Metamorfosis Sempurna | Pengertian, Tahap dan Contohnya

Secara umum bahwa semua orang pasti mengetahui arti ‘metamorfosis’ yang sering dikaitkan dengan hewan, sedangkan beberapa dari mereka hanya memahaminya sebagai proses tumbuh kembang saja dan hanya dilakukan binatang tertentu saja.

Padahal, sudut pandang tersebut kurang efektif karena metamorfosis sendiri terbagi ke dalam 2 jenis, yakni sempurna dan tidak sempurna.


Pengertian Metamorfosis sempurna


Metamorfosis Sempurna | Pengertian, Tahap dan Contohnya
pbs.org

Metamorfosis sempurna merupakan sebuah proses perkembangan secara biologi yang berubah bentuk secara berkala.

Hal yang harus diketahui bahwa perubahan tersebut meliputi beberapa organ tubuh sempurna, sedangkan perkembangan yang sangat tidak wajar maupun menjalani beberapa tahap berikutnya sering disebut sebagai metamorfosis tidak sempurna.

Meski begitu, banyak orang lebih mengenal metamorfosis sempurna karena hewan yang sering melakukan proses perkembangan tersebut selalu ditemukan setiap hari.

Perubahan bentuk pada metamorfosis sempurna sendiri terjadi pada serangga ketika larva memiliki bentuk yang berbeda dengan bentuknya ketika nanti dewasa.

Habitat dan cara makan tiap tahapannya pun berbeda-beda. Terdapat fase transisi atau bisa juga dibilang titik berubahan yakni dari larva sebelum menjadi dewasa akan menjadi kepompong.

Singkatnya, bisa dikatakan metamorfosis sempurna merupakan suatu proses perkembangan biologi pada serangga yang juga melibatkan perubahan pada bentuk struktur ataupun fungsi organ tubuh.

Bisa juga dikatakan sebagai perubahan biologi pada makhluk hidup (serangga) dari telur sampai dewasa dengan melalui perubahan pada bentuk dan fungsi anatomi, morfologi atau fisiologisnya.

Perubahan pada tahapan metamorfosis sempurna yang terjadi pada fisik ini disebabkan karena pertumbuhan dan juga diferensiasi sel bai itu secara radikal atau dinamik.


Contoh Hewan yang Menjalani Metamorfosis Sempurna


Lantas, apa saja hewan yang melakukan metamorfosis sempurna? Berikut uraiannya.

1. Kupu Kupu

Image Source: lilissuryani29.wordpress.com

Pertama, kupu kupu adalah binatang yang menjalani metamorfosis sempurna lantaran siklus hidupnya yang bermula dari telur akhirnya berubah menjadi sebuah larva atau pupa yang dikenal sebagai kepompong, usai pupa maka ulat akan menjadi kupu kupu dewasa dengan bentuknya yang indah.

Prosesnya sendiri termasuk cukup panjang tapi juga sederhana. Awalnya kupu-kupu meletakkan telurnya di daun agar daun bisa menjadi bahan makanan ketika menjadi ulat.

Ketika waktunya sudah tiba, ulat tersebutakan menjadi kepompong, barulah beberapa hari kemudian akan berubah menjadi kupu-kupu.

2. Nyamuk

Image Source: ebiologi.net

Selain itu, nyamuk juga termasuk salah satu hewan yang melewati semua tahapan dari metamoforsis sempurna mulai dari telur yang berada di dalam air serta berkembang menyerupai larva berupa jentik-jentik, serta berubah menjadi pupa dan berkembang menjadi nyamuk yang biasanya singgah di tempat-tempat tertentu.

Ketika telur menetas dan menjadi jentik (larva), waktu yang dibutuhkan untuk memasuki tahap pupa adalah sekitar 7 -10 hari.

Tentunya hal ini juga dipengaruhi oleh berbagai macam faktor, mulai dari ketersediaan bahan makanan, ada atau tidaknya predator yang memangsa jentik atau bahkan suhu air.

Ketika jentik sudah menjadi pupa, itu adalah tahapan terakhir metamorfosis nyamuk dengan habitat di perairan.

Proses pupa atau kepompong ini akan berlangsung sekitar 12 hari, selanjutnya pupa akan mulai membentuk sayap halus yang akan digunakan di tahapan berikutnya.

Selanjutnya adalah tahap nyamuk dewasa dan pada tahapan ini nyamuk akan memiliki umur hidup sekitar 2 sampai 4 minggu.

3. Katak

Image Source: jagad.id

Katak menjadi hewan terakhir yang melewati fase perkembangan tersebut dan berawal dari telur yang berubah sebagai embrio dan berubah kembali menjadi kecebong yang berada di dalam air.

