5 Jenis Tanaman Hias Bagi Pemula yang Hobi Berkebun

Jenis Tanaman Hias – Tanaman hias berfungsi untuk mempercantik taman, kebun rumah, ruangan, dan dapat juga digunakan sebagai bunga potong untuk buket.

Jenis tanaman hias pada umumnya terdiri dari tanaman hias bunga, tanaman hias daun, tanaman hias buah, tanaman hias akar, dan tanaman hias batang.

Berdasarkan tempatnya jenis tanaman hias dibagi menjadi dua, yaitu tanaman hias outdoor dan tanaman hias indoor.

Semua tanaman hias memancarkan kesan keindahan dari seluruh bagian tubuhnya mulai dari batang, daun, bunga, hingga buahnya.

Selain memberikan kesan yang indah, keberadaan tanaman hias juga dapat memberikan kesan rindang dan teduh, sehingga rumah kamu akan terasa sejuk.


Jenis Tanaman Hias


Jika kamu tergoda untuk mengoleksi tanaman hias, berikut beberapa rekomendasi tanaman hias dari rahasiabelajar.com yang mungkin bisa kamu jadikan sebagai referensi.

1. Jenis Tanaman Hias, Sri Rejeki (Aglaonema)

image source: shopee.co.id

Jenis tanaman hias sri rejeki ini memiliki habitat asli di dalam hutan tropis dengan tingkat kelembaban tinggi.

Sri rejeki merupakan tanaman hias yang cocok diletakkan di dalam ruangan (indoor) karena hanya membutuhkan cahaya yang sedikit.

Seiring perkembangan zaman, sri rejeki kini terdiri dari beragam bentuk, warna, dan ukuran sehingga menjadi salah satu tanamamn hias yang cukup dicari di pasaran.

2. Kaktus Centong (Opuntia cochenillifera)

jenis tanaman hias
image source: shopee.co.id

Orang Jawa menyebut kaktus ini dengan nama “tentong”, sedangkan di Inggris disebut dengan nama “warm hand” dan “nopal cactus”.

Kaktus ini masih satu famili dengan tumbuhan duri tentong, duri cangkang, kaktus totol, kaktus sinterklas, dan kaktus lidah sapi.

Kaktus centong memiliki buah beri berwarna merah, dengan bentuk kelopak dan mahkota bunga menyatu membentuk sebuah hypanthium.

Seperti tumbuhan kaktus pada umumnya, kaktus ini dapat tumbuh di lahan kering dengan formasi semak belukar.

Jika ingin mengoleksi kaktus ini di rumah, dapat ditanam di areal pekarangan dan tegalan.

3. Palem Kuning (Ypsis lutescens)

jenis tanaman hias
image source: karanganyar.news

Berbeda dengan dua tanaman hias sebelumnya yang berukuran mungil, palem kuning merupakan jenis tanaman hias dengan ukuran besar.

Biasa ditanam di luar pekarangan rumah untuk mempercantik lingkungan.

Palem kuning membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk tumbuh, sehingga tanaman hias ini tidak cocok jika diletakkan di dalam ruangan.

Menurut sebagian orang selain mempercantik pandangan palem kuning juga mampu membersihkan udara di sekitarnya, sehingga membuat paru-paru kamu akan lebih sehat tentunya.

4. Jenis Tanaman Hias, Sweet Alyssum

jenis tanaman hias
image source: edenbrothers.com

Tanaman hias berbunga ini sangat cocok untuk digantung di dalam ruangan rumah kamu. Pasalnya si cantik asal Mediterania ini tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung gengs.

Sweet Alyssum memiliki warna bunga yang bervariasi, ada yang berwarna putih, ungu, pink, dan lain sebagainya. Selain cantik, bunga ini juga memiliki aroma yang khas dan wangi.

Nah, sekali mendayung dua tiga pulau terlampaui nih, selain sebagai tanaman hias kamu juga bisa memanfaatkan Sweet Alyssum sebagai pewangi ruangan alami.

5. Buah Naga

image source: berandadesa.com

Jika dari tadi kita hanya berbicara tentang tanaman hias bunga, batang, dan daun, kali ini ada buah naga yang juga dapat difungsikan sebagai tanaman hias buah.

Pasti kamu baru tahu ya? Memang selama ini buah naga ditanam si satu perkebunan khusus untuk dimanfaatkan buahnya saja.

Namun siapa sangka jika buah naga juga dapat mempercantik pekarangan rumah kamu.

Selain dapat dimakan buahnya, daun dari buah naga sendiri tergolong unik hingga dapat menambah nuansa warna-warni taman rumah kamu.

