6 Contoh Laporan Keuangan Terbaru (Penjelasan Lengkap)

Contoh laporan keuangan? Pernahkan kamu membuatnya? Atau hanya pernah mendengarnya?. Tentu bagi seseorang yang sedang belajar atau berkecimpung langsung di dunia bisnis yang berkaitan erat dengan keuangan sudah tidak asing lagi.

Sebab laporan keuangan adalah hal kunci agar suatu usaha dapat berjalan secara baik, tertata, dan jelas.

Keuangan menjadi salah satu topik yang selalu menarik untuk diperbincangkan. Mulai dari obrolan remeh temeh sehari-hari tentang keuangan pribadi, sampai obrolan keuangan yang menyangkut banyak orang.

Keuangan adalah hal yang boleh dibilang sebagai hal yang berkaitan dengan kelangsungan hidup manusia.

Karenanya berbicara menyoal keuangan haruslah dikelola dengan detail, jelas, dan teliti.

Dalam hubunganya dengan banyak pihak seperti perusahaan atau lembaga, penggunaan uang dilaporkan dalam sebuah laporan keuangan.

Biasanya Laporan keuangan merupakan sebuah catatan keuangan suatu perusahaan/lembaga pada suatu periode.

Dengan adanya laporan keuangan dapat menunjukkan pertanggung jawaban seseorang atas sumber daya yang diamanahkan kepadanya.

Selain itu, laporan keuangan bertujuan untuk menyediakan informasi yang berkaitan dengan posisi keuangan, kinerja, dan perubahan posisi keuangan, sehingga berguna untuk mengambil keputusan ekonomi sebuah perusahaan.

Sayangnya untuk membuat laporan ini terdapat aturan tertentu agar informasi yang terdapat di dalamnya dapat tersusun dengan sistematis dan mudah dipahami.

Oleh karena itu, Pada artikel kali ini akan membahas beberapa hal terkait dengan laporan keuangan, diantaranya adalah:


Karakteristik Kualitatif


6 Contoh Laporan Keuangan Terbaru (Penjelasan Lengkap)
money.kompas.com

Pembahasan pertama yang harus diketahui sebelum teman-teman membuat sebuah laporan keuangan adalah terkait karakteristik kualitatif.

Apa itu karakteristik kualitatif? Yang dimaksud dengan karakteristik kualitatif adalah ciri khas yang membuat informasi pada laporan keuangan dapat berguna bagi pemakai.

Atau dengan kata lain karakteristik merupakan indikator/syarat yang harus dipenuhi untuk menunjukkan kebenaran laporan keuangan tersebut.

Jadi jika laporan keuangan tidak memenuhi karakteristik ini maka laporan dianggap tidak diterima. Adapun karakteristik tersebut adalah sebagai berikut:

Relevan

Laporan keuangan dapat diterima atau bisa digunakan jika didalamnya terdapat informasi yang bisa mempengaruhi keputusan pemakai atau pengguna.

Karenanya dalam laporan ini terdapat aturan terkait informasi apa saja yang harus ada, sebab informasi tersebut pada akhirnya menjadi tolak ukur dalam pengambilan kebijakan atau keputusan selanjutnya.

Dapat diperbandingkan

Hal ini berarti laporan keuangan dapat menyajikan informasi yang bisa berguna untuk membuat perbandingan dengan laporan keuangan pada periode sebelumnya.

Jika laporan keuangan ditulis secara asal dan tidak jelas sehingga tidak dapat menjadi pembanding, maka laporan tersebut akan sia-sia dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Keandalan

Apa yang dimaksud dengan keandalan? Keandalan dalam hal ini berarti bahwa informasi yang terdapat dalam laporan keuangan tidak mungkin menyesatkan dan bisa terlepas dari kesalahan material.

Sehingga dalam pembuatan laporan keuangan harus benar-benar ditulis secara teliti dan cermat. Alangkah lebih baiknya jika terdapat pemeriksaan ulang setalah kamu membuatnya.

Dapat dipahami

Ya dalam laporan keuangan memuat informasi yang dapat dipahami oleh pengguna karena bentuk dan istilahnya disesuaikan dengan pengetahuan pengguna.

Hal ini berlaku pada banyak hal, baik pada artikel, tulisan karya ilmiah, pembelajaran, dan juga laporan-laporan lainnya.

Apalah arti sebuah tulisan atau laporan jika tidak ada seseorang yang dapat memahaminya, paling tidak dimengerti oleh orang-orang yang berhubungan erat dengan hal tersebut.


