9 Jenis Salak Unggulan dari Berbagai Daerah Di Indonesia

Jenis Salak memiliki nama ilmiah Salacca zalacca. Dalam Bahasa Inggris disebut snake fruit karena kulit buahnya yang bersisik mirip dengan sisik ular.

Salak merupakan jenis buah yang bisa dikonsumsi secara segar ataupun diolah terlebih dahulu.

Namun tahukah kamu diolah menjadi apa sajakah berbagai jenis salak tersebut?

Biasanya salak diolah untuk dijadikan asinan, manisan, keripik, dikalengkan ataupun dibuat minuman sari salak.

Di beberapa daerah, buah salak sudah dijadikan pilihan buah tangan atau oleh-oleh dari daerah penghasil salak seperti Bali dan Yogyakarta.


Jenis Salak dari Berbagai Daerah


Menyebarnya tanaman salak di berbagai daerah di Indonesia membuat salak sangat beragam jenisnya dan setiap memiliki karakteristik yang berbeda satu dengan yang lainnya.

1. Jenis Salak Pondoh

image source: shopee.co.id

Salah satu salak unggulan dari Indonesia adalah Salak Pondoh. Salak ini mulai ditanam pada lereng Gunung Merapi mulai tahun 1980-an.

Yang membuat salak ini menjadi unggulan adalah daging buahnya yang berasa manis, tidak sepet dan garing, daging buahnya juga renyah.

Produktivitas tanaman salak ini termasuk yang tinggi.

Bahkan salak jenis ini sudah terkenal hingga mancanegara sebagai oleh-oleh khas daerah tersebut.

Salak pondoh terbagi lagi menjadi lima jenis yaitu salak pondoh kuning, salak pondoh merah kuning, salak pondoh merah, salak pondoh merah hitam, dan salak pondoh hitam.

2. Jenis Salak Gading

jenis salak
image source: tokopedia.com

Sama-sama berasal dari lereng Gunung Merapi, salak ini memiliki rasa yang manis namun masih kalah dibandingkan dengan Salak Pondoh.

Ciri khas buah ini memiliki kulit buah bersisik dengan warna kuning cerah, daging buahnya tebal dan berwarna putih kekuningan.

Sayangnya, jenis salak ini sekarang mulai sulit dicari karena tanamannya sudah mulai langka.

3. Jenis  Salak Madu

Seperti Salak Gula, Salak Madu juga memiliki rasa yang sangat manis menyerupai madu.

Tektsur daging buah ini renyah dan empuk dengan daging buah yang tebal.

Salak yang berasal dari daerah Sleman Yogyakarta ini, akan berbuah sepanjang tahun, tanpa mengenal musim.

4. Jenis Salak Gula

Memiliki rasa yang sangat manis membuat salak ini disebut sebagai Salak Gula. Salak jenis ini berasal dari Karang Asem, Bali.

Selain rasanya yang manis, salak jenis ini memiliki biji berukuran kecil, daging buahnya tebal dan ukuran buahnya yang kecil menyerupai salak pondoh.

Hanya saja salak ini memiliki kandungan air yang rendah.

5. Salak Super

Keunggulan salak ini terletak pada ukuran buahnya yang cukup besar dengan rasanya manis dan berdaging buah masir. Jenis salak ini berasal dari daerah Banjarnegara, Jawa Tengah.

6. Salak Manonjaya

jenis salak
image source: bukalapak.com

Berasal dari Tasikmalaya, Salak Manonjaya terbagi lagi menjadi tiga jenis yaitu salak putih, salak kuning, dan salak hitam.

Perbedaan ketiga jenis tersebut terletak pada warna kulit buahnya.

Rasa buah salak ini manis dan tidak sepet dengan daging buah yang cukup tebal dan banyak mengandung air.

7. Jenis Salak Bali

image source: ascensionortho.com

Dengan melihat namanya kita sudah mengetahui bahwa jenis salak ini berasal dari Pulau Bali. Dengan warna kulit buahnya yang putih, salak ini juga disebut salak putih.

Karakteristik salak ini adalah berbentuk bulat dengan ukuran yang kecil, memiliki rasa buah manis dan tesktur yang renyah serta kandungan airnya banyak.

8. Salak Sidempuan

jenis salak
image source: shopee.co.id

Salak yang bersal dari daerah Tapanuli Selatan ini sudah mulai ditanam sekitar tahun 1930-an. Buah ini memiliki ukuran yang variatif dari ukuran kecil sampai besar.

Warna daging buahnya kuning tua semburat merah dengan daging buah yang tebal dan rasanya manis bercampur masam, tidak sepet dan berair.

Kulit buahnya bersisik dengan warna coklat kehitaman.

