√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara

Kecoa Berkembang Biak dengan Cara

Pada umumnya kecoa berkembang biak dengan cara ovipar (bertelur), tapi ada juga kasus di mana sebagian kecil kecoa yang berkembang biak dengan cara ovovivipar.

Sebagian kecil yang secara ovovivipar ini dalam artian kecoa bertelur dan juga menetas di dalam perut sebelum akhirnya kemudian dilahirkan.

Metamorfosis kecoa tergolong tergolong ke dalam metamorfosis tidak sempurna. Kecoa merupakan hewan yang bagi sebagian orang menakutkan dan menjijikkan.

Apabila musim kawin tiba, kecoa akan terbang bebas dimana menganggu dan menakutkan bagi anda yang seketika langsung bergerak untuk membunuh hewan ini.

Kecoa merupakan hewan yang telah hidup kurang lebih 300 juta tahun yang silam. Secara taksonomi, kecoa termasuk ke dalam ordo orthoptera atau sekelompok dengan belalang atau jangkrik.

Nama lain dari kecoa adalah lipas. Kecoa merupakan serangga yang yang bisa ditemukan dimana saja tempatnya.

Serangga ini mampu hidup dimanapun bahkan di dalam rumah, kamar mandi, kantor, sekolah, perpustakaan, tempat ibadah dan lainnya.

Kecoa tinggal di tempat yang hangat, lembap dan biasanya yang banyak sumber makanannya.

Kecoa menjadi salah satu serangga yang mengganggu manusia karena jorok dan bisa menyalurkan berbagai penyakit kepada manusia.

Aktivitas kecoa sebagian besar dilakukan pada saat malam hari dan sangat suka bersembunyi di tempat gelap oleh karena itu sangat sering muncul kecoa di kegelapan seperti kolong tempat tidur, lemari atau tempat gelapnya lainnya.

Kecoa memiliki bentuk tubuh oval dan pipih sera berwarna cokelat pekat serta panjang kira-kira 5 cm. Memiliki kepala yang tersembunyi di bawah pronotum kepalanya dan memiliki mata tunggal dan sepasang mata majemuk.

Hewan ini juga memiliki dua sayap baik pada kecoa betina maupun kecoa jantan. Banyak hal menarik terkait hewan satu ini, namun kita akan mulai membahas tentang metamorfosis kecoa.


Fase Metamorfosis Kecoa


Kecoa tergolong jenis hewan yang melakukan metamorfosis tidak sempurna. Ada tiga tahapan kecoa untuk tumbuh dan berkembang yaitu:

1. Telur

√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
hellosehat.com

Induk kecoa akan menetaskan telur hasil perkawinanan dan meletakkan telurnya secara berkelompok hingga kurang lebih 40 butir telur atau disebut dengan ooteka.

Ooteka memiliki bentuk serupa kacang dan memiliki warna coklat atau hitam kecoklatan. Ooteka ini biasanya diletakkan di ruangan yang lembab dan gelap.

Selama kurang lebih 1 minggu di dalam ooteka, telur akan menetas menjadi nimfa.

2. Nimfa

√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
blog.kilknclean.com

Nimfa merupakan kecoa muda yang bewarna putih dan belum memiliki sayap. Namun secara bentuk dan ciri mirip dengan induknya.

Tahapan menjadi nimfa berlangsung selama 2 sampai 4 bulan untuk kecoa yang berukuran kecil, sedangkan yang berukuran besar hampir 1 Tahun.

3. Kecoa Dewasa

√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
idntimes.com

Pada tahap ini kecoa telah menjadi sempurna seperti induknya dan telah memiliki sayap. Kecoa dewasa sudah siap dan matang untuk melakukan reproduksi.

Umur kecoa dewasa secara umum mampu bertahan selama kurang lebih satu tahun. Bahkan beberapa jenis kecoa lain diketahui mampu bertahan selama kurang lebih dua tahun.


Cara Kecoa Berkembang Biak


√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
pixabay.com

1. Perkawinan Kecoa Jantan dan Betina

Seperti makhluk hidup berkembang biak dan bereproduksi pada umumnya, kecoa juga melakukan hubungan seksual atau perkwawinan.

Perkawinan ini akan membuat betina mengandung dan juga membuahkan telur yang disebut sebagai ootheca.

Namun, berdasarkan beberapa studi ilmiah, ditemukan bukti kalau reproduksi hasil perkawinan jantan dan betina tidaklah secepat ketika betina tanpa perkawinan.

Hal ini cukup disayangkan, tapi ini juga bisa dikatakan kecoa termasuk serangga yang cukup unik ketika berkembang biak.

2. Aseksual

Aseksual merupakan kondisi di mana kecoa melakukan reproduk secara aseksual dikarenakan betina tidak menemukan jantan di sekitarnya.