Contoh Laporan Keuangan


6 Contoh Laporan Keuangan Terbaru (Penjelasan Lengkap)
duniafintech.com

Tidak semua orang bias membuat laporan keuangan dengan mudah, apalagi bagi orang yang tidak pernah melakukannya sama sekali.

Bahkan bagi orang yang sudah terbiasa sekalipun, hal ini bukanlah pekerjaan yang mudah. Butuh ketelitian, kecermatan, ketelatenan, dan keakuratan tingkat tinggi.

Oleh karena itu kali ini akan kami sertakan beberapa contoh laoran keuangan yang bias dijadikan referensi bagi teman-teman yang sedang mempelajarinya.

Pada teori maupun praktiknya, ternyata ada banyak jenis laporan keuangan yang biasa digunakan loh.

Nah di bawah ini akan dijelaskan beberapa jenis laporan keuangan tersebut beserta contoh laporan keuangan yang sesuai dengan jenis-jenisnya:

1. Contoh Laporan Laba Rugi

Jadi laporan laba rugi juga sering disebut dengan income statement atau profit. Laporan keuangan jenis ini adalah laporan yang berfungsi untuk menilai kinerja keuangan suatu perusahaan, apakah dalam periode tertentu perusahaan mengalami keuntungan atau kerugian.

Tidak hanya itu laporan laba rugi juga dapat memberikan informasi terkait pajak perusahaan, dan juga membantu dalam pengambilan kebijakan.

Ketika kamu ingin menyusun laporan laba rugi terdapat beberapa hal yang harus ada dalam laporan tersebut, antara lain pendapatan, beban, harga pokok produksi, beban pajak, serta laba atau rugi perusahaan.

Format laporan laba rugi

Adapun format penyusunan laporan keuangan laba rugi adalah sebagai berikut:

Single Step

6 Contoh Laporan Keuangan Terbaru (Penjelasan Lengkap)
akuntansilengkap.com

Pada single step ini semua pendapatan dan keuntungan diletakkan di bagian awal laporan. Setelah itu baru dikurangi dengan seluruh beban dan biaya produksi yang dikeluarkan perusahaan.

Lalu apa yang menunjukkan laba-rugi perusahaan tersebut? selisih antara total pendapatan dan total beban yang kemudian menunjukkan laba-rugi. Untuk lebih jelasnya perhatikan salah satu contoh di bawah ini:

Bengkel Mobil Maverick
Laporan Laba/Rugi
Per 31 Desember 2005

 

Pendapatan Usaha

1.    Pendapatan jasa servis

Rp 1.000.000,00
2.    Pendapatan bunga Rp 120.000,00
Jumlah Pendapatan Rp 1.120.000,00
Beban Usaha
1.   Beban gaji Rp 200.000,00
2.   Beban penyusutan Rp 80.000,00
3.   Beban asuransi Rp 50.000,00
4.   Beban perlengkapan Rp 40.000,00
Beban bunga Rp 40.000,00
Jumlah beban usaha (Rp 410.000,00)
Laba bersih Rp          710.000,00

Multiple Step

6 Contoh Laporan Keuangan Terbaru (Penjelasan Lengkap)
akuntansilengkap.com

Format model ini sedikit lebih rumit dari pada yang pertama. hal pertama yang dilakukan untuk membuat laporan dengan format multiple ini adalah memisahkan transaksi operasional dan non-operasional.

Kemudian bandingkan biaya dan beban dengan pendapatan. Selanjutnya barulah dihitung laba operasionalnya. Laba inilah yang kemudian menunjukkan adanya aktivitas biasa dan aktivitas insidentil.

Adapun contoh laporan keuangan laba rugi dengan format multiple step dapat dilihat di bawah ini:

Bengkel Mobil Maverick
Laporan Laba/Rugi
Per 31 Desember 2005
Pendapatan Usaha
Pendapatan jasa servis Rp1.000.000,00
Beban Usaha
1.    Beban gaji                      Rp 200.000,00
2.    Beban penyusutan          Rp 80.000,00
3.    Beban asuransi              Rp 50.000,00
4.    Beban perlengkapan                   Rp 40.000,00
Jumlah beban usaha (Rp         370.000,00)
Laba Usaha Rp 630.000,00
Pendapatan di luar usaha
Pendapatan bunga                        Rp 120.000,00
Beban di luar usaha
Beban bunga                                  Rp 40.000,00
Laba di luar usaha (Rp         80.000,00)
Laba Bersih Rp 710.000,00

2. Contoh Laporan Neraca

Laporan keuangan jenis ini merupakan laporan yang dapat menjelaskan posisi dan informasi keuangan perusahaan. Terdapat tiga unsur penting dalam laporan neraca yaitu, aset, kewajiban, dan modal.

