Cara Budidaya Ulat Jerman (Manfaat dan Estimasi Perhitungan Bisnis)

Budidaya Ulat Jerman barangkali menjadi hal yang masih asing dilakukan oleh sebagian orang.

Tetapi beberapa orang justru dapar meraup keuntungan yang besar dari memanfaatkan ulat jerman ini.

Pernahkah kamu mendengar jenis ulat jerman? Atau bahkan pernahkah melihat dan menyentuhnya secara langsung?

Jika belum mari kita simak uraian pada artikel ini. Jangan lupa untuk memperhatikan gambarnya juga agar bentuk dari ulat tersebut bisa tergambar jelas di pikiran teman-teman.

Nah bagi yang sudah bergelut dengan ulat jerman dan berkeinginan untuk membudidayakannya, ikuti juga artikel ini sampai habis.’

Karena pada kesempatan yang baik ini secara rinci penulis akan membahas tentang tips dan trik budidaya ulat jerman.

Ulat Jerman dikenal juga dengan Superworm atau Zophobas Mario. Ulat Jerman mempunyai kelangsungan hidup yang terdiri dari 4 tahap dinataranya: Telur – Larva (ulat) – Kepopompong – Kumbang.

Saat ini banyak orang atau pun para peternak yang memanfaatkan ulat Jerman ini untuk dikembangbiakkan dan dibudidayakan yang akhirnya bisa menghasilkan pendapatan setiap bulannya.

Meski sebagian orang menganggap ulat jepang adalah hewan menjijikkan, tetapi pada kenyataannya ulat tersebut bermanfaat untuk makhluk hidup loh.

Salah satunya yakni dijadikan sebagai pakan burung. Nah budidaya ulat jerman menjadi trend karena memang banyak permintaan.

Ulat jerman menjadi makanan burung peliharaan yang digemari sebab mempunyai kandungan gizi yang tinggi dan sesuai dengan kebutuhan sang burung.

Yuk perhatikan informasi tentang manfaat, cara ternak, serta estimasi perhitungan bisnisnya, supaya teman-teman yang berkeinginan untuk bergelut dalam bisnis ulat jerman memiliki gambaran yang jelas. Semoga bermanfaat yaa.


Manfaat Ulat Jerman


Cara Budidaya Ulat Jerman (Manfaat dan Estimasi Perhitungan Bisnis)
titikmerawat.com

Ternyata ulat Jerman mempunyai banyak manfaat bagi manusia saat ini. Hal ini tergantung bagaimana kedepannya nanti terhadap bisnis ini, apakah ulat jerman ini bersifat stabil ataukah bersifat musiman.

Di Indonesia sendiri saat ini ulat Jerman dimanfaatkan sebagai pakan ternak seperti untuk pakan burung kicau, untuk pakan reptile, pakan ikan, dan pakan hewan yang memakan serangga lainnya seperti ulat jerman ini.

Namun sebaliknya yang terjadi di luar negeri. Di luar negeri ulat jerman dimanfaat sebagai salah satu bahan kosmetik atau kecantikan.

Selain itu juga ternyata di luar negeri ulat jerman sudah menjadi bahan utama untuk di konsumsi.


Cara Ternak/Budidaya Ulat Jerman


Cara Budidaya Ulat Jerman (Manfaat dan Estimasi Perhitungan Bisnis)
tanipedia.com

Untuk beternak ulat jerman ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Berternak atau membudidayakan ulat jerman ini mudah untuk dijalankan dan dilakukan.

Selain itu tidak membutuhkan skill yang bagus atau pun khusus untuk ternak ulat jerman dan juga tidak menghabiskan waktu yang lama.

Hanya menghabiskan waktu rata-rata sekitar 2-3 jam dalam satu hari untuk mengurus ulat-ulat jerman ini.

Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya ulat jerman adalah sebagai berikut:

Menyiapkan Wadah untuk Ulat Jerman

Pertama untuk kamu yang ingin melakukan ternak ulat jerman, adalah menyediakan tempat atau wadahnya terlebih dahulu.

Sebab wadah ulat ini tidak boleh sembarangan loh. Harus dibuat sedemikian rupa agar ulat jerman dapat hidup dengan nyaman, sehingga mereka juga dapat berkembang biak dengan baik.

Wadah ulat jerman juga harus dilindungi dari gangguan hewan lain loh, jadi kamu bisa menutupnya dengan kasa plastic.

Ukuran ideal yang biasanya dibuat untuk wadah adalah seluas 240 cm. Tempat dengan ukuran tersebut dapat mewadahi 250 ulat.

Menyiapkan Kotak Kumbang Jerman

Mengapa kita membutuhkan kumbang jerman? Karena ulat jerman dihasilkan dari kumbang tersebut.

Nah jadi sudah seharusnya dong kalau kita juga menyediakan kotak khusus kumbang yang akan bertelur.

Untuk ukuran kotak ini tentu saja menyesuaikan dengan jumlah kumbang yang ada, tetapi pada umumnya memiliki ukuran 38×58 cm, dan terbuat dari kayu.

Dengan ukuran seluas itu, teman-teman bisa menampung 500 kumbang jerman. Agar kumbang terhindar dari hewan pengganggu buatlah penyangga yang agak tinggi pada kotak, jangan lupa pula untuk memberikan wadah berisi oli di bagian bawah kotak.

