10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia

10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia

Jenis ikan kakap favoritmu apa nih? Memilih jenis ikan yang tepat untuk dipelihara memang terkadang cukup membingungkan.

Karena terdapat banyak hal yang perlu dipertimbangkan misalnya saja corak dan warnanya, ukurannya, ketahanan hidupnya, sifat, atau juga fungsi dan jenisnya.

Maksud dan tujuan teman-teman memelihara ikan juga harus jelas, apakah sebagai hiasan semata, atau sebagai budidaya untuk dikonsumsi.

Kalau untuk dijadikan hiasan, kalian bisa memilih ikan koi, cupang, dan lain sebagainya. Tetapi jika untuk dikonsumsi ikan kakap bukanlah pilihan yang buruk.

Ikan kakap adalah jenis ikan laut tropis yang biasa dikonsumsi manusia. Rasanya pun tidak diragukan lagi lezat untuk dijadikan berbagai jenis hidangan.

Tak hanya dagingnya, kepala ikan kakap pun bisa dijadikan masakan nikmat seperti gulai kepala ikan kakap.

Itulah mengapa badan dan kepala ikan kakap sering dijual terpisah. Ikan yang bernilai ekonomi tinggi ini senang memangsa udang kecil untuk makanan mereka.

Selain ukuran ikan kakap yang cukup besar, menjual menu kepala kakap secara terpisah akan lebih menguntungkan. Harga ikan kakap di pasaran tergolong cukup mahal, meskipun tidak terlalu mahal.

Di lautan luas ikan ini hidup di dekat terumbu karang secara berkelompok. Tubuh mereka membulat dan pipih dengan sirip disepanjang atas punggungnya.


Jenis Ikan Kakap


10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia
medium.com

Jenis ikan kakap yang banyak ditemukan di laut Indonesia adalah kakap merah. Berat ikan kakap beragam mulai dari 4 kg hingga 13 kg.

Dalam bahasa Inggris kakap disebut juga snapper, setidaknya ada 105 spesies snapper yang tersebar di seluruh dunia.

Selain bisa dimakan ternyata ada juga spesies kakap yang beracun, contohnya dog snapper (Lutjanus jocu) di perairan Atlantik.

Berikut ini kami sajikan informasi tentang beberapa spesies ikan kakap yang umum ditemukan baik di Indonesia maupun di Negara lain.

1. Kakap Indonesia

Jenis kakap yangbanyak ditemukan di perairan indonesia terutama di daerah Sumatra dan Sulawesi.

Ikan kakap yang umumnya ditemukan di Indonesia ini ternyata juga ditemukan di perairan teluk Kuri, Australia bagian barat.

Mereka hidup di dalam air pada kedalaman 40 – 80 meter.

Secara fisik kakap ini memiliki moncong yang agak runcing dengan profil dorsal kepalanya sangat miring. Tulang preorbitalnya relatif sempit dengan lebar kurang dari diameter mata.

Sisik pada punggung naik agak miring. Umumnya mereka berwarna merah atau merah muda dengan sirip yang juga berwarna merah atau oranye.

Ikan ini sering lebih dikenal dengan sebutan kakap merah oleh orang Indonesia. Dibagian ujung siri dan ekor terkadang ada bercak berwarna hitam.

2. Kakap Putih

10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia
samudraindonesia.id

Di indonesia jenis ini sering disebut dengan kakap putih sedangkan di luar negeri kakap ini lebih dikenal dengan sebutan seabass. Ada dua jenis kakap putih yang dikembangbiakkan di Indonesia, yaitu kakap pelak dan kakap batu.

Kakap pelak atau yang nama ilmiahnya Lates calcarifer disebut juga ikan barramundi secara internasional. Spesies ini memiliki warna perak atau abu-abu kehijauan atau biru ke abu-abuan.

Kepala mereka agak cekung dnegan moncong yang meruncing. Sirip mereka berwarna coklat keabuan dan mata coklat keemasan yang bisa terlihat saat malam hari.

Sedangkan kakap batu memiliki mata yang besar dengan garis rahang hanya sampai garis tengah mata.

Tubuh bagian atas berwarna coklat kemerahan dengan warna perak pada bagian kepala dan perut.

Ukurannya sekitar 32 cm dan mereka tidak hanya ditemukan di lautan, tapi juga air payau dan sungai.

3. Jenahan atau Kakap Emas

Warna dari kakap ini terlihat keemasan terutama pada bagian sirip dan ekornya. Mereka juga dikenal dengan sebutan ikan jenahan.

Bentuk tubuhnya mirip dnegan kakap bakau dengan panjang badan bisa mencapai 90 cm. perut kakap ini berwarna kemerahan.

