Contoh Talibun Beserta Pengertian dan Ciri-cirinya Lengkap

Talibun? Mungkin istilah ini terdengar asing bagi sebagian orang. Untuk itu, pada artikel ini akan dijelaskan secara lengkap mengenai pengertian, ciri-ciri dan contoh talibun.

Sama halnya dengan karmina, talibun merupakan sebuah karya sastra golongan pantun. Yaitu sebuah karya sastra lisan asli Indonesia yang memiliki sajak dan strukturnya terdiri dari sampiran dan isi.

Indonesia adalah negara yang kaya akan budaya dan adat istiadat. Sehingga satu karya sastra di setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing, misalnya saja pantun.

Pantun di setiap daerah biasanya memiliki hubungan dengan nilai-nilai sosial yang ada di suatu daerah. Budaya lokal yang dahulu belum tercampur pengaruh dari budaya asing.

Jauh sebelum budaya Indonesia bercampur dengan budaya luar, pantun adalah sarana hiburan utama masyarakat. Namun kini semua tergantikan oleh kecanggihan teknologi yang terus berkembang.

Perkembangan IPTEK yang begitu pesat membuat karya sastra lama mulai dilupakan masyarakat. Budaya bergeser ke arah yang lebih modern sehingga pantun lama seperti talibun perlahan-lahan memudar.


Sejarah Singkat Karmina


pengertian ciri contoh talibun
pelajaran.co.id

Menurut sejarahnya talibun merupakan percabangan dari karya sastra Melayu klasik. Sebuah hasil karya sastra berbahasa melayu yang berkembang pesat sampai abad ke-18.

Sebagai saudara serumpun, sastra Melayu klasik dengan sangat mudah di Indonesia. Awal mulanya talibun adalah media untuk menyampaikan beberapa kisah, diantaranya:

  • Kisah kebesaran dan kehebatan seseorang
  • Kisah kebesaran dan kehebatan suatu tempat
  • Cerita tentang keajaiban suatu benda atau peristiwa
  • Keindahan paras seseorang
  • Kisah tentang tingkah laku dan sifat manusia

Menjadi sarana bercerita di zaman dahulu kala, berikut beberapa di antara fungsi talibun:

  • Berkisah tentang tingkah laku di masa lalu
  • Cerita tentang kejadian pertempuran di masa lalu
  • Cerita tentang kejayaan atau keagungan suatu kawasan
  • Kisah tentang fenomena pada suatu objek atau kejadian
  • Media untuk menceritakan keindahan seseorang
  • Kisah tentang perilaku dan perbuatan anak manusia
  • Cerita tentang gambaran keindahan atau kejayaan seseorang

Namun seiring perkembangan zaman talibun mulai dilupakan oleh masyarakat. Padahal hakikatnya talibun merupakan warisan budaya nasional dengan nilai-nilai berharga yang berperan dalam kehidupan masyarakat.

Rusyana, seorang peneliti di bidang sastra mengemukakan perlunya pengenalan tentang warisan budaya nasional ke masyarakat sejak usia dini.

Dimulai dari Taman Kanak-Kanak sudah sepatutnya para generasi penerus bangsa dikenalkan dengan sastra lama yang membangun karakter bangsa.

Berbeda dengan ilmu modern, karya-karya sastra lama sarat akan nilai-nilai sosial budaya, nilai-nilai kemanusiaan, nilai-nilai pendidikan (moral), hingga nilai-nilai humanisme yang diperlukan bagi kehidupan hidup manusia.


Pengertian Talibun


Image Source: aliexpress.com

Sudaryat (2006) mengemukakan pengertian talibun adalah jenis pantun yang terdiri dari enam atau delapan baris se-bait. Memiliki irama sajak abc-abc atau abcd-abcd dengan setengah jumlah baris pertama berupa sampiran dan setengah jumlah baris terakhir berupa isi.

Adapun Utami (2013) menyatakan bahwa talibun merupakan bentuk puisi lama yang termasuk ke dalam jenis pantun. Terdiri dari baris yang berjumlah genap antara 6-20 baris terbagi menjadi sampiran dan isi. Rumus persajakannya merupakan abc-abc atau aab-aab atau abcd-abcd atau abcde-abcde dan seterusnya.

Talibun merupakan salah satu jenis puisi lama yang bentuknya mirip dengan pantun.

