Cara Budidaya Ubi Jalar (Mudah, Jitu dan Sukses)

Ubi jalar atau biasa disebut ketela rambat (Ipomoea batatas L.) merupakan sejenis tanaman budidaya, bagian yang dimanfaatkan dari ubi jalar adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi.

Ubi jalar biasa juga disebut dengan ketela rambat yang dalam bahasa latin dinamakan Ipomoea batatas. Mereka termasuk tanaman dikotil dari keluarga Convol-vulaceae. Ubi jalar merupakan tumbuhan perdu atau semak bercabang yang memiliki dau berbentuk segitiga berlekuk-lekuk.

Bunganya berbentuk payung dan bagian umbinya besar dengan rasa manis serta berakar bongol. Tanaman ketela rambat termasuk tanaman yang banyak dimanfaatkan oleh manusia.

Tumbuhan ini merupakan kelompok tanaman pangan yang paling banyak dibudidayakan sebagai komoditas pertanian seumber karbohidrat setelah gandum, beras, jagung, dan singkong. Banyak dibudidayakan karena relatif mudah tumbuh, tahan hama dan penyakit.

Selain itu, produktivitasnya juga cukup tinggi. Ipomea batatas juga merupakan bahan pangan yang baik karena memiliki kandungan nutrisi bergizi untuk tubuh kita salah satunya karbohidrat. Tak heran bila di beberapa daerah ubi jalar digunakan sebagai bahan makanan pokok.

Nutrisi lain yang terkandung dalam ubi, anatara lain ada protein, Vitamin C, dan kaya akan vitamin A (betakaroten). Tak hanya bagus untuk manusia, ubi jalar juga bagus untuk pakan ternak. Hampir seluruh bagian tanaman ketela rambat dapat dimanfaatkan.

Di Afrika, umbi dari ketela rambat dimanfaatkan sebagai salah satu makanan pokok yang peting. Sementara di Asia, selain bagian umbinya daun dari ketela rambat juga dimanfaatkan sebagai sayuran. Contohny saja di Korea Selatan yang mengolah daun ubi muda sebagai kimchi.

Keberadan ketela rambat memang cukup populer, selain sebagai makanan pokok banyak juga yang mengolah ubi sebagai camilan. Ada juga yang memasukkan ubi dalam menu diet sehat. Bahkan di Indonesia bagian timur, selain untuk makanan pokok ubi juga menjadi makanan ternak.


Cara Jitu Budidaya Ubi Jalar


Cara Budidaya Ubi Jalar (Mudah, Jitu dan Sukses)
sehatq.com

Mengolah Tanah Untuk Budidaya Ubi Jalar

Untuk membudidayakan ubi jalar, pertama-tama anda harus mengolah tanah yang akan digunakan untuk media tanamnya karena kondisi tanah sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman sehingga tanah menjadi gembur, subur dan bebas dari hama.

Untuk mengolah tanah, maka anda harus pecahkan dan gemburkan tanah agar sirkulasi air dan udaranya menjadi baik dan lancar. Air dan udara dibutuhkan oleh tanaman termasuk umbi jalar.

Pada tanah yang gembur, bibit mudah tumbuh bertunas, akar mudah berkembang dan menembus tanah, dan umbi-umbi pun akan tumbuh tanpa kesulitan.

Setelah itu, matikan rumput, gulma dan hama yang berada di dalam tanah. Rumput dan gulma serta hama yang mati terpendam dan membusuk dalam tanah justru akan menjadi humus.

Ketika sedang mengolah tanah, sebaiknya berikan pupuk kanadang yang dicampur dengan pasir karena tanah yang cocok untuk tanaman ubi jalar adalah tanah yang bercampur pasir. Pasir dicampur dengan kompos dan pupuk kandang dengan perbandingan 1 : 2 : 2.

Ubi Jalar Bisa Ditanam Di Lahan Sawah

Ubi jalar bisa ditanam pada lahan sawah. Caranya dengan membiarkan lahan sawah agar kesat dan tidak terlalu basah.

Setelah itu, tanah dibajak terlebih dahulu supaya jerami bekas padi tertimbun dan dibiarkan tanah mengalami proses penguapan, biarkan prose situ selama seminggu.