Peluang Bisnis Tanaman Hias

Saat ini tanaman hias sudah menjadi hobi bagi masyarakat umum. Mereka disukai oleh samua kalangan baik pria maupun wanita. Lantaran hal itulah prospek tanaman hias kedepannya akan cukup menguntungkan.

Biasanya tanaman hias dimanfaatkan sebagai komponen utama untuk penghijauan atau memperindah area taman di halaman rumah maupun perkantoran. Salah satu kelebihan tanaman hias adalah bisa ditempatkan di dalam pot.

Pot-pot tanaman hias tersebut bisa diletakkan di dalam maupun diluar ruangan dan bahkan bisa digantung. Berkat adanya tanaman hias suatu tempat akan menjadi lebih asri dan lebih sejuk dipandang.

Tentu ruangan yang didalamnya terdapat tanaman hias atau dapat melihat tanaman hias pasti akan lebih menyejukkan. Saat beraktivitas pun suasana hati menjadi lebih rileks dengan memandangi tanaman-tanaman hias yang subur.

Apalagi jika kita memiliki tanaman hias yang langka dan berharga mahal, pastinya akan menjadi prestise tersendiri.

Keberadaan tanaman hias memiliki prospek yang cukup menjanjikan dalam perekonomian. Bahkan di kota-kota besar orang berbisnis tanaman hias sudah layaknya berbisnis barang mewah.

Harga tanaman hias yang sedang tren atau yang langka bisa mencapai puluhan bahkan ratusan juta rupiah per satuannya. Tentu itu merupakan jumlah yang fantastis. Meski begitu tren tanaman hias terbilang fluktuatif sehingga kita tidak bisa terlalu bergantung pada penjualannya.

Memulai Budidaya Tanaman Hias

Langkah awal yang harus dilakukan petani adalah melakukan pembibitan. Pada umumnya mereka mendapatkan bibit bunga tanaman hias dari kawasan atau dataran tinggi. Udara yang sejuk sangat cocok untuk pembudidayaan tanaman hias.

Untuk tanaman hias, waktu berproduksi tergantung pada jenis tanamannya. Jenis yang paling kuat pertahanannya akan dapat berproduksi setidaknya sampai kurun waktu tiga tahun bahkan lebih.

Setelah melakukan pembibitan para petani tentu perlu melakukan perawatan atau pemeliharaan. Ini membutuhkan waktu tertentu agar tumbuhan menjadi besar dan dapat diminati konsumen.

Saat proses pemeliharaan petani harus secara rutin melakukan perawatan, seperti menyiram dua kali sehari, memberi obat penyubur sekali seminggu, dan penyemprotan hama sebulan sekali. Selain langkah-langkah tersebut juga ada hal lain yang perlu diperhatikan.

Pemelihara haruslah mengecek satu persatu tanamannya. Apakah mereka berkembang atau tumbuh dengan baik atau tidak. Jika melakukan hal-hal tersebut, tentu nantinya tanaman akan tumbuh dengan baik.

Apabila tanaman tumbuh dnegan baik, maka jika sudah lebih besar bisa dilakukan pengembangbiakan, seperti proses stek. Gunanya tak lain untuk memperbanyak tanaman sehingga produksi berjalan terus tanpa terputus.

Meskipun begitu bukan berarti petani tidak membutuhkan bibit tanaman baru. Proses stek atau pencangkokan hanya dapat berlangsung dalam kurun waktu tiga tahun saja. Setelah itu petani harus membeli bibit baru.

Merawat Jenis Tanaman Hias

Dalam merawat tanaman hias ada hal-hal yang harus dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Untuk itu perawatan tanaman hias terbagi menjadi tiga macam. Pertama perawatan harian, kedua perawatan mingguan, dan ketiga perawatan bulanan.

Seperti yang sudah disebutkan diatas, perawatan harian, contohnya seperti rutin menyiram sehari dua kali pagi dan sore hari. Jumlah atau banyaknya air yang diberikan tergantung pada besarnya tanaman dan tempat dimana kita menyimpan tanaman tersebut.

Sementara perawatan mingguan biasanya ditujukan untuk tanaman yang ditaruh di dalam ruangan. Sekali seminggu setidaknya mereka harus dikeluarkan agar terkena sinar matahari secara langsung.

Sedangkan untuk perawatan bulanan disesuaikan dengan kebutuhan tanaman. Kegiatan perawatan bulanan, diantaranya seperti pemberian pupuk, pengendalian hama, serta pengilapan daun. Hal-hal tersebut tidak boleh dilakukan terlalu sering sehingga sebulan adalah waktu yang cocok.

Nah, itu dulu ya beberapa jenis tanaman hias yang kami rekomendasikan.

InsyaAllah di lain sesi kita akan bahas lagi berbagai jenis tanaman hias kategori lainnya secara khusus. Happy gardening!

Leave a Comment