14 Rekomendasi Film Indonesia Terbaru yang Mengandung Kehangatan

Percakapan sepasang kekasih, yang sedang merencanakan akan nonton bioskop dan menonton film Indonesia terbaru weekend ini:

Cowo : “yang weekend besok nonton yuk”
Cewe : “males ah, lagi nggak ada film yang seru tau. Cuma ada film Indonesia doang, paling bentar
lg juga keluar di tv”

Hayo loh, kamu sering kan kalau mau nonton ke bioskop berpikiran seperti itu. Bilangnya “film Indonesia nggak ada yang seru” atau “film Indonesia mah paling bentar lagi juga sudah ditayangkan di TV”.

Asumsi seperti ini nih yang salah, seharusnya sebagai anak negeri kita dukung perfilman karya anak bangsa, supaya perkembangannya semakin baik, kalau bukan anak dalam negeri sendiri siapa lagi yang bakal dukung perfilman Indonesia.

Sama dengan slogan produk-produk clothing atau aksesoris lainnya nih “cintailah produk dalam negeri’. Iya toh, iya nggaak???

Coba kita flashback ke sepuluh tahun yang lalu, ada film “Laskar Pelangi” garapan sutradara Riri Riza yang dirilis tepat pada tanggal 26 September 2008.

Film ini bercerita mengenai sekelompok anak yang memiliki tekad kuat dalam meraih mimpinya walaupun di dera kemiskinan dan keterbatasan fasilitas belajar di Pulau Belitung.

Sebuah kisah nyata yang diangkat dari novel best seller karya Andrea Hirata ini berhasil meraup kesuksesan tidak hanya di Indonesia, tapi juga ditayangkan di negara-negara lain seperti Hongkong, Italia, Spanyol, Singapura, Jerman, Amerika Serikat, Australia, Portugal, dan sebagainya.


Rekomendasi Film Indonesia Terbaru 2018


Selain mendapatkan antusias dari banyak penonton, film Laskar Pelangi juga berhasil meraih banyak penghargaan bergengsi Internasional, seperti:

  • The Golden Butterfly Award untuk kategori film terbaik di International Festival of Films for Children and Young Adults di Hamedan, Iran.
  • Nominasi film terbaik di Berlin International Film Festival pada tahun 2009
  • Nominasi Best Editor di Asian Film Festival, Hongkong, pada tahun 2009
  • Diputar di berbagai ajang film internasional (Barcelona Asian Film Festival 2009 di Spanyol, Singapore International

Film Festival 2009, 11th Udine Far East Film Festival di Italia, dan Los Angeles Asia Pasific Film Festival 2009 di Amerika Serikat.

Nah, sudah sampai kancah internasional loh film-film dalam negeri kita ini.

Tidak hanya Laskar Pelangi, tapi juga ada beberapa film lainnya seperti: Ada Apa Dengan Cinta (2002), Ayat-Ayat Cinta (2008), The Raid (2014), dan Habibie dan Ainun (2013).

Bagaimana? Kalian masih meragukan kualitas film-film garapan dalam negeri juga.

Dibuktikan dengan prestasi yang sudah diraih 10 tahun terakhir, perfilman dalam negeri tentu sudah sangat handal dalam menghadirkan film berkualitas.

Film berkualitas juga diiringi dengan apresiasi yang tinggi dari penonton dalam negeri sendiri, sehingga akan membuat perfilman dalam negeri siap dalam menghadapi persaingan dengan film-film Hollywood.

Berikut ini beberapa film Indonesia terbaru tahun 2018 yang wajib kamu tonton:

1. Dilan 1990

Mengawali tahun 2018, film ini dirilis pada tanggal 25 Januari. Dilan 1990 menceritakan tentang kisah cinta semasa SMA.

Pada film ini kalian akan dibawa bernostalgia akan masa-masa putih abu-abu di era 1990-an. Film ini diadaptasi dari novel trilogi karya Pidi Baiq.

Mengisahkan percintaan antara Dilan dan Milea semasa SMA. Siapa yang tidak tahu Dilan, meskipun anak geng motor, tapi Dilan yang taat pada Ibunya.

Sejak pertama kali bertemu Milea, Dilan berusaha memenangkan hati Milea dengan segala tindakan konyolnya namun romantis.

