Pengertian Isolator, Kegunaan, dan Cara Kerjanya yang Wajib Diketahui

Pengertian isolator bagi beberapa orang yang familiar dengan listrik mungkin bisa dipahami dengan mudah. Tetapi untuk sebagian lainnya belum tentu demikian.

Dalam pembahasan mengenali listrik, hal-hal penting bukan berarti alat yang membantu menyalurkan arusnya. Tapi penting juga alat atau benda yang tidak bisa menghantarkan arus listrik.

Bayangkan bila listrik yang mengalir itu tidak ada penghalangnya. Tentu akan bahaya sekali listrik yang berdaya tinggi itu –bisa mencelakai orang banyak.

Oleh karenanya pembatas listrik ini penting. Tujuannya agar listrik terlindungi dan mampu terus mengalirkan arusnya dengan lancer.

Nah hal yang penting, yang akan kita ulas ini, adalah isolator. Secara singkat isolator ini adalah kebalikan dari konduktor.

Kalau konduktor adalah alat atau benda yang mampu menghantarkan listrik. Nah kalau isolator ini adalah kebalikannya.

Isolator tidak mampu menghantarkan arus litrik, kalaupun bisa, itu kemungkinannya sangat kecil sekali. Nah isolator ini diperlukan untuk menghalangi arus listrik mengalir ke tempat yang tidak diperlukan.

Apa sajakah peran penting isolator itu?. Mari kita simak dalam 3 hal pentingnya berikut ini.

Pengertian Isolator: 3 Hal Penting Mengenai Isolator

Isolator di bawah ini akan dijelaskan secara pengertian, kegunaan, dan faktor penting lainnya. Selengkapnya sebagai berikut.

Pengertian Isolator: Memerlukan material dengan hambatan listrik yang besar

Pengertian Isolator, Kegunaan, dan Cara Kerjanya yang Wajib Diketahui
serviceacjogja.pro

Isolator listrik merupakan suatu material yang sulit untuk menghantarkan arus listrik. Pada pembuatan isolator, material yang digunakan harus memiliki hambatan yang besar.

Pada material yang memiliki hambatan jenis yang besar, elektron-elektronnya sangat sulit melepaskan dirinya dari ikatan inti yang terdapat pada suatu atom. Sehingga hal ini mengakibatkan isolator sangat sulit untuk dialiri arus listrik.

Isolator listrik merupakan bahan yang tidak bisa atau sulit melakukan perpindahan muatan listrik. Valensi elektron pada bahan isolator terikat kuat pada atom-atomnya.

Yang mana bahan-bahan isolator ini dipergunakan pada alat-alat elektronika sebagai isolator atau penghambat sehingga tidak ada aliran arus listrik. Benda yang tidak dapat dialiri arus listrik merupakan benda yang yang memiliki isolator.

Isolator Berguna Untuk Menopang Beban

Pengertian Isolator, Kegunaan, dan Cara Kerjanya yang Wajib Diketahui
dukuntekno.com

Kegunaan isolator yaitu sebagai penopang beban atau pemisah antara konduktor tanpa membuat adanya arus mengalir ke luar atau antara konduktor. Dari istilah ini juga kemudian dipergunakan untuk menamai alat yang digunakan untuk menyangga kabel transmisi listrik pada tiang listrik.

Bahan seperti kaca, kertas, atau teflon merupakan bahan-bahan isolator yang sangat bagus. Pada bahan sintetis juga masih “cukup bagus” dipergunakan sebagai isolator kabel.

Misalnya plastik atau karet. Bahan-bahan isolator kabel seperi plastik dan karet dipilih karena lebih mudah dibentuk / diproses sementara masih bisa menyumbat aliran listrik pada voltase menengah (ratusan, mungkin ribuan Volt).

Pada umumnya bahan yang disebut dengan bahan dielektrik adalah sejenis material isolator listrik yang dapat dipolarisasikan atau dikutubkan (polarized) pada suatu medan listrik. Bahan dielektrik ini digunakan pada daerah non-konduktor.

Cara Isolator Bekerja

Pengertian Isolator, Kegunaan, dan Cara Kerjanya yang Wajib Diketahui
zuniyahya.com

Isolator bekerja untuk menghambat arus listrik. Apabila bahan isolator menyapu kedua permukaan yang ditempatkan diatas plat logam paralel, maka kedua plat yang diberikan medan listrik akan tetap terjadi tarik menarik.

Tarik menarik antara keduanya medan listrik sehingga dapat menembus isolator. Bahan isolator seperti itu termasuk dalam bahan dielektrik.

Di dalam medan listrik setiap bagian isolator terdapat momen magnerik. Momen ini timbul akibat adanya polarisasi muatan.

Demikian pula halnya pada setiap bagian bahan di dalam medan magnet. Terdapat momen magnerik karen a bagian bahan tersebut mengalami polarisasi magnetic.

Isolator memiliki material dengan 5 sampai 8 elektron-elektron valensi. Elektron-elektron pada isolator dipegang kuat, cincinnya cukup penuh, dan EMF yang sangat tinggi yang diperlukan sehingga menyebabkan adanya aliran elektronnya.

Material-material yang memiliki sifat isolator yaitu kaca, karet, plastik, dan keramik. Apabila temperatur cukup tinggi, maka ketahanannya akan turun.

Leave a Comment