Umpan Ikan Patin Paling Topcer Langsung Strike | Alami dan Racikan

Umpan Ikan Patin – Selain ikan lele, ikan patin juga menjadi salah satu ikan yang diinginkan pemancing untuk didapatkan.

Ikan patin sebenarnya juga terbilang mirip dengan ikan lele, akan lebih mudah jika mendapatkannya melalui budidaya, namun memancingnya memberikan sesnsasi yang berbeda.

Ikan patin pada dasarnya juga dapat dikatakan cukup mudah ditemui di kolam atau tempat pemancingan.

Selain itu, memancing ikan patin juga memberikan tarikan yang cukup kuat sehingga membuat pemancing mendapatkan sesnsasi kesenangan dan keseruan tersendiri.

Sebenarnya ikan patin termasuk jenis ikan yang terbilang rakus ketika memakan umpan yang diberikan.

Namun jika kamu masih baru ingin mulai memancing atau tertarik untuk mendapatkan ikan patin dari memancing, maka kamu juga perlu memerhatikan dan menyiapkan umpan yang digunakan.


Umpan Ikan Patin


Setiap akan menangkap ikan yang kita perlukan adalah umpan, termasuk juga umpan untuk ikan patin. Fakta yang palin sederhana ialah umpan haruslah menarik bagi ikan yang akan dipancing. Untuk ikan patin yang paling penting adalah bau dan rasa dari umpan tersebut.

Berikut merupakan umpan untuk memancing ikan patin yang bisa kamu siapkan sendiri baik umpan alami atau racikan sebelum mulai memancing:

1. Cacing

Jika berbicara umpan alami memancing ikan air tawar, cacing bisa dikatakan sebagai yang paling umum untuk digunakan, tidak terkecuali untuk memancing ikan patin.

Cacing untuk umpan ikan patin sendiri dapat menggunakan berbagai jenis cacing.

Kamu dapat menjadikannya umpan ikan patin namun jika pada kolam pemancingan terdapat berbagai macam ikan air tawar, maka persentase mendapatkan ikan patinnya pun dapat dikatakan tidaklah tinggi.

2. Katak Kecil

Katak kecil yang masih muda dan ukurannya benar-benar sangat kecil disukai oleh ikan patin. Oleh karena itu penggunaan katak kecil sebagai umpan alami untuk memancing ikan patin juga bisa digunakan.

Namun, disarankan jika menggunakan katak kecil, pastikan katak tersebut masihlah hidup agar ikan patin dapat dengan mudah mendeteksi keberadannya untuk menyantapnya.

3. Umpan Racikan Menggunakan Roti, Terasi dan Telur

Selain umpan alami, kamu juga bisa membuat umpan racikan yang memiliki kemungkinan persentase mendapatkan ikan patin lebih tinggi. Berikut merupakan salah satunya:

Bahan:

  • 5 lembar roti tawar
  • ½ sdm terasi
  • 2 telur bebek
  • ½ kg pelet ikan
  • Air panas (secukupnya)

Cara Meracik:

  • Ambil bagian kuning telur bebek yang sudah direbus sampai matang.
  • Siapkan wadah dan campurkan semua bahan lalu aduk sampai rata dan kenyal.
  • Umpan racikan siap digunakan dan dibentuk sesuai mata kail pancingan.

4. Umpan Racikan Menggunakan Kuning Telur Bebek

Selanjutnya umpan racikan yang satu ini memadukan kuning telur bebek dan 2 jenis tepung. Penasaran bagaimana?

Bahan:

  • 2 telur bebek
  • 1 ons pelet
  • Tepung udang (halus)
  • Tepung (pelet
  • Air (secukupnya)

Cara Membuat:

  • Siapkan bahan lalu rebus telur bebek sampai matang lalu ambil bagian kuning telurnya saja.
  • Siapkan wadah dan campurkan semua bahan lalu aduk sampai menjadi kenyal dan mudah dibentuk serta tidak encer.
  • Umpan racikan siap untuk digunakan dan dibentuk sesuai kail pancing.

5. Umpan Racikan Menggunakan Roti

Untuk umpan racikan selanjutnya cukup terbilang variative karena bahan-bahan yang digunakannya. Penasaran bagaiaman? Simak di bawah ini:

Bahan:

  • 2 roti rasa keju
  • 2sdm madu
  • 2 terasi
  • 1 kuning telur yang sudah matang direbus
  • Air secukupnya
  • Pelet secukupnya

Cara Meracik:

  • Siapkan wadah, lalu robek roti rasa keju tersebut menjadi bagian kecil dan masukkan ke dalam tempat.
  • Aduk semua bahan yang sudah dimasukkan ke dalam wadah sampai terlihat kenyal dan tidak lembek.
  • Tambakan air sedikit demi demi sediki untuk mengatur tekstur dan bentuk agar lebih mudah dibentuk.