Berbeda dengan laki-laki lain yang membelikan Milea boneka teddy bear ukuran raksasa atau mengajak Milea berkeliling dengan mobil sport terbarunya.

Dilain hanya laki-laki biasa yang pada hai ulang tahun sang pujaan hati, dia memberikan kado buku TTS (Teka-Teki Silang) yang sudah full dijawab.

Dilengkapi dengan kata-kata gombal. Gimana penasaran sama tingkah laku konyol Dilan lainnya? Bagi yang sudah membaca novelnya, tentu saja kita sudah tahu ending dari kisah mereka.

Dilan dan Milea pada akhirnya tidak ditakdirkan untuk bersama, karena menurut pandangan Dilan banyak dampak buruk yang terjadi pada Milea jika hubungan mereka diteruskan.

Sehingga Dilan memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka, meskipun rasa cintanya kepada Milea sangatlah dalam.

Tapi kalau versi novelnya nih, bakal ada juga pendapat dari sisi Milea nya terhadap hubungan mereka kenapa harus berakhir. Kita tunggu saja film Milea nya, semoga digarap dan ditayangkan yess.

2. Yowis Ben

Rilis 22 Februari 2018, Yowis Ben merupakan film bergenre komedi dengan warna yang berbeda.

Dibintangi oleh youtuber asal Jawa Timur, Bayu Skak, film ini menggunakan bahasa daerah khas Jawa Timur yang medok dan kocak.

Bercerita tentang Bayu (Bayu Skak) yang menyukai teman satu sekolahnya bernama Susan.

Susan adalah gadis cantik yang memiliki pacar seorang gitaris band. Demi terlihat keren seperti pacar Susan, bayu membentuk band dengan teman-temannya yang dinamai Yowis Band.

Konflik pada film ini adalah terjadi perpecahan antara personil band. Mampukah Bayu untuk mempertahankan bandnya demi mendapatkan hati Susan? Makanya ditonton ya, biar nggak penasaran.

3. Eiffel I’m In Love 2

Masih ingat dong dengan kisah cinta Tita sama Adit. Hubungan mereka dimulai ketika Tita masih duduk di bangku kelas 1 SMA.

Hubungan mereka yang selalu diwarnai pertengkaran setiap harinya, bisa bertahan hingga 14 tahun berlalu. Adit tinggal di Paris, membuat mereka menjalani hubungan yang LDR.

Setelah 14 tahun berlalu, Tita sudah tumbuh menjadi wanita dewasa yang mulai ragu dan mempertanyakan hubungan nya dengan Adit.

Apakah Adit ada niat untuk menjalin hubungan yang lebih serius? Namun Adit tak kunjung melamarnya.

Apakah Adit masih mencintai Tita dan akankah hubungan mereka berakhir di pelaminan?

4. Teman Tapi Menikah

Film ini mengisahkan tentang cinta pertama, dimana Ditto (Adipati Dolken) terjebak friend zone dengan Ayu (Vanesha Prescilla) selama 11 tahun mereka bersahabat.

Kisah cinta ini diadaptasi dari kisah nyata hubungan antara Ayudia Bing Slamet dengan Muhammad Pradana Budiarto (lebih dikenal dengan Ditto Percussion).

Ayu adalah cinta pertama Ditto, namun Ditto selalu gagal untuk keluar dari zona friend zone nya.

Bagi Ayu, Ditto adalah sahabat yang dapat dipastikan selalu ada di dekatnya sebagai tempat curhat semua permasalahan cinta Ayu yang berliku-liku.

Akankah Ditto berhasil keluar dari friend zone-nya dan dapat menyatakan perasaannya dengan melamar Ayu?

5. Partikelir

Hari Kamis, tanggal 5 April 2018 seolah menjadi hari cukup sibuk bagi industri perfilman di Indonesia.

Usut punya usut, 4 judul film baru telah rilis secara serempak pada tanggal tersebut.

Satu diantaranya adalah Partikelir, sebuah film karya komika Pandji Pragiwaksono yang mengangkat genre comedy action.

Partikelir menceritakan tentang kehidupan persahabatan antara Adri dan Jaka. Adri diperankan oleh Pandji Pragiwaksono, sedangkan Java diperankan oleh Deva Mahenra.

