Yuk, Mengenal Lebih Dekat Kelinci Flam | Beserta Ciri-cirinya

Kelinci Flam? Pernahkah kamu melihat kelinci dengan jenis seperti itu? Bagaimana bentuknya? Apakah sama saja dengan kelinci pada umumnya?

Mari kita simak bersama uraian tentang kelinci flam pada artikel ini. Nah siapa sih yang tidak merasa gemas kalau melihat hewan lucu yang dikelompokkan dalam Ordo Lagomorpha ini.

Hampir semua orang senang dengan kelinci, maka tak heran kalau banyak orang yang memilih kelinci sebagai hewan peliharaan.

Kelinci adalah mamalia dari keluarga Leporidae. Binatang yang pada mulanya berkembang biak di Afrika sampai daratan Eropa itu mempunyai tampilan yang menggemaskan untuk dijadikan hewan peliharaan.

Di Indonesia sendiri sebutan kelinci diambil dari bahasa Belanda yakni konijntje, yang memiliki arti anak kelinci.

Hal ini berarti masyarakat baru mengenal hewan ini pada masa kolonial Belanda. Saat ini habitat kelinci tersebar di belahan dunia manapun, jadi kamu tak perlu susah-susah untuk menemukan seekor kelinci.

Selain dijadikan hewan peliharaan, kelinci juga sering diburu untuk dijadikan santapan, karena dagingnya memiliki kandungan gizi yang tinggi, dan bisa menjadi obat untuk penyakit tertentu.

Nah dari sekian banyak kelinci yang ada di dunia, terdapat jenis tertentu yang disebut dengan kelinci flam.

Kalau kamu penasaran dengan kelinci jenis ini, yuk simak bagaimana ciri-cirinya di bawah ini. Penulis juga menyertakan gambar agar pembaca dapat mengetahui bentuk dari kelinci flam dengan jelas.


Daftar Isi Artikel

Kelinci Flam


 

Yuk, Mengenal Lebih Dekat Kelinci Flam (Beserta Ciri-cirinya)
kelincipedia.com

Kelinci flam merupakan salah satu kelinci yang banyak dikembangkan dan yang paling terkenal adalah kelinci jenis Flemish Giant.

Kelinci flam mempunyai tubuh yang benar benar bongsor dibanding jenis kelinci lain karenanya banyak diternakkan dengan tujuan diambil dagingnya.

Diberi nama flam berasal dari kata flemish. Ciri utama kelinci jenis ini ialah ukuran tubuhnya yang begitu besar, mempunyai bulu pendek serta kasar. Bobot induk kelinci jantan dapat sampai 8,5 kg, sementara kelinci betina bobotnya bisa mencapai 6,7 kg.

Kelinci varian ini diduga berasal dari Argentina. Hal itu ditunjang oleh fakta didapatkannya varian kelinci patagonia di wilayah tersebut di abad 14 sampai abad 17. Kemudian kelinci jenis ini dibawa sejumlah pelaut dari Belanda pada abad 16.

Sesudah itu, kelinci ini tersebar nyaris ke seantero penjuru dunia. Di Indonesia kelinci jenis ini sering dijumpai pada beberapa lokasi peternakan kelinci atau pada lokasi penjualan hewan peliharaan sebab agaknya masyarakat lebih suka menjadikannya sebagai hewan peliharaan ketimbang untuk dimakan.

Ciri lain kelinci jenis ini ialah mempunyai telinga panjang dan tebal menjuntai. Kelinci raksasa ini mempunyai tulang pinggul menonjol, akibatnya ketika berdiri tegak gayanya tak begitu bagus.

Tergolong jenis kelinci yang pandai dan penurut. Dalam beberapa bulan saja kelinci ini akan ingat dengan nama panggilan yang biasa didengarnya.

Keunikan lain dari kelinci ini ialah dia paham bagaimana membuang kotorannya sendiri. Sehingga anda tak usah repot repot mengajari cara membuang kotorannya. Tak aneh apabila masyarakat tertarik menjadikan kelinci ini menjadi binatang klangenan di rumah.