Ketika bertelur, katak umumnya akan membiarkan telur-telurnya tersebut tumbuh dengan alami. Biasanya telur diletakkan di tempat berair yang ada tanaman berairnya.

Menariknya, katak betina bisa mengeluarkan sampai 20.000 telur dengan hitungan masa 3 kali reproduksi tiap tahunnya. Tentunya dipengaruhi juga dengan faktor lingkungan habitatnya.

Setelah berusia 21 hari, telur akan menetas keluar dari cangkang dan kerap disebut sebagai kecebong atau berudu.

Pada tahap awal kecebong ini, biasanya menggunakan sisa-sisa cangkang sebagai sumber makanannya dan kecebong bernafas menggunakan insang.

Selama 5 minggu berudu atau kecebong ini akan mengalami perubahan fisik seperti tumbuhnya kaki, lalu kemudian menjadi katak muda.

Biasanya tahap katak muda akan berlangsung dalam waktu 3 minggu sebelum akhirnya menjadi katak dewasa.

Lalu, tahap akhirnya adalah muncul kedua kaki dan ekor hingga menyerupai katak muda dan berkembang secara berkala menjadi katak dewasa.


Penjelasan Tahap Metamorfosis Sempurna


√ Metamorfosis Sempurna | Pengertian, Tahap dan Contohnya
wisnuadi.com

Penjelasan mengenai metamorfosis sempurna tentu saja berawal dari telur yang merupakan awal pembentukan makhluk hidup yang berkembang sampai menjadi dewasa.

1. Telur

Sel telur selalu berkembang usai pembuahan spermatozoid serta sel telur betina akan menyimpan beberapa telurnya di tempat yang terlindungi untuk memperhatikan perkembangannya.

Contohnya adalah nyamuk selalu menyimpannya di alam air dan kupu kupu meletakkan semua telurnya pada dedaunan.

Pada tahap ini betina akan meletakkan telur-telurnya sesuai dengan habitatnya yang cocok untuk tumbuhnya calon anak-anaknya dan tiap hewan atau serangga berbeda-beda menempatkannya.

Ketika di tahap telur ini, embrio terus mengalami proses pertumbuhan membentuk organ-organ sampai jangka waktu tertentu, tentunya bergantung juga dengan jenis spesiesnya.

2. Larva

Kemudian, usai telur menetas tentunya akan berubah menjadi larva dan metamorfosis untuk serangga akan selalu melewati tahap satu ini.

Larva mempunyai bentuk yang berbeda bagi setiap binatangnya dan belum memiliki organ tubuh karena tidak berbentuk binatang dewasa yang telah menjalani metamorfosis sempurna, serta melakukan tahap nimfa apabila larva sudah mengalami perubahan bentuk.

Karena dari awal ditempatkan ditempat yang cocok untuk tumbuh, ketika menetas menjadi larva akan sangat aktif makan untuk tumbuh..

Misalnya seperti kupu-kupu yang meletakkan telur di daun, larvanya akan memakan dedauan di mana ia diletakkan oleh induknya.

3. Nimfa

Nimfa adalah tahap berikutnya dari metamorfosis sempurna setelah larva, namun ukurannya kecil sebelum berubah menjadi dewasa.

Beberapa organ akan berkembang dan terbentuk dan bentuk nimfa biasanya ditemukan pada hewan yang menjalani metamorfosis tidak sempurna.

4. Kepompong

Setelah itu, hewan akan melewati fase pupa (kepompong) dan dilindungi dengan kerangka bagian luar yang didalamnya akan selalu berkembang untuk membentuk beberapa organ menjadi sempurna.

Ketika di kepompong, serangga di dalamnya memasuki keadaan inaktif dan lebih aktif makan. Ketika di tahap larva, sebagian makanan memang ditaruh dan disiapkan untuk tahap kepompong (pupa).

Tahapan kepompong ini jangka waktunya bisa bermacam-macam tergantung hewan atau serangganya.

5. Imago

Meski begitu, hewan yang melewati tahap ini masih memiliki makanan cadangan cukup banyak walaupun tidak makan atau minum, serta melakukan tahap metamorfosis sempurna terakhir yang disebut Imago.

Imago adalah fase setelah kepompong dan telah waktunya untuk keluar dan tumbuh menjadi hewan dewasa, salah satunya kupu kupu dan Imago sendiri mempunyai habitat sekaligus cara makan berbeda saat masih menyerupai larva.

Jika hewan yang berkembang telah menjadi binatang dewasa maka akan mencari pasangan untuk bereproduksi dengan melakukan tahap metamorfosis yang sama secara menyeluruh.

Leave a Comment