Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya

Metamorfosis Kecoa atau Lipas – Tahukah Anda bahwa berdasarkan hasil penelitian, keberadaan kecoa atau lipas di bumi sudah ada sejak 300 juta tahun silam?

Di dalam taksonomi (pengelompokkan makhluk hidup), kecoa atau lipas kerap dikelompokkan dengan belalang serta jangkrik (Ordo Orthoptera).

Namun, saat ini kecoa atau lipas menjadi kelompok mandiri yang disebut Blattaria atau Ordo Dictyoptera. Kecoa atau Lipas diperkiraan masih berkerabat dekat dengan termites atau rayap.


Proses Metamorfosis atau Daur Hidup Kecoa


Image Source: jagad.id

Ada banyak sekali hal menarik seputar kecoa atau lipas. Dalam kesempatan kali ini, kami akan mengulas sedikit mengenai daur hidup kecoa atau lipas, mulai dari telur hingga siap untuk bereproduksi.

Tahap Pertama Metamorfosis Kecoa – Telur

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
fame.grid.id

Kehidupan kecoa bermula dari telur. Induk kecoa akan meletakkan telurnya secara berkelompok (kira-kira 12 sampai 40 butir telur) dalam satu kantung yang dinamai ooteka.

Ooteka memiliki bentuk serupa kacang atau dompet dan memiliki warna coklat atau hitam kecoklatan.

Ooteka tersebut umumnya diletakkan di sudut ruangan yang lembab dan gelap. Setelah 6-7 minggu di dalam ooteka, telur akan menetas menjadi nimfa.

Di bagian luar terlur ada cairan yang lengket (air liur betina) dan membuat telur-telur kecoa tersebut akan terus saling melekat antara satu dengan yang lainnya.

Umumnya induk betina akan menyimpan telur di tempat yang aman, tersembunyi, gelap dan dekat dengan sumber makanan agar mudah mendapatkan makan ketika menetas nanti.

Cepat atau lamanya telur menetas bergantung pada jenis dan spesies indukannya.

Tahap Kedua Metamorfosis Kecoa – Nimfa

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
blog.kilknclean.com

Ketika telur menetas, maka akan keluar bayi kecoa yang mana ukurannya masih sangat kecil mirip seperti kutu beras.

Walaupun ukurannya masih sangat kecil, tapi nimfa ini sudah bisa mencari makan sendiri dan karena diletakkan dengan sumber makanan, maka nimfa tidak akan kesulitan mencari makan.

Nimfa merupakan kecoa muda yang berwarna putih dan belum ada sayapnya.

Siklus hidup kecoa sendiri termasuk ke dalam metamorfosis tidak sempurna dimana seekor nimfa tidak mengalami proses kepompong namun harus mengalami pergantian kulit beberapa kali agar nimfa menjadi kecoa dewasa.

Stadium nimfa sendiri berlangsung 2 sampai 4 bulan untuk beberapa jenis kecoa yang berukuran kecil. Untuk kecoa yang berukuran besar tahapan nimfa bisa berlangsung hingga hampir satu tahun.

Selama tahapan ini juga nimfa akan mengalami pergantian kulit antara 4 sampai 7 kali, di mana setiap pergantiannya kulit yang baru akan lebih keras daripada sebelumnya.

Tahap Ketiga Metamorfosis Kecoa – Imago/Kecoa Dewasa

Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas (Penjelasan Lengkap)
Tribunnews.com

Tahapan dewasa ditandai dengan telah berkembangnya sayap secara sempurna. Sayap kecoa juga sudah bisa digunakan untuk terbang dan mencari makan.

Kecoa dewasa umumnya mampu bertahan hidup selama satu tahun. Beberapa jenis kecoa bahkan diketahui dapat hidup selama dua tahun.

Pada daur hidup kecoa ini, kecoa dewasa sudah siap untuk bereproduksi.

Sel telur dari kecoa betina pun juga sudah siap untuk dibuahi oleh sel sperma kecoa jantan dan meneruskan siklus hidup metamorfosis kecoa.


Fakta Menarik Seputar Kecoa atau Lipas


√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
merdeka.com

Kecoa atau lipas ini berkembang dengan baik di lingkungan apapun selama di dalamnya terdapat bahan-bahan makanan serta terlindungi dari pemangsa.

Dapur komersil kerap kali dapat mendukung ratusan bahkan ribuan kecoa/lipas dari berbagai stadium tinggal dengan nyaman dan aman.