Menyediakan Media

Terdapat beberapa media yang bisa digunakan dalam budidaya ulat ini. Salah satunya dengan polar gandum yang memiliki kandungan pati dan protein tinggi.

Selain itu teman-teman juga bisa memanfaatkan dedak atau serbuk halus dari kulit padi.

Memilih Bibit Ulat Jerman

Untuk mendapatkan bibit ulat jerman yang berkualitas, kita harus merawat kumbang dengan sebaik mungkin.

Agar kumbang dapat bertelur dengan lancar, pastikan teman-teman untuk memberikan pakan secara rutin selama dua minggu lebih.

Sebaiknya sediakan juga kotak pada bagian wadah kumbang yang nantinya bisa menampung telur ulat.

Membesarkan Telur

Pada mulanya telur akan menetas pada usianya 15 hari, dan ukurannya akan sangat kecil.

Tersebab itu harus dilakukan pembesaran, tips untuk membesarkannya mudah saja berikan pakan secara rutin. Pakan bisa berupa polar, atau buah-buahan yang dipotong kecil-kecil.

Melakukan Pemisahan Larva

Kualitas ulat jerman yang baik juga ddidapatkan dari proses pemisahan larva yang baik. Lakukanlah pemisahan larva sedini mungkin secara rutin satu bulan sekali.

Memberikan Pakan

Pastikan memberikan makan dengan porsi yang tepat, tidak banyak dan tidak sedikit pula. Tekstur pakannya sebaiknya juga jangan terlalu lembab atau kering.

Biasanya kebutuhan makan ulat jerman dapat terpenuhi dengan memberikan dua kali makan dan minum.

Secara singkat penjelasan mengenai beberapa cara ternak ulat jerman adalah:

1. Dalam 1 buah kotak kumbang, terdapat sekitar 500 kumbang yang setiap setengah bulan atau setiap 15 hari kumbang-kumbang ini akan bertelur.

2. Kotak yang terdapat kumbang tersebut diletakkan di atas kotak kosong yang tidak terdapat kumbang sama sekali.

3. Tunggu hingga setengah bulan atau 15 hari lamanya kemudian kotak tersebut akan dipenuhi dengan telur ulat jerman. Setelah itu pindahkan kotak kumbang tersebut pindahkan atau letakkan ke kotak yang kosong lainnya. Dan lakukan hal it uterus menerus.

4. Kemudian kotak yang sudah terisi dengan telur ulat jerman akan diberi makanan dan minuman supaya ulat jerman tetap tumbuh dengan baik.

5. Setelah 3 bulan lamanya, telur kumbang tersebut berubah menjadi ulat jerman yang sudah dewasa serta siap untuk dipanen dan dijual.


Estimasi Perhitungan Dalam Bisnis Ulat Jerman


√ Cara Budidaya Ulat Jerman (Manfaat dan Estimasi Perhitungan Bisnis)
mui.or.id

Berikut ini gambaran bagaimana perhitungan atau estimasi keuntungan dalam membudidayakan ulat jerman yang perlu Anda ketahui:

1. Belilah 500 ekor kumbang untuk diisikan ke dalam satu kotak khusus beternak kumbang.

2. Untuk satu kotak kumbang, rata-rata bisa menghasilkan setidaknya atau sedikitnya 10 kilogram ulat jerman ketika saatnya panen.

3. Sudah Anda ketahui bahwa panen dilakukan setiap 15 hari sekali atau 1 bulan 2 kali panen.

4. Untuk satu kilonya dihargai 25.000 dan harga tersebut tidak pernah turun sejak tahun 2008 dan sebaliknya malah terus naik harga perkilo ulat jerman ini.

Jadi bisa diambil kesimpulan untuk menghitung pendapatan per bulan sebagaimana yang sudah dijelaskan berikut ini:

Jumlah Kotak x Hasil Panen (Kg) x 2 kali panen perbulan x Harga per Kilogram = Penghasilan Tiap Bulan.

Jika Anda memiliki 10 Kotak Kumbang maka :
10 x 10 x 2 x 25.000 = 5.000.000 / Bulan
Jika Anda memiliki 20 Kotak Kumbang maka :
10 x 10 x 2 x 25.000 = 10.000.000 / Bulan
Jika Anda memiliki 30 Kotak Kumbang maka :
10 x 10 x 2 x 25.000 = 15.000.000 / Bulan
Jika Anda memiliki 40 Kotak Kumbang maka :
10 x 10 x 2 x 25.000 = 20.000.000 / Bulan
Jika Anda memiliki 50 Kotak Kumbang maka :
10 x 10 x 2 x 25.000 = 25.000.000 / Bulan

Nah seperti itulah estimasi atau perhitungan pendapatan setiap bulan jika Anda melakukannya dengan serius dan terus menerus serta kesabaran dalam beternak atau membudidayakan ulat jerman ini dengan baik dan benar.

Demikian informasi yang dapat penulis sampaikan. Sekali lagi semoga bisa bermanfaat dan dapat membantu teman-teman yang sedang membutuhkannya.

Selamat berbisnis, jangan lupa untuk merencanakan bisnis ulat jerman dengan matang ya, agar nantinya dapat meraup keuntungan.

Leave a Comment