Yang membuatnya mirip dengan pantun adalah terdapat sampiran dan isi, namun yang membedakannya adalah pada pantun jumlah baris umumnya 4 baris dan pada talibun lebih dari 4 (jumlah baris mulai dari 6 sampai 20 baris).

Talibun yang paling populer atau yang sering digunakan adalah talibun 8 baris.


Ciri-ciri Talibun


Image Source: seruni.id

Di bawah ini akan kami jelaskan mengenai ciri ciri talibun:

  • Talibun adalah sejenis puisi bebas
  • Talibun bersajak abc-abc, abcd-abcd, dan abcde-abcde dan seterusnya.
  • Mempunyai jumlah baris dengan bilangan genap yang terdiri atas isi dan sampiran
  • Kalimat yang berisi sampiran pertama, kedua dan kalimat sampiran seterusnya itu saling memiliki hubungan atau bisa juga saling bertentangan
  • Terdapat kalimat pembantu yang berada pada sampiran, berupa perumpamaan dalam penyampaian isi.
  • Setiap baris talibun terdiri atas 8 sampai 12 kata
  • Isi dari talibun menjelaskan tentang suatu perkara
  • Gaya bahasa yang dipakai sangat luas dan menekankan pada pengulangan yang berirama
  • Salah satu bahan yang penting dalam pengkaryaan kisah atau cerita pelipur lara
  • Dalam pembentukannya, talibun menggunakan puisi lain (syair atau pantun)
  • Tidak ada pembayang, setiap rangkap bisa menjelaskan keseluruhan cerita/kisah
  • Ada beberapa baris dalam rangkap untuk menjelaskan pemerian

Contoh Talibun


Image Source: hurimg.com

 

Dalam teknik penulisannya menulis talibun tidaklah sulit. Sama dengan cara membuat pantun pada umumnya, yaitu terdiri dari sampiran dan isi dengan rima akhir berpola.

Perbedaannya terletak pada jumlah sampiran dan isi, dimana hal ini didasarkan pada jumlah barisnya. Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, talibun memiliki jumlah baris 6-20 yang terbagi dua menjadi sampiran dan isi.

Untuk lebih jelasnya mari simak beberapa contoh talibun dengan beberapa jumlah baris di bawah ini. Berikut ini akan kami ulas beberapa contoh dari talibun:

#Contoh Talibun 6 Baris

Berlayar menuju pulau di sana
Menerjang ombak di bulan purnama
Bersama nahkoda melempar jala
Agar memiliki gelar sarjana
Belajarlah dengan giat dan seksama
Jangan lupa selalu berdoa

Tak bisa berjalan karena lumpuh
Berjalan lambat karena dibantu alat
Ditunggu pun tak kunjung tiba
Saat melarat selalu bersimpuh
Ketika senang tak pernah shalat
Pastilah tuhan tak akan iba

(sumber: kelasindonesia.com)

#Contoh Talibun 8 Baris

Duduk berpangku di bulan purnama
Anak tertawa bulan berjudi
Tak ada yang berkuasa
Menagkap senja yang terjerat
Anak dididik ilmu agama
Agar menjadi orang berbudi
Tak pernah berbuat dosa
Orang tua pun selamat di akhirat

Hujan deras akhirnya datang jua
Memabasahi alam sekitarnya
Rumput, bunga tumbuh tanpa diterka
Sugguh indah alam dengan nuansa
Sayangi ke dua orang tua
Jangan mengeluh kepadanya
Jangan pula menyakiti mereka
Agar mendapat ridho yang maha kuasa

(sumber: kelasindonesia.com)

#Contoh Talibun 10 Baris

Hujan di bulan selalu bergelimang
Jatuh ke bumi menciptakan genangan
Genangan di jalan sungguh membuat kelam
Jalanan kelam tak bersiring
Tak bersiring menciptakan kehancuran
Melihat kebahagian nampak hilang
Yang tinggal kini hanyalah kenangan
Janganlah kau menangis sehari semalam
Janganlah kau bersedih hingga mata kering
Karena ada aku yang memberikan kebahagiaan

(sumber: kelasindonesia.com)


Demikian penjelasan lengkap mengenai pengertian talibun, ciri-ciri talibun, dan contoh dari talibun. Selamat belajar dan semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda.

Leave a Comment