9. Salak Nangka

Salak ini berasal dari Desa Bejalen, Ambarawa. Dinamakan Salak Nangka karena buah ini memiliki aroma harus seperti aroma buah nangka dan daging buahnya berwarna kuning nangka.

Salak nangka berbentuk bulat dengan daging buahnya berasa manis dan agak sepat dengan kandungan air yang cukup tinggi.

Yang mana nih snake fruit favorit kamu guys? Boleh juga kok kalau suka semua jenis salak di atas.


Tanaman Salak


Asal usul tanaman salak hingga saat ini masih belum jelas. Sebagian orang meyakini jika salak merupakan salah satu tanaman buah asli Indonesia.

Pendapat tersebut berdasarkan bukti bahwa telah ditemukan beberapa jenis tanamansalak dan juga kerabat salak di tanah air, terutama di Sumatra Selatan dan Jawa Barat. Meski begitu kini banyak lahan salah yang beralih fungsi.

Berkurangnya area pertanaman salak terjadi dibeberapa daerah, seperti di Jakarta bahkan Malang. Alih fungsi lahan merupakan penyebab utama menurunya area perkebunan salak .

Untuk mencegah punahnya tanaman salak perlu adanya program serius yang berkaitan dengan pemekaran tanaman ke area lain yang sesuai. Tentu tempat tersebut harus jauh dari program pembangunan fisik yang berjalan sehingga tidak mungkin tergusur.

Di Indonesia, daerah pusat penyebaran salak tidak hanya terdapat di Pulau Sumatra dan Jawa saja. Mereka juga banyak ditemukan di Bali, Sulawesi, bahkan Kalimantan. Diduga masih terdapat beragam spesies salak yang belum terdokumentasi di daerah-daerah tersebut.

Tak hanya di Indonesia, salak juga dapat ditemukan di Malaysia, Fillipina, dan Thailand. Berkat penyebaran salak yang luas itu juga, diduga salak berasal dari kawasan Asia Tenggara.

Jumlah spesies tumbuhan salak terus bertambah. Saat ini saja setidaknya sudah ada 19 spesies yang sudah teridentifikasi. Spesies-spesies terseut menyebar luas ke daerah Yunan selatan, dataran rendah Burma, Thailand, Semenanjung Malaysia, Sumatra, Kalimantan, Jawa, dan Filipina selatan.

Jumlah spesies salak terbesar terdapat di Pulau Kalimantan, yakni sebanyak 10 spesies. Tujuh spesies lainnya ditemukan di Semenangjung Malaya dan Sumatera.

Buah salak ddengan kualitas unggul berasal dari negara Thailand. Ya, negeri gajah putih tersebut memang memiliki reputasi yang baik di bidang holtikultura. Mereka juga menaruh perhatian khusus pada komoditi salak.

Meski begitu, Indonesia juga diunggulkan dengan keberadaan berbagai spesies salak yang lebih beragam. Hal itu menjadi modal penting untuk mengubah mutu salak Indonesia dengan jalan menciptakan varietas baru dari persilangan salak-salak yang ada.

Prospek Buah Salak

Keberadaan salak di tanah air mungkin memang kurang diminati, tapi buah yang satu ini cukup menjanjikan untuk komoditi ekspor. Tentu buah salah untuk diekspor kualitasnya harus lebih baik dan bersifat kuntinuitas.

Salak-salak dengan kualitas baik tentu akan semakin diminaati orang luar dan meningkatkan jumlah ekspor. Petani juga harus konsisten terhadap produktivitas buah salak mereka.

Di Indonesia sendiri salak memang kurang diminati. Apalagi ada mitos tentang salak yang menyebutkan jika terlalu banyak makan salak akan membuat sembelit.

Selain dimakan langsusng, masih sangat sedikit makanan yang terbuat atau berbahan baku salak. Biasanya salak hanya dibuat asinan, manisan, keripik, dan dodol atau jenang.

Olahan salak yang paling mudah dibuat adalah dodol salak, asinan, serta manisan basah. Sementara untuk manisan kering dan keripik salak diperlukan alat-alat khusus unttuk mengolahnya.

Ketidakberagaman olahan salak itulah yang menjadi salah satu faktor kurang diminatinya salak di tanah air. Meskipun begitu negara-negara subtropis seperti Korea Selatan cukup berminat terhadap buah salak.

Bahkan artis K-Pop sekalipun banyak yang menyukaai salak dan membeli salak sebagai buah tangan saat datang ke Indonesia. Berkat hal itulah bisa dibilang jika prosppek budidaya salak di masa yang akan datang cukup menjanjikaan.

Snake fruit atau salak merupakan buah-buahan tropis sehingga mereka tidak ditemukan di negara-negara beriklim subtropis seperti Korea Selatan. Apabila petani menekuni budidaya salak dengan baik, tentu ini akan menjadi komoditi ekspor yang menguntungkan.

Leave a Comment