Rumus ROA (Pengertian, Rumus Menghitung, Contoh Soal)

Rumus ROA – Selamat datang lagi di website kami, kali ini kami kembali lagi untuk menyajikan informasi yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan.

Siapa yang baru pertama kali mendengar istilah ROA? Atau sudah pernah dengar tetapi belum paham maksudnya?

Nah tepat sekali kalau kalian ada yang merasa demikian, maka ikuti terus tulisan ini sampai habis ya. Dan memang wajar saja kalau banyak yang masih asing dengan istilah ROA.

Karena ROA merupakan istilah yang hanya sering dipakai dalam bidang ekonomi termasuk juga manajemen keuangan, akuntansi, dan semacamnya

Ya istilah tersebut sama halnya dengan NPV (Net Present Value) yang telah kami bahas sebelumnya, hanya orang yang bergelut di bidang ekonomi akan memahami benar konsep NPV maupun ROA.

Istilah ROA ini sering digunakan dalam manajemen keuangan di perusahaan-perusahaan yang mengedepankan profit.

Lalu apa sih sebenarnya ROA itu, seberapa pentingnya? Dan bagaimana cara menghitung dengan menggunakan rumus ROA?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan kami jawab satu persatu pada penjelasan di bawah ini. Jadi silahkan simak artikel ini sampai habis ya.


Pengertian ROA


Rumus ROA: Pengertian, Rumus Menghitung, Contoh Soal
sarjanaekonomi.co.id

Bagi yang baru pertama kali mendengar istilah ROA, sangat penting untuk mengetahui hal yang paling sederhana dari materi tersebut yaitu apa sih pengertian ROA itu sendiri.

Sangat tidak tepat jika kami menguraikan rumus ROA tetapi tidak memberikan pengertian tentang definisi dari ROA.

Karenanya di sini kami akan memaparkan terlebih dahulu apa sih sebenarnya ROA itu.

Pertama mari kita jabarkan apa kepanjangan dari ROA itu sendiri. ROA (Return on Assets), dalam bahasa Indonesia lebih dikenal dengan tingkat pengembalian aset.

Lalu apa gunanya ROA ini? Return on Assets ini berguna untuk menunjukkan berapa keuntungan/laba bersih dari suatu perusahaan sehubungan dengan rata-rata jumlah aset atau semua sumer daya.

Selain itu ROA ini juga bisa membantu investor dalam melihat keahlian perusahaan dalam mengelola investasinya pada aset yang nantinya akan menjadi keuntungan atau profit.

Jadi secara singkatnya ROA ini merupakan rasio untuk mengukur keefesienan suatu perusahaan dalam mengelola asetnya, yang nantinya akan menghasilkan profit selama satu periode.


Rumus ROA (Return on Assets)


Rumus ROA (Return on Assets)

Setelah mengetahui apa itu ROA, sekarang saatnya teman-teman mempelajari bagaimana cara menghitung ROA dengan menggunakan rumus ROA.

Dan perlu diingat bahwa ROA ini dinyatakan dalam presentase (%) ya.

Adapun rumus ROA yang digunakan adalah sebagai berikut:

Rumus ROA


Penilaian Dan Analisis ROA


Sebenarnya penilaian dan analisis ROA ini sudah sedikit dibahas di atas. Ya ROA berguna untuk mengukur keefesienan perusahaan dalam mengelola aset yang dibelinya menjadi keuntungan.

Oleh karena itu setelah menghitung dengan rumus ROA ini, kita jadi tahu berapa rasio yang kita dapatnya.

Nah semakin tinggi rasio yang kita hasilkan hal ini menunjukkan semakin efektif suatu perusahaan dalam mengelola aset tersebut untuk mendapatkan laba.


Contoh Perhitungan Rumus ROA


Supaya teman-teman bisa langsung mengaplikasikan rumus ROA dalam sebuah kasus, di sini kami juga mencantumkan contoh soal/perhitungan yang menggunakan rumus ROA.

Contoh ini kami rangkum dari sumber yang terpercaya jadi teman-teman tak perlu khawatir. Yuk langsung saja kita simak contoh di bawah ini:

Berdasarkan laporan keuangan per tanggal 31-12-2017, Laba bersih atau Net Income PT. Waskita Karya Persero Tbk adalah Rp. 1,713 triliun sedangkan Total Asetnya ialah sebanyak Rp. 61,433 triliun. Berapakah jumlah ROA atau Return on Assets (Tingkat pengembalian aset) PT. Waskita Karya Persero Tbk ?

Jawab :

ROA = Laba bersih setelah Pajak / Total Aset (atau rata-rata Total Aset)
ROA = Rp. 1,713 triliun / Rp. 61,433 triliun
ROA = 2,79%

Maka ROA PT. Waskita Karya Persero Tbk dengan kode emiten WSKT ini ialah sebesar 2,79%.


Apakah penjelasan tentang rumus ROA di atas cukup jelas dan mudah dipahami? Apakah bisa membantu teman-teman yang sedang belajar tentang ROA?

Kami berharap demikian, meskipun tidak membuatmu paham sepenuhnya paling tidak teman-teman tetap bisa mengambil pelajaran dari artikel ini.

Dan yah rumus ini cukup penting untuk dipelajari terutama bagi teman-teman yang ingin bersinggungan dengan manajemen keuangan.

Jadi selamat dan semangat belajar terus. Mungkin cukup sekian artikel yang bisa kami sajikan. Sekali lagi semoga bermanfaat.

Jika ada tambahan informasi bisa langsung tulis di kolom komentar ya agar bisa menjadi bahan pembelajaran bagai semua orang. Terimakasih semuanya!

Leave a Comment