6. Hati Ayam

Bisa dibilang tidak ada umpan yang lebih baik dari hati ayam untuk menangkap ikan patin. Alasannya cukup sederhana, yakni hati bisa menarik perhatian banyak ikan lele. Baunya yang kuat seperti daging akan memikat patin dari jarak jauh.

Bau hati ayam akan sulit ditolak ikan. Fakta lain yang tak kalah mengejutkan adalah kalian bisa menangkap banyak ikan dnegan umpan ini. Apalagi hati ayam dijual cukup murah dan hasil pancingan kita nanti akan lebih menguntungkan.

Kelemahan menggunakan hati ayam adalah mereka gampang terlepas dari kait meskipun hati ayamnya hati ayam mentah. Gunakan kait yang banyak dalam satu pancingan dan umpan yang kecil agar berhasil. Cara tersebut untuk mengatasi kalau-kalau hati ayam ada yang terjatuh.

Jika memancing menggunakan umpan ikan pati berupa hati ayam carilah perairan yang tenang dan agak dangkal. Itu untuk mencegah hati ayam terbawa arus deras atau terlepas dari kail.

7. Kulit Ayam

Kulit ayam merupakan alternatif pilihan umpan ikan patin lainnya. Mereka menyukai kulit ayam karena kulit ayam berlemak dan berminyak. Sangat berguna untuk memancing patin di sungai dengan saluran yang kecil.

Menariknya lagi kulit ayam tidak mudah terlepas dari kail. Saat suhu air sungai hangat peran umpan kulit ayam akan sangat efektif. Pasalnya minyak dan lemak yang keluar akan lebih banyak sehingga dapat dengan mudah menarik perhatian patin.

8. Ikan Kecil

Patin besar senang menyantap ikan yang lebih kecil. Siapkan umpan berupa ikan kecil hidup untuk memancing ikan patin berukuran besar. Meskipun begitu ikan patin juga akan memakan umpan ikan mati kalian.

Jenis umpan ikan kecil cocok untuk memancing patin di waduk dan sungai karena mereka adalah makanan alami patin. Apabila kalian memakai ikan mati, ada baiknya memotong-motong terlebih dulu sebelum diumpankan.

Jika ukurannya kecil kalian bisa memakainya secara utuh, dan bila agak besar bisa dipotong menjadi dua atau tiga bagian. Itu tergantung pada ikan incaranmu.

Lemparkan umpan di hilir sungai atau di sisi-sisi kelokan sungai. Pakai pemberat agar umpan mencapai ke dasar atau kedalaman yang sesuai.

9. Kentang Goreng

Siapa sih yang tidak suka kentang goreng? Bahkan ikan patin pun menyukainya. Kentang goreng bisa menjadi salah satu alternatif umpan ikan patin. Jadi, saat kalian mampir ke restoran fastfood sebelum memancing belilah kentang goreng.

Selain bisa dimakan untuk makan siang kalian sisanya bisa untuk memancing ikan patin. Lebih murah lagi jika kalian membuat sendiri kentang goreng di rumah.

10. Lobster Air Tawar

Semua keluarga ikan patin sangat menyukai lobster air tawar karena ukurannya yang kecil. Kebanyakan ikan patin yang memakan lobster air tawar adalah jenis ikan patin yang memiliki berat sekitar 10 atau kurang dari itu.

Lobster air tawar merupakan salah satu iming-iming ikan patin terbaik untuk memancing di anak sungai maupun sungai kecil. Pasang lobster di bagian kepala ke kait. Gunakan pemberat yang lebih besar agar umpan dapat tenggelam.

Lempar umpan dibawah arus sungai. Perlu kalian ketahui, lobster air tawar juga menarik perhatian burung-burung kecil. Untuk itu umpan tidak boleh berada di permukaan air karena dikhawatirkan akan dimakan burung.

Harga lobster air tawar apalagi yang masih anakan terbilang murah, tapi tentu lebih mahal dibanding iming-iming ikan patin lainnya. Lobster ini bisa digunakan sebagai iming-iming baik dalam keadaan hidup atau mati.

Leave a Comment