Kecoa dapat pindah dari satu tempat ke tempat lain dalam bentuk kecoa dewasa ataupun dalam bentuk kantung telur yang menempel si beberapa objek misalnya: tas/koper, kardus bahan makanan, furnitur, kereta api, bus, pesawat dan kapal laut.

Perilaku-perilaku kecoa yang mesti menjadi bahan pertimbangan yaitu kebiasaannya yang omnivor atau pemakan segala serta aktif di malam hari.

Jika nampak ada yang aktif pada siang hari, itu menunjukkan telah overpopulasi.

Lipas atau kecoa memiliki sifat thigmotactic, yang artinya adalah istirahat di dalam celah-celah dinding dalam kurun waktu yang lama (kira-kira 3 sampai 4 hari).

Lipas atau kecoa dewasa serta pradewasa kerapkali istirahat bersama-sama di celah yang sempit.


Ciri-Ciri Kecoa


√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
ayosemarang.com

– Kecoa memiliki tiga pasang kaki di setiap segmen toraks untuk digunakan berjalan.
– Sepasang sayapnya sebenarnya jarang digunakan dan hanya digunakan dalam keadaan tertentu.
– Alat pernafasan yang digunakan berupa trakea, merupakan saluran pernafasan yang menyalurkan udara untuk bernafas dari tenggorokan hingga ke bronkus.
– Bagian tubuhnya dibagi menjadi tiga, yakni kepala (caput), dada (toraks) dan perut (abdomen).
– Kecoa memakan makanan sisa dari organisme lain.


Jenis-Jenis Kecoa


Setelah mengetahui fakta dan ciri-cirinya, terdapat beberapa jenis kecoa yang diantaranya adalah:

1. Kecoa Amerika

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
biosis.co.id

Bisa dikatakan merupakan spesies kecoa yang umum dan berukuran cukup besar (bisa mencapai 55 mm).

Meskipun dinamai kecoa amerika, namun sebenarnya berasal dari Afrika tropis, dan sudah menyebar di seluruh dunia.

Jenis ini juga bisa menyesuaikan diri dengan cepat dengan habitat lingkungan yang hangat, gelap, lembab dan tersembunyi.

2. Kecoa Australia

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
brisbaneinsects.com

Dari tampilannya, sekilas jenis kecoa Australia terlihat mirip dengan jenis amerika, namunmemiliki ukuran yang lebih kecil dan terdapat garis kuning di sisi dengan pangkal sayap.

Tubuhnya berwarna cokelat dan terdapat garis tepi pucar di sisi tubuh yang terlihat mencolok serta terdapat garis kuning kontras di pelindung kepalanya.

Jenis ini bisa juga dikatakan sebagai spesies kecoa yang umum di iklim tropis dan lebih suka menjadikan tanaman sebagai makanannya.

3. Kecoa Jerman

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
en.wikipedia.org

Bisa dikatakan, kecoa jerman merupakan spesies terkecil karena ukuran panjang dari tubuhnya hanya berkisar 13 – 16 mm saja ketika dewasa.

Tubuhnya memiliki ciri berwarna coklat muda dan coklat tua dan memiliki siklus hidup yang pendek serta sering bereproduksi.

Meskipun ukurannya termasuk yang terkecil, namun kecoa jenis ini memiliki pergerakan yang sama baiknya dengan spesies lain, baik itu di permukaan vertikal atau horizonatal.

4. Kecoa Madagaskar

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
pixabay.com

Kecoa madagaskar atau yang juga terkenal dengan hissing cockroach merupakan spesies yang bisa mengeluarkan bunyi atau desis ketika tubuhnya ditekan.

Jika spesies kecoa amerika sudah terbilang memiliki ukuran yang besar, maka speses madagaskan ini lebih besar lagi, yakni bisa mencapai 8 cm.

Uniknya, spesies ini banyak yang menginginkan untuk dijadikan sebagai peliharaan. Tidak heran kalau kecoa madagaskar memiliki nilai jual di masyarakat.

5. Kecoa Oriental

√ Proses Metamorfosis Kecoa atau Lipas | Fakta, Jenis dan Ciri-Cirinya
flickr.com

Kecoa oriental merupakan speses yang juga kerap disebut sebagai kumbang hitam.

Pejantan dari spesies oriental ini memiliki ukuran berkisar 18-29 mm ketika dewasanya. Sedangkan betinanya memiliki ukuran dewasa yang berkisar 20-27 mm.

Tempat yang disukai dan kerap dijadikan sebagai habitat spesies ini adalah tempat yang lembab, gelap dan juga seringditemukan bahan organik yang busuk.

 

Leave a Comment