Kendati harganya mahal, kelinci flam selalu saja diburu orang. Dengan kisaran harga mulai 300 ribu hingga 900 ribu Rupiah. Bahkan, dapat berharga jutaan apabila bobotnya lebih besar.

Ukurannya yang super besar ini menjadikan kelinci ini sebagai favorit bagi peternak kelinci pedaging, sebab daging karkasnya lebih tinggi ketimbang kelinci lokal.

Di samping itu tingkat pertumbuhannya pun lebih cepat. Satu lagi, kelinci flam ini gampang menyesuaikan diri dengan tempat yang baru dan tidak gampang stres.


Rekomendasi Jenis Kelinci yang Biasa Dipelihara


Selain kelinci flemish giant, terdapat beberapa jenis lainnya yang juga tak kalah menggemaskan dan bisa untuk dipelihara. Apa saja itu? Berikut ulasannya:

New Zealand White

Yuk, Mengenal Lebih Dekat Kelinci Flam | Beserta Ciri-cirinya
sciencesource.com

Kelinci yang satu ini merupakan hasil persilangan dengan kelinci flemish giant. Meski dinamai dengan Newzealand white tetapi mereka justru berasal dari Amerika Serikat.

Adapun ciri-ciri yang mudah dikenali dari kelinci newzealand adalah warna tubuhnya yang putih, dengan berat bisa mencapai 5,5 kg.

Kelinci yang punya umur panjang ini mudah dan cepat untuk dibudidayakan, sebab sekali beranak mereka dapat menghasilkan 10-12 ekor anak.

Jadi kalau niatnya adalah untuk dibudidayakan dan bukan untuk peliharaan pribadi, sebaiknya pilih yang indukan ya.

Satin

Yuk, Mengenal Lebih Dekat Kelinci Flam | Beserta Ciri-cirinya
pinterest.com

Masih sama seperti sebelumnya yang berasal dari negara Amerika Serikat. Satin mempunyai berat badan mencapai 5 kilogram setelah mereka berumur lebih dari 8 bulan.

Tubuhnya cukup panjang, kepalanya lebar, sedang lehernya pendek. Yang menarik warna bulunya bisa beragam mulai dari hitam, putih, cokelat, serta californian.

Netherland Dwarf

Yuk, Mengenal Lebih Dekat Kelinci Flam | Beserta Ciri-cirinya
brontosaurus.com.au

Kali ini penyebutannya sama dengan negara asalnya yakni Belanda. Nah konon kelinci ini lah yang pertama kali ada pada zaman kolonial.

Dahulu, Netherland Dwarf dapat mudah dijumpai di perkebunan-perkebunan sebagai hewan peliharaan.

Ciri yang paling menonjol dari hewan lucu ini adalah ukuran tubuhnya yang mungil dan pertumbuhannya tergolong lambat.

Sayangnya kalau kamu tertarik dengan kelinci Belanda untuk dijadikan sebagai bisnis ternak, akan cukup beresiko.

Sebab di dunia bisnis mereka tak begitu dilirik. Tetapi jika untuk pemeliharaan pribadi, silahkan saja. Kamu toh bisa menjumpai kelinci ini dengan mudah di Indonesia.

Penutup

Bagaimana menurutmu? Apakah informasi di atas cukup membantumu mengenali atau mengidentifikasi kelinci flam?

Penulis berharap uraian tersebut dapat bermanfaat,  paling tidak bisa menambah pengetahuan teman-teman tentang dunia kelinci.

Atau justru kamu malah jadi tertarik untuk memelihara kelinci flam? Boleh saja loh. Atau sekalian kamu bisa belajar untuk menernak kelinci ini.

Sebab seperti yang telah dikatakan di atas, kelinci flam sangat populer di dunia kuliner. Tetapi kamu harus punya hati yang teguh untuk melihat hewan lucu nan menggemaskan ini harus menjadi bahan santapan.

Leave a Comment