Uniknya, mereka yang sudah bersahabat sejak SMA ini memiliki passion yang sama. Yakni menjadi seorang detektif.

Saat itu pula, hari-harinya dipenuhi dengan memecahkan kasus kecil-kecilan ala anak SMA.

Singkat cerita, usai lulus kuliah Adri tetap meneruskan passionnya pada dunia detektif. Namun, Jaka justru menjadi karyawan kantoran yang lumayan mapan.

Sampai pada suatu hari, kantor Jaka tengah dilanda oleh sejumlah rentetan kasus. Mau tak mau, Jaka harus bekerja sama dengan teman lamanya Adri, demi pecahkan kepingan misteri kasus tersebut.

6. Jelita Sejuba

Selepas sukses tampil dalam film debutnya, Putri Marino mulai hadir kembali ke dunia layar lebar di tahun ini.

Judul filmnya yakni Jelita Sejuba, film yang rilis tanggal 5 april lalu ini menceritakan kehidupan seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia atau TNI beserta istrinya yang setia menunggu suaminya untuk pergi bertugas.

Putri Marino dalam film ini berperan sebagai sosok perempuan melayu bernama Syarifah. Kabarnya, Putri Marino harus belajar logat bicara melayu terlebih dahulu sebelum berakting secara totalitas.

Diceritakan dalam filmnya, Syarifah yang merupakan anak melayu yang suka terhadap Wafda Syaifan, seorang prajurit TNI. Sayangnya, perjuangan mereka tidak semulus dengan apa yang dibayangkan.

Jelita Sejuba tidak hanya menonjolkan dari sisi cerita dan pemerannya saja yang berkelas. Tapi juga soundtrack-nya yang dikenal hampir bikin meleleh air mata penonton.

Soundtrack tersebut merupakan hasil garapan Anji berjudul ‘Menunggu Kamu’.

7. Arini

Pernah dengar kata Arini di tahun 1987? Ya, siapa sangka jika film ini merupakan hasil remake dari versi pertamanya.

Dirilis pada tanggal yang sama, film Arini diisi oleh dua pemeran utama, ialah Morgan Oey dan Aura Kasih.

Selang berlalu selama 30 tahun, film Arini masih saja mengangkat cerita yang serupa yakni sebuah kisah cinta antar dua insan beda usia.

Sedikit kilasan balik pada tahun 1987, dimana Rano Karno dipasangkan dengan Widyawati, keduanya berperan sebagai Nick dan Arini. Sementara suami Widyawati, yakni almarhum Sophan Sophian duduk di kursi sutradara.

Nick yang baru saja berumur 18 tahun, tengah dilanda kasmaran pada seorang perempuan yang jauh lebih tua darinya, ialah Arini.

Dalam persepsi masyarakat luas, kisah cinta beda usia yang terlalu jauh cenderung berkonotasi negatif, khususnya apabila wanita jauh lebih tua dari pada laki-laki.

Oleh karena itu, film ini dibuat untuk memberikan perspektif lain bahwa cinta yang tulus sejatinya tak perlu memandang perbedaan usia.

8. Bluebell

Deretan film berikutnya yang rilis di tanggal yang sama, 5 April 2018, yakni berjudul Bluebell. Film ini mengangkat latar belakang kecantikan Pulau Bali yang dikenal juga sebagai surganya surfing Indonesia.

Bluebell sendiri merupakan nama tokoh utama yang diperankan oleh Regina Rengganis. Sebelumnya aktris muda ini sempat malang melintang di berbagai film ternama.

Seperti Darmona, Koala Kumal, 8 Hari Menaklukan Cowok dan Ngenest. Sayangnya, ia tidak berperan sebagai tokoh utama dalam sederet film ternama tersebut.

Bluebell menceritakan tentang kisah cinta seorang peselancar perempuan. Film ini merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama, Bluebell, hasil karangan Elvira Natali.

9. Reuni Z

Soleh Solihun nampaknya nggak mau kalah saing dari komika lainnya yang sama-sama sutradara, seperti Raditya Dika, Pandji Pragiwaksono dan lain sebagainya.

Hal itu dibuktikan dengan adanya film Reuni Z yang telah rilis di bulan April 2018 silam. Soleh Solihun mencoba mengusung genre horor dengan balutan komedi yang khas.

