✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu

9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu

Jenis Ular Terbesar di Dunia – Jika membicarakan tentang jenis ular terbesar, Anda mungkin akan berpikir tentang Anaconda atau Phyton raksasa.

Anaconda dan Phyton memang dikenal sebagai ular yang berukuran jumbo, tapi tahukah Anda bahwa ada beberapa jenis lagi yang ukurannya sangat besar?


Jenis Ular Terbesar di Dunia


Dikutip dari beragam sumber, berikut ini beberapa jenis ular terbesar di dunia yang ukurannya akan membuat setiap orang kagum :

1. Ular Anaconda Hijau

Image Source: seruni.id

Anaconda Hijau memang tidak memiliki bisa, akan tetapi senjatanya memang bukan pada bisanya melainkan pada lilitan tubuhnya yang sangat mematikan.

Untuk melumpuhkan mangsanya, anaconda hijau melilit tubuh korbannya dan meremukkan tulang-tulangnya hingga sang mangsa tak berdaya sebelum ditelan secara utuh.

Anaconda hijau mempunyai berat tubuh super berat hingga mencapai lebih dari 100 kilogram, dan ukuran panjang mencapai 11 meter.

Anaconda hijau betina mempunyai ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan anaconda hijau jantan. Ular ini dapat dijumpai di hutan atau rawa-rawa di Amerika Selatan.

2. Python

Image Source: hellabrunn.de

Para ahli hewan mengungkapkan bahwa ular python merupakan salah satu jenis ular terbesar di dunia yang memiliki panjang hingga mencapai 17 meter dan dapat mencapai berat sebesar 300 kg.

Ular phyton ini bisa dikatakan salah satu jenis ulat terbesar di dunia. Bahkan sapi pun dapat ia telan hidup-hidup.

Beberapa tahun yang lalu, tepatnya di pertengahan tahun 2010, di pedalaman hutan Kutai Kartanegara ditemukan ular python dengan ukuran yang luar biasa besar.

Namun sayangnya keadaan ular tersebut sudah mati saat ditemukan akibat terkena ekskavator di bagian kepalanya.

3. Titanoboa

Image Source: ancient-origins.net

Mempunyai ukuran panjang 13 meter atau mungkin serupa dengan ukuran panjang sebuah bus. Diyakini bahwa ular ini adalah salah satu ular terbesar yang hidup kerap di hutan zaman pra sejarah.

Diperkirakan ular ini hidup beberapa juta tahun yang lalu setelah kepunahan dinosaurus.

Fosil ular titanoboa ini ditemukan saat para ilmuwan menemukan beberapa fosil daun raksasa serta reptil berukuran sangat besar. Diameter ular ini bisa mencapai seukuran orang dewasa.

4. Ular Boa

Image Source: nationalgeographic.com

Ular Boa Hitam dikenal karena mempunyai ukuran panjang yang mencapai 13m (45 kaki). Habitat ular ini tersebar di wilayah sungai di Amerika Tengah hingga Amerika Selatan.

Ular Boa memiliki keunikan tersendiri yang membedakannya dengan ular lain yakni berkembang biak dengan cara melahirkan.

Saat masih belum dewasa, ukurannya hanya 40-60 cm saja, tetapi bisa tumbuh hingga mencapai panjang 13 meter.

Ada sebuah mitos yang menyebutkan bahwa pernah ditemukan Boa Hitam sepanjang 40 meter dengan berat kurang lebih 3 ton.

Penduduk lokal menamai ular ini dengan sebutan Yacumama.

5. Ular Yellow Anaconda

✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu
pinterest.com

Terkenal sebagai salah satu ular terbesar, yellow anaconda dewasa bisa tumbuh sampai sepanjang 6 meter dan beratnya bisa mencapai 70 kg.

Sebenarnya ular ini tidaklah berbisa, namun jika sudah mendapatkan mangsanya, gigitan dan lilitan yellow anaconda bisa sampai mematahkan tulang.

Ular yang pertama kali di temukan di daerah Amerika Selatan bagian selatan ini habitat aslinya berada di wilayah pedalaman hutan, misalnya seperti area rawa.

