Umpan Ikan Bawal untuk Tangkapan yang Lebih Banyak

Umpan Ikan Bawal – Ikan bawal merupakan ikan air tawar yang juga tidak jarang menjadi incaran para pemancing.

Ukurannya yang besar membuat tarikan ketika umpan disambar memberikan perasaan menyenangkan dan sensasi tersendiri bagi pemancing.

Ikan bawal sendiri sebenarnya juga merupakan ikan yang cukup banyak dibudidayakan karena digemari oleh banyak orang berkat rasa daging ikannya yang lembut dan enak.

Namun bagi para pemancing, tentunya terdapat sensasi berbeda ketika mendapatkan ikan melalui budidaya dan memancing.

Untuk memancing ikan bawal sendiri dapat menggunakan berbagai macam umpan yang penggunaan umpannya dapat disesuaikan atau dipengaruhi oleh lokasi dan waktu ketika memancing.

Umpan untuk ikan bawal sendiri bisa dari umpan alami yang mudah didapat sampai umpan yang diracik sendiri.


Umpan Ikan Bawal


Bawal merupakan ikan yang berasal dari keluarga Bramidae. Di dalam keluarga Bramidae terdapat sekitar 20 spesies ikan yang terdiri dari tujuh genera. Tujuh genera tersebut, antara lain ada Brama, Eumegistus, Pteracis, Pterycombus, Taractes, Taractichthys, dan Xenobrama.

Beberapa spesies dari keluarga Bramidae merupakan ikan yang sering dikonsumsi manusia sebagai sumber protein, salah satunya ikan bawal. Spesies ini banyak ditemukan di wilayah Asia terutama Asia bagian Selatan.

Di Indonesia kita mudah sekali menemukan ikan bawal di pasaran. Permintaan masyarakat yang tinggi akan bawal membuat para peternak ikan juga membudidayakan bawal. Tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga, tempat makan pun banyak yang meyuguhkan menu ikan bawal.

Meskipun ikan bawal dapat dibeli di pasaran, tapi memancing ikan bawal di habitat aslinya menyuguhkan kepuasan tersendiri. Jerih payah setelah memancing ikan membuat rasa bawal terasa lebih nikmat.

Tak heran masih banyak pemancing yang menargetkan ikan bawal sebagai buruannya. Selain bernilai gizi, ikan bawal juga enak diolah dengan berbagai cara. Baik itu digoreng, dibakar, hingga di asap.

Untuk menangkap bawal di habitat aslinya tentu kita memerlukan umpan ikan bawal yang jitu. Umpan-umpan tersebut disiapkan untuk menarik perhatian bawal.

Jika memancing di kolam pemancingan dengan berbagai macam ikan, menggunakan umpan alami rasanya akan kurang maksimal karena umpan alami yang umum juga disukai oleh ikan jenis lain.

Beirikut merupakan berbagai umpan racikan ikan bawal yang bisa kamu coba gunakan:

1. Jangkrik

umpan ikan bawal
image source: terro.com

Berikut merupakan umpan memancing ikan bawal racikan menggunakan bahan jangkrik:

Bahan:

  • 30 jangkrik
  • 1 bungkus pelet djempol
  • ½ bungkus pelet 313
  • Essens nangka

Cara Meracik:

  • Haluskan jangkrik menggunakan blender.
  • Siapkan wadah dan campurkan pelet lalu aduk sampai rata.
  • Masukkan jangkrik yang sudah dihaluskan sebelumnya.
  • Tambahkan 5-10 tetes essen nangka.
  • Aduk sampai rata.
  • Bentuk umpan sesuai dengan mata kail yang digunakan untuk memancing.

2. Kuning Telur Bebek dan Susu Dancow

Siapa sangka susu dancow saset bisa dijadikan sebagai bahan racikan umpan ikan bawal, berikut merupakan cara meraciknya:

Bahan:

  • 1 saset susu dancow putih
  • 2 kuning telur bebek
  • Essen tenggiri
  • Air panas secukupnya

Cara Meracik:

  • Siapkan wadah dan masukkan susu dancow bersama 2 kuning telur bebek.
  • Tambahkan essen tengiri lalu campurkan bahan sampai tercampur rata.
  • Tambahkan air panas sedikit demi sedikit sampai bahan racikan menjadi kenyal dan jangan sampai encer.
  • Bentuk umpan menjadi bulatan kecil sesuai dengan mata kail.

3. Madu, Kuning telur dan Pelet Ikan

Berikut merupakan umpan racikan ikan bawal perpaduan madu, beberapa jenis pelet dan kuning telur:

Bahan:

  • 5 sdm madu
  • 2 kuning telur
  • 250 gram pelet ikan patin, koi dan udang

Cara Meracik:

  • Rebus kuning telur terlebih dahulu sampai matang.
  • Siapkan wadah dan rendam tiga macam pelet tersebut selama kurang lebih 10 menit.
  • Haluskan campuran pelet, kemudian tambahkan madu dan kuning telur.
  • Aduk sampai tercampur rata dan menjadi kenyal.
  • Bentuk umpan racikan menjadi bulatan kecil sesuai bentuk mata kail.

