5 Teknik Mancing di Laut yang Wajib Diketahui oleh Pemula

5 Teknik Mancing di Laut yang Wajib Diketahui oleh Pemula

Teknik mancing di laut – Pada artikel sebelumnya kami telah membahas tentang jenis teknik mancing, dan pada kesempatan kali ini kami masih akan membahas tentang teknik mancing khususnya yakni mancing di laut.

Seperti yang kita tahu, memancing menjadi kegiatan yang digemari oleh masyarakat Indonesia dari berbagai jenis kalangan.

Bagi beberapa orang, memancing adalah pelipur lara, meditasi, perenungan, serta jeda dari padatnya aktivitas sehari-hari.

Memancing dapat melatih kesabaran dan emosi. Dan masih banyak lain alasan seseorang memilih mancing sebagai kegiatan hiburan.

Memancing sendiri bisa dilakukan ditempat manapun. Teman-teman bisa meemancing di sungai, kolam pemancingan yang terbatas, atau bahkan di laut lepas.

Tetapi memang perlu diketahui bahwa memancing di sungai atau kolam berbeda dengan di laut.

Sebab medannya saja sudah berbeda, dan tentu saja hal ini akan berpengaruh juga pada teknik mancingnya.

Oleh karena itu, di bawah ini kami akan menjelaskan tentang teknik mancing di laut supaya teman-teman dapat menerapkannya ketika memancing.


Teknik Mancing di Laut untuk Pemula


Semoga beberapa informasi ini bisa memberikan gambaran kepada teman-teman bagaimana cara memancing yang benar di laut, supaya nantinya bisa mengantisipasi hal-hal buruk yang mungkin terjadi, atau juga bisa membantu keberhasilan teman-teman ketika mancing.

Negek

Teknik yang satu ini sering juga disebut dengan teknik ngegarong, sebab pada teknik negek memang memakai mata kail yang disebut garong.

Mata kail tersebut merupakan sejenis mata kail yang memiliki mata 6 dan berbentuk seperti matahari.

Pada umumnya teknik garong memakai joran tegek atau joran tanpa ring guide, serta memiliki panjang 4 sampai 6 meter.

Selain itu, pelampung kecil yang ringan juga sangat dibutuhkan ketika memancing dengan metode garong.

Nah kalau teman-teman ingin menangkap ikan baronang atau rabbit fish, maka teknik negek sangatlah cocok dengan sasaran tersebut.

Teknik Mancing di Laut: Popping

Pada postingan sebelumnya kami telah menjelaskan tentang teknik casting, nah popping tidak jauh berbeda dengan metode memancing casting.

Caranya yakni dengan melemparkan umpan buatan atau popper (sebutan umpan dalam teknik ini) ke arah target yang diinginkan.

Kemudian gulung secara berirama sehingga umpan buatan tersebut nampak seperti umpan alami dan ikan pun tertarik untuk menyambarnya.

Teknik Rock Fishing

Kalau teman-teman menggunakan teknik rock fishing ketika memancing, maka persiapkan joran yang memiliki panjang sekitar 5 meter. Selain itu gunakan juga reel spinning spool 4000 ke atas.

Cara memancingnya mudah saja yakni dengan melemparkan umpan sejauh mungkin lalu biarkan saja umpan tersebut jatuh pada tempat yang dinginkannya.

Yang menjadi ciri khas dari rock fishing ini adalah tempat memancing yang dilakukan dari atas batu karang (rock) atau juga pinggir laut yang memiliki bidang curam.

Hal ini berarti teknik rock fishing cukup beresiko karena pemancing harus memanjat tebing atau permukaan batu karang yang tinggi terlebih dahulu.

Teknik Surf Fishing

Pada dasarnya teknik surf fishing hampir sama dengan metode rock fishing, baik peralatan yang dibutuhkan maupun juga cara dasar memancingnya.

Yang membedakan adalah pada teknik ini teman-teman tak perlu memanjat tebing atau batu karang yang tinggi, cukup lakukan di pantai saja.

Flying Lining

Selanjutnya terdapat teknik yang disebut dengan flying lining, atau yang lebih dikenal dengan teknik ngoncer.

Dinamakan teknik ngoncer karena memang pada metode ini menggunakan pemberat yang disebut dengan ngoncer.

Jika menggunakan teknik flying lining maka umpan yang harus dipersiapkan adalah umpan hidup atau live bait.

Teknik memancingnya yakni dengan melemparkan umpan sejauh mungkin sehingga menjauh dari kapal. Kemudian tunggulah sampai ikan-ikan memangsa umpan hidup tersebut.

Leave a Comment