Nah untuk membuat sebuah neraca, pedoman yang harus digunakan adalah “ASET = KEWAJIBAN+MODAL”. Keduanya tersebut haruslah seimbang selayaknya neraca. Berikut ini terdapat salah satu contoh laporan neraca yang bisa dipelajari:

Mayesty Komputer
Neraca
Untuk Tabun yang Berakhir 31 Desember

AKTIVA Aktiva Lancar :
Kas 52.950
Wesel tagih 40.000
Piutang usaha 60.880
Piutang bunga 200
Persediaan barang dagang 62.150
Perlengkapan kantor 480
Asuransi dibayar dimuka 2.650
Total Aktiva Lancar 219.310
Properti. bangunan dan peralatan :
Tanah 10.000
Peralatan toko 27.100
Dikurangi akumulasi penyusutan 5.700 21.400
Peralatan Kantor 15.570
Dikurangi akumulasi penyusutan 4.720 10.850
Total Properti. bangunan dan peralatan 4? 250
Total Aktiva 261.560
KEWAJIBAN
Kewajiban lancar :
Utang usaha 22.420
Wesel bayar (bagian lancar) 5.000
Utang gaji 1.140
Sewa diterima di muka 1.800
Total kewajiban lancar 30.360
Kewajiban jangka panjang :
Wesel bayar (jatuh tempo th. Depan) 20.000
Total Kewajiban 50360
EKUITAS PEMILIK
Modal Pat King 211.200
Total Kewajiban dan ekuitas pemilik 261.560

3. Contoh Laporan Arus Kas

Untuk laporan jenis ini akan bermanfaat untuk memberikan informasi terkait aliran kas perusahaan baik yang masuk atau keluar.

Pada laporan arus kas atau cash flow statement terdiri dari 3 aktivitas utama yaitu:

Aktivitas Operasi, yakni aktivitas laporan yang terdiri dari kegiatan operasional perusahaan seperti, penjualan barang dan jasa dari pelanggan, pembelian persedian, dan lain sebagainya.

Aktivitas Investasi, laporan arus kas ini berhubungan dengan aktivitas arus kas yang didapatkan dari penjualan atau pembelian aktiva tetap.

Aktivitas Pendanaan, dalam aktivitas ini berarti bahwa kegiatan kas diperoleh dari penambahan modal perusahaan.

Lalu bagaimana contoh dari laporan keuangan arus kas? Perhatikan salah satu ontoh di bawah ini:

Manajemen Keuangan Network
Laporan Arus Kas
Untuk bulan yang berakhir pada 31 Januari 2019

Arus kas dari aktivitas operasi
Kas yang diterima dari pelanggan Rp 7.500.000
Dikurangi pembayaran kas untuk beban dan pembayaran untuk kreditor 4.600.000
Arus kas bersih dari kegiatan operasi Rp 2.900.000
Arus kas dari kegiatan investasi
Pembayaran kas untuk pembayaran tanah (20.000.000)
Arus kas dari kegiatan pendanaan
Kas yang diterima dari investasi pemilik Rp 25.000.000
Dikurangi prive 2.000.000
Arus kas bersih dari kegiatan pendanaan 23.000.000
Arus kas bersih dan saldo kas: 31 Januari 2019 Rp 5.900.000

4. Contoh Laporan Perubahan Modal

Karena modal merupakan hal penting dalam sebuah usaha maka pengelolaannya sebaiknya dibuat dalam sebuah laporan yang bisa membantu seseorang mengelola modal tersebut.

laporan yang berkaitan dengan hal ini biasa disebut dengan laporan perubahan modal.

Nah laporan ini memuat data-data tentang jumlah perubahan modal yang terjadi serta penyebab dari perubahan tersebut.

Untuk lebih jelasnya mari perhatikan contoh di bawah ini:

PT Sukses Kemilau

Laporan Perubahan Modal

Per 31 Des ember 2019

Modal Awal Rp. 250.000.000
Laba Bersih Setelah Pajak Rp. 37.500.000
Rp. 287.500.000
Prive (Rp. 30.000.0001)
Modal Akhir Rp. 257.500.000

5. Contoh Laporan Hutang

Dalam berbisnis tentu tidak ada orang yang mau rugi dong ya. Apalagi rugi karena banyak orang yang berhutang.