4. Cacing dan Keju

Cacing umumnya digunakan sebagai umpai langsung begitu saja secara utuh, namun untuk ikan bawal, kamu bisa meraciknya dengan menambahkan keji, berikut merupakan caranya:

Bahan:

  • Cacing sawah/tanah/kalung/darah secukupnya
  • Keju secukupnya

Cara Meracik:

  • Haluskan keju yang sudah disiapkan.
  • Siapkan wadah lalu campurkan cacing ke dalam wadah berisi bahan racikan.
  • Tunggu beberapa saat .
  • Umpan ikan bawal racikan cacing dan keju siap digunakan.

5. Kuning Telur Bebek dan Pelet

Kembali lagi dengan umpan ikan yang menggunakan bahan pelet, berikut merupakan umpan racikan yang bisa kamu coba gunakan juga:

Bahan:

  • 1 kuning telur bebek
  • 1 bungkus pelet
  • Essen bebas
  • Air panas secukupnya

Cara Meracik:

  • Siapkan wadah dan masukkan pelet
  • Tambahkan 1 kuning telur bebek dan lima tetes essen apapun yang kamu gunakan.
  • Aduk dan campurkan bahan sambil sedikit demi sedikit sampai bahan menjadi kenyal.
  • Bentuk umpan menjadi bulatan kecil disesuaikan dengan mata kail pancing yang digunakan.

6. Racikan Umpan Ikan Bawal Pabrikan

Ada sebuah penemuan yang berkaitan dengan umpan untuk memancing ikan bawal air tawar. Racikan tersebut terbuat dari bubuk protein kedelai, bubuk protein jagung, bubuk protein sorgum, bubuk protein ubi jalar, bubuk protein hewani dan nabati.

Bahan-bahan tersebut ditambahkan dengan bubuk udang air tawar, bubuk loach, bubuk batang serai, bubuk batang sedap malam, bubuk fruktus amomi, tepung tapioka, pelet, dan stimulan hormon ikan. Semua bahan-bahan tersebut dicampur bersamaan.

Campuran tersebut dimasukkan kedalam agitator untuk diaduk selama 110 menit. Setelah itu, bahan yang sudah tercampur rata kemudian dikeringkan dengan mesin pengering. Suhu mesin pengering diatur agar berada dalam suhu 50 – 60 derajat Celcius.

Waktu pengeringannya sekitar 90 menit. Kira-kira jika bahan sudah kering sekitar 75 – 85 persen, selanjutnya bahan dikeluarkaan untuk didinginkan. Setelah dingin masukkan kembali ke dalam agitator untuk diaduk selama 60 menit.

Tahap selanjutnya setelah pengadukan kembali dilanjut dnegan memasukkannya ke mesin ekspander agar mengembang. Suhu ekspander dikontrol dalam kisaran 60 – 75 derajat Celcius. Lamanya sekitar 60 menit di dalam mesin.

Setelah produk mengembang hingga 80 – 90 persen maka adonan kering siap dikeluarkan. Dinginkan lalu kemas atau bisa langsung di pakai. Ini memang produk umpan buatan pabrik.

Kalian bisa saja mencoba resep diatas dirumah dengan peralatan seadanya, seperti mixer dan over. Meski hasilnya tidak akan berbentuk sama, tapi rasanya pasti akan sama. Intinya tetap dapat dijasikan sebagai umpan ikan bawal.

7. Racikan Umpan Ikan Bawal Menggunakan Nasi

umpan ikan bawal
image source: pikiran-rakyat.com

Racikan umpan yang satu ini bisa dibilang yang paling murah dan paling simple. Tak perlu memakai nasi bari, nasi bekas asal belum basi tetap bisa digunakan. Berikut cara membuat racikan umpannya.

Bahan:

1) Nasi secukupnya atau sisa makan.
2) 1 bungkus Snack Ring
3) 1 bungkus santan kara
4) Air panas atau air hangat secukupnya

Cara membuat:

Pertama-tama masukkan nasi ke dalam wadah lalu bejek-bejek sambil diuleni dengan sendok hingga benar-benar halus. Selanjutnya hancurkan snack ring hingga halus kemucian masukkan ke dalam wadah yang nasi halus tadi.

Masukkan santan kara ke dalam adonan campuran nasi dan snack ring tadi lalu aduklah hingga tercampur merata. Aduk terus sampai adonan kenyal dan bisa dibentuk. Jika adonan terlalu keras, bisa tambahkan sedikit air panas agar lembek.

Jangan terlalu banyak menambahkan air karena akan membuat adonan susah dibentuk. Bila kalian terlalu malas untuk membuatnya secara manual, bisa juga diproses menggunakan food processor.

Leave a Comment