6 Macam Penyakit Ikan Cupang, Cara Menangani, dan Pencegahannya

6 Macam Penyakit Ikan Cupang, Cara Menangani, dan Pencegahannya

Siapa yang tidak tahu ikan cupang, ikan yang kerap kali dijadikan sebagai ikan aduan satu sama lainnya ini digemari oleh banyak orang.

Beberapa jenis ikan cupang bahkan dijadikan sebagai ikan hias karena warna dan bentuk siripnya yang cantik dan indah.

Umumnya ikan cupang yang dipelihara sebagai ikan hias dipisahkan menjadi satu ikan satu wadah toples.

Karena jika disatukan maka ikan akan saling beradu, membahayakan satu sama lain dan juga merusak keindahan dari siripnya yang lebar.

Memelihara ikan cupang sebagai ikan hias ini perawatannya dapat dikatakan termasuk yang tidak sulit. Ikan cupang juga menjadi salah satu ikan yang kuat bertahan hidup untuk waktu lama.

Jika ingin memelihara ikan cupang sebagai ikan hias, perlu juga diperhatikan penyakit apa saja yang kemungkinan bisa menyerangnya dan bagaimana cara mengatasinya.

Sehingga ketika ikan cupang yang dimiliki sedang sakit, maka dapat mengatasi dan menyembuhkannya.


Penyakit Ikan Cupang


6 Macam Penyakit Ikan Cupang, Cara Menangani, dan Pencegahannya
pinterest.com

Sebagai salah satu ikan hias yang cantik dan memiliki sirip yang indah, ikan cupang pun tak luput dan bisa juga terkena serangan penyakit, berikut merupakan daftar penyakit ikan cupang dan cara mengatasinya:

1. Sisik nanas

Sisik nanas dapat dikatakan sebagai penyakit yang cukup mematikan pada ikan cupang. Penyakit ini menyerang ginjal cupang dan menyebabkan pembengkakan perut karena akumulasi cairan internal.

Umumnya cupang yang terkena penyakit ini tidak bisa bertahan hidup, namun bisa diminimalisir dampaknya menggunakan produk Betta Revive.

Pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga akuarium tetap bersih dan pakan yang berkualitas kaya akan vitamin.

2. Hemoragik

Hemoragik atau redmouth merupakan penyakit pada cupang yang mengakibatkan pendarahan serius dalam mulut dan mata ikan.

Ikan yang terkena infeksi penyakit ini dapat diobati, selain itu tingkat kematian karena penyakit ini juga rendah.

Untuk menangani ikan cupang yang terkan hemoragik, gunakan antibiotik seperti ampisilin. Sedangkan untuk pencegahannya disinfeksi akuarium untuk menghilangkan bakteri yersinia ruckeri.

3. Eyecloud

Eyecloud merupakan penyakit pada ikan cupang yang membuat kornea mata ikan tampak keruh karena terdapat lapisan putih. Penyakit ini dapat mengganggu penglihatan ikan.

Untuk menanganinya, gunakan antibiotic seperti metafix dan juga fungus clear. Sedangkan untuk pencegahannya adalah dengan memastikan kualitas air, atau bisa juga gunakan water conditioner.

4. Jamur Ikan

Jamur ikan merupakan jenis penyakit yang infeksinya harus segera ditangani sebelum infeksi menjadi jamur ikan. Beberapa gejalanya seperti rambut halus berwarna putih, benjolan putih dan bengkak pada kulit.

Untuk menanganinya gunakan antibiotic seperti methylene blue, fungus clear ataupun bettafix remedy. Sedangkan untuk pencegahannya jaga dan pastikan akuarium ikan cupang selalu bersih.

5. Bintik Emas

Bintik emas pada ikan cupang merupakan penyakit yang membuat kulit pada ikan berkarat berwarna keemasan, sisik dan insang berbintik hitam. Penyakit ini termasuk yang menular.

Jika tidak ditangani, ikan cupang yang terkena penyakit ini dapat mati dalam beberapa hari. Pencegahannya bisa dilakukan dengan memperbaiki kualitas air.

Penanganan yang bisa dilakukan adalah mengobatinya menggunakan bettafix remedy yang mengandung garam, tembaga sulfat, formalin, sulfa 4, metilen biru, acriflavine, malaikat hijau dan TMP.

6. Bintik Putih

Dikenal sebagai penyakit yang dapat menyerang semua jenis ikan air tawar, ikan cupan pun juga dapat terinfeksi bintik putih.

Ikan cupang yang terkena penyakit ini akan muncul bintik putih di sekujur tubuhnya, tidak terkecuali perut, insang, ekor dan siripnya.

Untuk penanganan bintik putih, bisa menggunakan fish zole, atau bettafix remedy pada ikan cupang. Sedangkan pencegahannya dengan mengganti air secara teratur.

Keyword: Penyakit Ikan Cupang

Leave a Comment