Jika kadar air pada tanah sudah berkurang dan tanah sudah kesat, maka lakukan pecangkulan untuk menghancurkan tanah yang menggumpal karena dibajak sekaligus membersihkan sisa jerami.

Setelah tanah gembur dan longgar, maka lakukan pencangkulan kedua dengan tujuan mencampurkan antara pupuk dan pasir pada lahan. Sekaligus membuat bedengan-bedengan dengan ukuran yang sama seperti di lahan tegalan.

Bibit Ketela

Untuk bibit, anda bisa menggunakan umbinya atau batangnya. Jika yang digunakan umbi, maka gunakan yang berukuran bola tenis.

Namun, jika batang yang digunakan maka batang harus berupa potongan-potongan sepanjang 25-35 cm, dengan ruas sekitar 5-6 ruas. Sisakan 2 atau 3 helai daun pada bagian pucuk.

Umbi maupun batang yang akan dijadikan bibit harus bebas dari jamur, hama, dan penyakit. Untuk penanaman sebaiknya dilakukan pada bulan Maret atau april dengan masa panen sekitar bulan Juli atau Agustus.

Ciri dan Umur Panen

Umbi jalar dapat dipanen bila ubinya sudah matang. Ciri fisik ubi jalar sudah matang, antara lain bila kandungan tepungnya sudah maksimum. Hal itu ditandai dengan kadar serta yang rendah dan bila direbus atau dikukus rasanya enak dan tidak berair.

Penentuan waktu panen ubi jalar didasarkan atas umur tanaman. Jenis ubi jalar yang berumur pendek dipanen pada umur 3 – 3,5 bulan. Sementara varietas yang berumur panjang dipanen sewaktu berumur 4,5 – 5 bulan.

Cara panen ubi jalar melalui tahapn-tahapan sebagai berikut:

1) Tentukan tanaman ubi yang sudah siap panen.

2) Potong batang ubi dengan menggunakan parang atau sabit. Lalu batangnya disingkirkan keluar petakan sambil dikumpulkan.

3) Galilah guludan dengan cangkul atau sekop hingga terkuak ubi-ubinya.

4) Ambil dan kumpulkan ubi jalar.

5) Bersihkan ketela dari tanah dan akar yang masih menempel.

6) Lekukan penyortiran berdasarkan ukuran ketela dan pisahkan dari ubi yang terlukan dan sakit.

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Ketela Rambat

Beberapa penelitian ilmiah menunjukkan bahwa ubi jalar menyimpan potensi yang besar. Baik itu sebagai bahan pangan alternatif maupun untuk dikembangkan menjadi ptensi ekonomi lainnya. Apalagi khasiat ketela rambat bagi kesehatan manusia cukup banyak.

Menurut WHO, ubi jalar merah memiliki kandungan vitamin A yang lebih banyak dari wortel. Tepatnya empat kali lipat lebih banyak atau sekitar 7,700 mg/ 100 gram. Fakta tersebut tentu sangat penting diketahui oleh kita karena mengkonsumsi ubi dapat mencegah penyakit mata dan kebutaan.

Kandungan kalsium dari ubinjalar juga lebih tinggi dibandingkan dengan beras, jjagung, terigu, maupun sorghum. Kandungan kalsium tertinggi ada pada ubi jalar kuning. Fungsi kalsium bersama fosfor sendiri sangat bagus untuk pembentukan tulang dan gigi.

Manfaat ubi jalar, antara lain untuk mengendalikan tekanan darah. Mengurangi resiko penyakit jantung dan stroke. Memperkuat daya tahan tubuh.

Mengurangi resiko osteoporosis dan kemandulan. Membantu pencernaan, meningkatkan kesehatan mata dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Dapat mencegah penyakit mematikan seperti kanker. Mengurangi resiko radang sendi atau arthritis. Cukup banyak bukan manfaat dari sebuah ubi yang harganya bahkan sangat ekonomis. Tak heran bila masyarakat modern mengganti makanan poko mereka dengan ubi agar lebih sehat.

Leave a Comment