Oleh karena itu sebuah perusahaan juga pelaku usaha kecil dan menengah sebaiknya membuat laporan piutang seperti contoh di bawah ini:

Rangkuman Hutang Mata Uang Dasar

Monday, March 24, 2014

Nama Pemasok                                                                                           Mata Uang               0 – 30 Hari              30 – 60 Hari              60 – 90 Hari                 > 90 Hari

Alam Sejahtera I VNDR-1                                                    DR                                          2400,00000             6,760,00000

Sinar Kemboja I VNDR-5                                                     DR                                                                        10,930,00000

Sukses Sejahtera I VNDR-4                                                 DR                                       10,000,00000              2403,03000

Tuan Agung I VNDR-2                                                          DR                                                                          1,100,00000

Total Seluruh Pemasok :                   IDR                                                    12,400,000                    20,760,000

6. Contoh Laporan Atas Laporan Keuangan

Laporan atas laporan keuangan ini bisa juga disebut dengan catatan atas laporan keuangan. Mungkin masih banyak orang yang belum familiar dengan istilah ini.

Karena memang tidak semua pelaku bisnis atau sebuah perusahaan melakukan catatan atas laporan keuangan ini.

Biasanya laporan ini dibuat oleh perusahaan yang memang sudah skala besa dan go public.

Untuk apa sih laporan atas laporan keuangan ini? Jadi laporan ini bertujuan untuk menjelaskan secara lebih detail dan rinci terkait hal-hal yang ada pada jenis laporan keuangan lainnya.

Sehingga kamu bisa lebih mudah memahami laporan keuangan lainnya. Dan biasanya laporan ini terdiri dari banyak halaman dan diletakkan di paling akhir dari laporan keuangan.

Berikut adalah salah satu contoh laporan atas laporan keuangan yang bisa kita lihat bersama-sama:

117_102_116_234-FINAL REPORT PT Panca Budi Idaman Tbk Dan Entitas Anak 31 Desember 2017


Tips Membuat Laporan Keuangan Sederhana


Contoh di atas tentu bisa sangat membantu dan memudahkan teman-teman dalam membuat laporan keuangan.

Tetapi tak hanya itu agar lebih mudah lagi, di bawah ini kami juga akan menyertakan beberapa tips yang bias dilakukan untuk kalian yang ingin membuat laporan tersebut.

Tips ini bias menjadi sebuah persiapan sebelum teman-teman menuliskannya dalam sebuah format yang sistematis.

Adapun hal-hal yang dibutuhkan dalam pembuatan tersebut dapat disimak pada penjelasan di bawah ini:

Menyiapkan Buku Catatan Pengeluaran

Buku yang khusus memuat catatan ini merupakan hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh setiap perusahaan. Bahkan harus dipikirkan sebelum kalian mendirikan usaha.

Sebab nantinya catatan pengeluaran akan sangat berguna dalam mengetahui laju keuangan perusahaan. Sehingga kamu juga bias dengan mudah menyeimbangakan buku kas di akhir tahun.

Di buku inilah semua catatan pengeluaran harus ditulis tanpa celah, jangan sampai ada yang terlewat, baik pengeluaran yang kecil seperti membeli pensil atau juga pengeluaran yang membutuhkan dana besar.

Siapkan Buku Catatan Pemasukan

Hal ini fungsinya sama dengan buku catatan pengeluaran. Jika sebelumnya mencatat semua pengeluaran, maka setiap pemasukan yang diterima dari manapun dicatat pada buku pemasukan.

Jangan sampai terlewat loh ya, jika ada yang terlewat akan berpengaruh pada laju keuangan perusahaan.

Membuat Buku Stok Barang

Buku catatan ini berisi tentang semua produk atau barang yang telah dijual atau dibeli oleh suatu perusahaan.

Dengan melihat catatan ini kita juga dapat mengetahui laju penjualan suatu perusahaan. Pembuatannya lebih sederhana disbanding dengan dua buku yang telah disebutkan di atas.

Membuat Buku Inventaris

Buku ini dijadikan sebagai acuan stabilitas suatu perusahaan. Catatan ini akan berhubungan erat dengan laporan keuangan. Isinya memuat catatan barang yang dimiliki perusahaan.


Baiklah sekian beberapa penjelasan terkait laporan keuangan, mulai dari format penulisan, serta contoh laporan keuangan berdasarkan jenisnya masing-masing.

Oiya laporan keuangan ini tidak hanya bisa digunakan untuk perusahan besar saja loh tapi juga untuk para  pelaku bisnis kecil dan menengah (UKM).

Jadi tidak ada salahnya kalau kamu yang ingin memulai atau merintis usaha mempelajari laporan keuangan tersebut supaya informasi keuangan bisnismu bisa tercatat dengan rapih dan sistematis.

Selamat belajar berbisnis dan membuat laporan keuangan!

Leave a Comment