Hal ini dapat terjadi jika betina tidak menemukan jantan dalam jangka waktu tertentu, atau bisa juga relative cukup lama.

Sedangkan kecoa yang berkembang biak dengan car aini umumnya akan bisa bertelur jika sudah melewati setidaknya 13 hari.

3. Tanpa Jantan

Setelah dilakukan studi penelitian, dipastikan sebagian kecoa bisa dan dapat berkembang biak tanpa perlu melakukan perkawinan jantan dan betina.

Hal ini terjadi umumnya ketika kecoa betina tidak menemukan jantan dalam kurun waktu tertentu di lingkungan sekitarnya.

Ini membuat kecoa betina melakukan reproduksi dengan sendirinya melalui berbagiai macam cara baik itu aseksual atau parthenogenesis.

4. Partenogenesis

Partenogenesis merupakan cara kecoa berkembang biak dengan kondisi yang disebabkan karena betina hanya bisa menemukan sesama betina lainnya.

Tapi jangan salah, rentang waktu yang dibutuhkan melakukan reproduksi untuk berkembang biak cenderung lebih singkat.

Karena cukup singkat, kecoa betina yang berkembang biak dengan cara ini bisa bertelu dalam jangka waktu tiap 10 hari.

Pada perkembangannya, kecoa akan mengalami proses metamorfosis yang tidak sempurna seperti yang sudah di beritahu di awal bahasan.

Hal ini dikarenakan pada proses perkembangbiakannya, kecoa berawal dari telur sampai dewasa tanpa adanya proses menjadi larva dan puppa.


Lama Waktu Berkembang Biak dan Umur Hidup Kecoa


1. Waktu yang Diperlukan Kecoa untuk Berkembang Biak

√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
pixabay.com

Pada umumnya semua kecoa akan menyelesaikan tiga tahapan atau proses metamorfosis, tapi terdapat faktor yang mempengaruhi berapa lama kecoa berkembang biak.

Beberapa faktor tersebut diantaranya adalah:

  • Tingkat kelembaban dan juga suhu yang relative cukup tinggi dapat mempersingkat waktu pengembangan proses berkembang biak kecoa.
  • Kualitas dan juga jumlah sumber makanan serta air yang dikonsumsi yang ada di lingkungan kecoa tinggal.
  • Perbedaan spesies. Dalam hal ini tiap kecoa cukup bervariasi tiap spesiesnnya, variasi tersebut bisa mulai dari 1 bulan – 2 tahun.

2. Umur Hidup Kecoa

√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
suara.com

Biasanya, jika lingkungan tempat kecoa berada cukup hangat dan lembab, ditambah akses makanan tercukupi, maka kecoa bisa hidup sampai satu tahun.

Namun, untuk lengkapnya, berikut merupakan faktor yang mempengaruhi berapa lama kecoa bisa bertahap hidup:

– Diet atau Jenis Makan

Jenis makanan yang dikonsumsi kecoa bisa mempengaruhi atau menentukan umur rata-rata kecoa atau berapa lama kecoa bisa bertahan hidup.

– Pembiakan

Pembiakan juga bisa menjadi pengaruh karena tiap spesies kecoa mempunyai umur hidup yang berbeda-beda.

– Lingkungan

Lingkungan yang baik untuk kecoa agar bisa memiliki umur panjang adalah lingkungan dengan suhu hangat dan lembab.

Selain umur lebih panjang, lingkungan seperti itu juga sesuai untuk kecoa bereproduksi dan berkembang biak.


Fakta Menarik Tentang Kecoa


√ Kecoa Berkembang Biak dengan Cara
suara.com

1. Kecoa mampu terbang

Kemampuan ini dilakukan ketika ada predator lain yang sedang membahayakan dirinya. Ketika suhu udara panas kecoa akan melakukan kemampuan ini.

2. Kecoa sering kentut

Hampir 15 menit sekali kecoa kentut dengan membuang gas metana, bahkan ketika dirinya mati selama hampir 18 jam tetap membuang kentut.

3. Kecoa mati telentang

Kebanyakan dengan posisi telentang dapat menyebabkan kecoa mati karena tubuhnya tidak mampu berkoordinasi dalam kondisi ini.

4. Kecoa mampu hidup tanpa kepala

Kepala bukan organ vital kecoa, tanpa kepala kecoa dapat hidup selama 1 minggu.

5. Penyebab asma

Kecoa memproduksi serbuk-serbuk halus yang akan masuk ke dalam pernafasan sehinga mampu menyebabkan asma.

6. Kecoa tahan radiasi

Memiliki desian tubuh yang sederhana dan juga siklus sel yang terbilang lambat membuat kecoa tahan dengan paparan radiasi ekstrim.

7. Terakhir, kecoa merupakan hewan penular penyakit

Penyakit yang bisa ditularkan melalui kecoa diantaranya adalah infeksi usus, kolera, kusta, demam dan diare.

 

Leave a Comment