang macam-macam jenis burung tledekan atau sulingan atau sikatan yang ada di Indonesia. Semoga bisa menambah wawasan kalian mengenai burung.

Leave a Comment