Ciri dan karakteristik dari yellow anaconda ini adalah tubuhnya memiliki warna dasar kuning, kuning kehijauan atau coklat keemasan.

Pada tubuhnya dilapisi dengan bercak, bintik, pelana atau guratan berwarna hitam atau cokelat tua.

6. Amethystine Python

✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu
id.wikipedia.org

Dikenal dengan nama Sanca Permata di Indonesia, spesias ular yang tidak berbisa dari keluarga sanca ini ditemukan di Papua Nugini, Indonesia, dan Australia.

Sanca Permata juga terkenal dikalangan penghobi khususnya para penggemar reptil. Ular ini disukai karena ukuran dan warnanya yang terlihat indah.

Di Indonesia ular ini ditemukan di Kepulauan Maluku, Kepulauan Kai, Kepulauan Aru, Misool, dan Banda.

Sanca permata dewasa bisa memiliki ukuran tubuh dengan panjang mencapai lebih dari 8,5 meter.

Sebagai salah satu ular terbesar, makanan sanca permata ini diantaranya adalah burung, kelalawar, tikus, posum dan mamalia kecil lain.

Sedangkan ukuran yang besarnya bisa memakan walabi atau kuskus.

7. Ular Raja Piton

✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu
liputan6.com

Raja piton merupakan ular yang misterius karena sosoknya yang jarang sekali bisa dilihat, ditemukan orang dan tidak jarang dianggap sebagai makhluk astral.

Ular yang disebut sebagai Tangkalaluk oleh warga Kalimantan ini bisa tumbuh dengan ukuran panjangnya mencapai 10 meter dan berat 180 kg.

Ukuran tubuhnya yang besar membuat raja piton memerlukan porsi makanan yang banyak.

Oleh karena itu tidak heran buruannya adalah babi hutan, rusa, orang utan atau hewan-hewan besar lainnya.

Mangsa yang akan dijadikan target untuk dimakan oleh raja poton biasanya dibelit sampai tidak bisa bernafas atau mati barulah ditelan secara utuh oleh ular.

Meskipun kerap dikatakan sebagai makhluk astral, pada kasus kebakaran hutan di Kalimantan, ditemukan raja piton yang hangus menghitam karena terbakar.

8. Ular Sanca Bodo (Python Bivittatus)

✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu
id.wikipedia.org

Sanca bodo pada awalnya merupakan anak dari spesies sanca india, tapi saat ini dijadikan atau dipisahkan menjadi spesies sendiri.

Selain sanca bodo, ular ini juga dikenal dengan ula sawa bodo, dan sanca Myanmar. Jika dalam bahasa inggris dikenal dengan Burmese python atau juga tiger python.

Sebagai salah satu ular terbesar, sanca bodo bisa memiliki tubuh dengan panjang mencapai 3 – 6 meter, tapi yang sering ditemukan hanya sekitar 5 meter.

Tidak hanya ukurannya yang panjang, ular ini juga bisa memiliki berat mencapai 160 kg.

Karakteristik atau ciri tubuh dari sanca bodo adalah memiliki warna dasar coklat muda dengan motif bercak yang tidak beraturan berwarna cokelat tua.

Habitat asli ular ini adalah hutan tropos atau hutan musim yang lembab dan makanannya adalah kadal, tikus, burung, musang, ayam hutan, kera dll.

9. Ular Sanca Batu Africa

✓ 9 Jenis Ular Terbesar di Dunia yang Perlu Kamu Tahu
ekor9.com

Sesuai namanya, sanca batu merupakan ular yang berasal dari Afrika dan tubuhnya bisa tumbuh panjang sampai 7,5 meter dan beratnya mencapai 90 kg.

Sanca batu batu bisa hidup hampir di berbagai macam jenis tempat, bahkan bisa juga berkembang biak di daerah gurun, hutan dan juga rawa.

Meskipun tidak memliki bisa, tapi ular ini memiliki taring dan lilitan yang bisa melumpuhkan mangsanya sebelum dimakan.

Warna ular sanca afrika umumnya adalah kombinasi abu-abu, coklat dan juga perunggu. Ular ini juga memiliki motif atau corak bintik yang tidak beraturan dengan warna kuning cerah.

Leave a Comment