4. Jenis Ikan Kakap Bakau

flornauna.blogspot.com

Tubuh dari kakap bakau berukuran besar dengan panjang mencapai 90 cm. warnanya coklat tua kemerahan dan perak pada bagian bawahnya.

Ikan muda memiliki panjang tubuh sekitar 13 cm dengan 8 – 11 garis melintang berwarna perak dan coklat. Garis-gari tersebut tidak terlihat pada kakap bakau dewasa.

5. Kakap Merah Sejati

Kakap yang satu ini memiliki warna yang lebih merah daripada jenis kakap Indonesia yang juga berwarna merah.

Warnanya yang merah secara keseluruhan inilah yang membuat jenis ini dinamakan kakap merah sejati.

6. Jenis Ikan Kakap Cubera (Lutjanus Cyanopterus)

10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia
dictio.id

Jenis ikan kakap yang juga mudah ditemukan adalah kakap cubera atau dalam ilmiahnya disebut dengan nama Lutjanus Cyanopterus.

Sebutan untuk kakap jenis ini cukup beragam seperti Snapper Cuban Dog, Cuban Snapper, dan Cubera Snapper.

Ukuran dari kakap cubera tergolong cukup besar yakni memiliki bobot mencapai lebih dari 50 kg, dan untuk berat rata-rata pada umumnya kisaran 15-25 kg.

Tersebab ukurannya yang besar ini, Cubera melakukan perlawanan dengan memanfaatkan kekuatan ukuran tubuhnya.

7. Kakap Sirip Hitam (Lutjanus Buccanella)

Selanjutnya adalah ikan kakap sirip hitam atau dalam ilmiahnya disebut dengan Lutjanus Buccanella.

Spesies kakap yang juga dinamakan dengan sebutan Black Snapper, Blackspot, dan Bahamas Red Snapper ini berasal dari Samudera Atlantik bagian Barat termasuk juga Laut Karibia dan Teluk Meksiko.

Kakap sirip merah memiliki berat rata-rata 1,5-2 kg, tetapi ada pula yang beratnya mencapai 3,5 kg sampai 5 kg.

Sayangnya meskipun secara komersil kakap ini cukup diperhitungkan, tetapi terdapat laporan yang menyatakan bahwa kakap sirip merah dapat menyebabkan toksin ciguatera.

8. Jenis Ikan Kakap Batu (Lutjanus Griseus)

10 Jenis Ikan Kakap yang Banyak Dibudidayakan Di Indonesia dan Di Dunia
dictio.id

Seperti jenis kakap lainnya, di berbagai Negara kakap batu juga memiliki sebutan lain misalnya Mangrove Snapper, Rock Snapper, Caballerote, dan juga Grey Snapper.

Kakap Batu merupakan salah satu yang menjadi tangkapan populer dan idaman bagi para pemancing, sebab ikan tersebut sangat sulit didapatkan karena pergerakannya yang lincah, dan gesit dalam melawan arus.

Jenis ini memangsa ikan-ikan kecil, plankton, dan juga udang ketika senja datang sampai terbitnya matahari di waktu pagi.

Para pemancing akan mudah menemukan kakap batu pada daerah muara sungai, khususnya yang terdapat akar-akar tanaman nipah, tumbuhan bakau, dan kayu-kayu tumbang.

9. Kakap Domba (Lutjanus Analis)

id.wikipedia.org

Jenis ikan kakap domba pada mulanya berasal dari daerah pesisir pantai atlantik Benua Amerika. Tetapi jika teman-teman ingin mencarinya di daerah Indonesia, silahkan kunjungi daerah Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Timur sebab disitulah kakap domba tersebar.

Kakap ini pada umumnya memiliki panjang 50 cm, tetapi ada yang mencapai hingga 94 cm dengan berat 15 kg ke atas.

Dagingnya sangat khas yakni berwarna putih, bertekstur lembut dan berlapis, serta memiliki manfaat dan gizi yang banyak. Tersebab itu tak heran jika kakap domba bernilai ekonomis yang tinggi.

Ikan yang juga disebut dengan nama Pargo, Muttonfish, Reef king, dan Mutton super ini memiliki berat yang bisa mencapai 15 kg. Tetapi berat rata-rata pada umumnya hanya 2,5 – 7,5 kg.

10. Kakap Ratu (Etelis Oculatus)

Sama seperti kakap domba, jenis ikan kakap ratu bukan berasal dari wilayah Indonesia. Mereka berasal dari wilayah sekitar laut karibia dan juga mudah ditemukan di kepulauan Windward.

Meksipun begitu, kakap ratu saat ini bisa didapatkan dengan mudah di Indonesia sebab sudah diperjualbelikan.

Pada umumnya jenis ini mempunyai panjang tubuh mencapai 50 cm, sedangkan beratnya hanya 2 kg saja.

Leave a Comment