Tokoh Penemu Listrik Dalam Sejarah Peradaban Umat Manusia

Penemu listrik sering disematkan pada Tesla. Panggilan populernya Nikolai Tesla. Ia merupakan tokoh yang sering dihubungkan dengan penemuan listrik.

Akan tetapi tokoh tentang listrik tidak hanya Tesla. Beberapa yang lain juga tak kalah penting dalam sejarah peradabannya.

Diakui atau tidak, penemuan listrik merupakan salah satu penemuan terpenting dan terbesar dalam perkembangan hidup umat manusia. Listrik sudah seperti energi yang mampu mengisi banyak sisi dan ruang kehidupan.

Kekuatan Listrik menjelma cahaya. Listrik menjadi gerak. Listrik rasanya tiba-tiba menjadi segalanya. Mula-mula manusia menggunakan berbagai teknologi mekanik dalam dirinya untuk melakukan apa saja.

Sampai gelombang elektromagnetik mampu ditemukan, diuraikan. Dan dikembangkan menjadi teknologi yang tepat guna.

Listrik terus menerus ditemukan dan dikembangkan sampai ke bentuk terbaiknya. Para penemunya adalah orang-orang pilihan yang konsisten dan mengabdikan dirinnya dalam kontribusi besar dan penting umat manusia.

Kehebatan Listrik adalah penanda zaman yang bergerak dan membawa cahaya-cahaya baru. Penemuan listrik dan penemunnya akan penulis uraikan di bawah ini.

Sebagai catatan penting, listrik juga muncul secara alamiah sebagai bagian dari makhluk hidup dan fenomena alam. Hal itu bisa kita lihat pada belut listrik dan fenomena petir. Namun untuk tokoh orang per orangnya, selengkapnya adalah sebagai berikut.

Para Penemu listrik yang Jenius, Siapakah Itu?

Tokoh-tokoh di bawah ini sangat terkenal dalam sejarah sebagai penemu listrik. karyanya akan terus diingat dan dikenang sepanjang peradaban manusia.

Micheal Faraday sang penemu yang terkemuka

penemu listrik
padang.tribunnews.com

Michael Faraday merupakan seorang ilmuan penemu listrik dari inggris yang lahir pada 22 September 1791 di Newington Butts. Singkat cerita, di tahun 1831 Faraday mengemukakan sebuah penemuan pertama yang sangat penting di dalam dunia kelistrikan.

Yaitu Faraday mengemukakan bahwa apabila magnet dilewati potongan kawat, maka aliran listrik akan masuk ke kawat. Hal ini yang kemudian menyebabkan magnetnya berjalan.

Kondisi tersebut dinamai pengaruh elektromagnetik yang juga temuan tersebut diberi nama Hukum Faraday. Temuan tersebut diakui sebagai temuan yang bersejarah, karena Hukum Faraday mempunyai makna besar dalam perpautannya dengan pemahaman teoritis mengenai elektromagnetik.

Selain itu, Faraday juga menemukan Hukum Elektrolisis, Efek Faraday, diamagnetisme, hingga listrik statis. Penemuan Faraday yang tidak kalah pentingnya, yakni usahanya di bidang elektrokimia (penyelidikan tentang akibat kimia terhadap arus listrik).

Penyelidikan Faraday dengan ketelitian tinggi menghasilkan dua hukum “elektrolysis”. Yang penyebutannya dirangkaikan dengan namanya yang merupakan dasar dari elektrokimia.

Dia juga mempopulerkan banyak sekali istilah yang digunakan dalam bidang itu seperti: anode, cathode, electrode dan ion. Dan Faraday juga yang memperkenalkan ke dunia fisika gagasan penting tentang garis magnetik dan garis kekuatan listrik.

Tokoh-tokoh penemu hebat selain Faraday

penemu listrik
kelasplc.com

Listrik berawal dari seorang cendekiawan asal Yunani bernama Thales di tahun  tahun 640 – 546 SM. Saat itu, beliau menggosok amber (elektron dalam bahasa Yunani) dengan bulu kucing dan mengambil sedikit bulunya.

Karena penasaran, beliau pun menulis tentang amber yang bermuatan menggosok. Kejadian yang dialaminya menggambarkan apa yang disebut dengan listrik statis sekarang ini.

Namun, saat itu beliau belum mengetahui nama proses dari peristiwa tersebut. Penelitian tentang gaya gerak dari batu ambar tersebut kemudian dilanjutkan oleh seorang Ilmuwan asal Inggris bernama William Gilbert di tahun 1733.

Ia menyebutkan kejadian yang dialami Thales adalah elektrik yang diambil dari kata yunani Elektron atau batu ambar.

Selanjutnya, pada tahun 1739, Charles du Fay berkebangsaan Prancis akhirnya mengetahui bahwa elektrik yang dimaksud terdiri dari kutub Positif dan Negatif (+ dan -)

Percobaan itu kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Benyamin franklin, beliau adalah seorang ilmuwan sekaligus penulis, penerbit, dan diplomat Amerika. Franklin pun membuktikan bahwa petir adalah bentuk alami dari listrik.

Karena masih penasaran, beliau pun melakukan percobaan. Saat itu Franklin menerbangkan layang – layang menggunakan kunci besi di bawahnya.

Ketika petir menyambar, percikan kecil mulai menyambar kunci dan melompat ke pergelangan tangan nya.

Di tahun 1800, Alessandro Volta mengemukakan pendapatnya, bahwa listrik itu sebenarnya seperti air. Artinya, listrik memiliki banyak manfaat karena terdapat banyak tenaga di dalamnya.

Beliau akhirnya berhasil membuat batu baterai dari tumpukan volta yang terbuat dari lempengan tipis tembaga dan seng, lalu dipisahkan dengan karton lembab. Ini dia asal mula ditemukannya batu baterai sebagai sumber energi listrik.

Penelitian tentang listrik ini terus berlanjut hingga akhirnya Michael Faraday menemukan Elektromagnetik yaitu jenis listrik magnet.

Menurutnya, jika listrik bisa menghasilkan magnet (sebagaimana percobaan pertama), lantas mengapa magnet tidak dapat menghasilkan listrik?

Pertanyaan tersebut akhirnya terjawab pada tahun 1831. Faraday menyimpulkan bahwa listrik dapat dihasilkan melalui magnet dan perak. Beliau menemukan adanya magnet yang dipindahkan di dalam gulungan kawat tembaga.

Ternyata, sebuah arus listrik kecil dapat mengalir melalui kawat. Hingga kemudian muncul apa yang disebut dengan dinamo pembangkit listrik atau Generator listrik.

 

Leave a Comment