Film ini horor lantaran pemeran utamanya dikejar-kejar sekumpulan zombi. Duh, nggak kebayang kan gimana serunya mereka.

Apalagi sederet bintang-bintang ternama juga turut dilibatkan dalam film Reuni Z ini, seperti Dinda Kanya Dewi, Tora Sudiro, Cassandra Lee dan masih banyak lagi.

Reuni Z mengisahkan alumni SMA Zenith angkatan 97. Di mana mereka tengah mengadakan acara reuni di sekolah.

Saat acara berlangsung, tiba-tiba virus zombi mulai tersebar dan semakin mewabah. Sehingga suasana riang gembira pun malah berubah menjadi mencekam.

Tora, Ayushita, Soleh dan Dinda sampai-sampai harus rajin latihan nge-band demi totalitas akting mereka. Keempat aktor tersebut diperankan sebagai band yang akan tampil di acara reuni sekolah.

10. The Perfect Husband

Nama Dimas Anggara sudah bukanlah hal yang asing lagi dalam dunia film berlatar percintaan.

Disandingkan dengan Michele Ziudith, aktor tampan ini sudah terkenal lewat tiga seri film London Love Story.

Berlanjut di film berikutnya dengan judul The Perfect Husband, yang mana nantinya Dimas Anggara sebagai Arsen dan dipasangkan dengan Amanda Rawles sebagai Ayla.

The Perfect Husband mengusung sebuah kisah perjodohan, yakni antara Ayla dan Arsen. Ayla merupakan siswi SMA yang nakal dan jahil, bahkan ia sendiri telah berpacaran dengan Ando, seorang rocker keren yang sangat gaul.

Tanpa disangka-sangka, Ayah Ayla justru memberi kabar mengagetkan bahwa ia akan dijodohkan dengan Arsen, seorang pilot tampan.

Sayangnya, Ayla menolak tawaran tersebut karena masih cinta dengan Ando. Hingga akhirnya ia sendiri harus berjuang mati-matian untuk menggagalkan rencana Ayahnya tersebut.

Sampai-sampai ayahnya sendiri pun terpaksa membocorkan awal mula alasannya mengapa menjodohkan anaknya dengan Arsen. Bakal berakhir manis nggak ya kira-kira?

11. The Gift

Film garapan sutradara Hanung Bramantyo ini akan segera dirilis pada tanggal 24 Mei 2018 mendatang.

Berkisah mengenai pengorbanan cinta dan perbedaan sudut pandang anak manusia dengan segala keterbatasan yang ada.

Tiiana (Ayushita Nugraha) seorang novelis yang perlahan-lahan melihat pandangan baru tentang hidup melalui Harun (Reza Rahadian).

Harun adalah seorang tunanetra yang memilih menutup diri dari dunia luar dan menyatu dengan kesendirian.

Seiring perjalanan waktu, ada perasaan cinta pada satu sama lain dan Harun yang keras kepala mulai membuka diri.

Sementara tumbuh benih-benih cinta di antara mereka, hadir seseorang dari masa lalu Tiana bernama Arie (Dion Wiyoko), teman kecil Tiana yang membawa kabar terbaru mengenai ayah Tiana yang telah lama hilang dan berniat untuk melamar Tiana.

Saat itulah kisah cinta antara ketiga anak manusia ini diuji, hingga terjadi kejadian yang terduga yang mengantarkan mereka pada makna akan pengorbanan dan keterbatasan manusia.

Bagaimana kisah kelanjutannya? Bagaimana dengan Harun si keras kepala yang sedang sibuk mempersiapkan hadiah untuk Tiana berupa sebuah patung pahatan karyanya?


Rekomendasi Film Indonesia Terbaru 2019-2020


12. Keluarga Cemara (2019)

Generasi 90-an pasti sudah hapal dengan film Indonesia terbaru yang satu ini. Yup, berasal dari serial televisi populer pada tahun 90-an, kini diangkat menjadi film layar lebar yang disutradarai oleh Yendy Laurens.

Sesuai dengan judulnya film ini mengisahkan tentang sebuah keluarga kecil yang terdiri dari Abah, Emak, Euis, dan Ara. Setiap orang dalam keluarga memiliki kisah perjuangan masing-masing.

Cerita dimulai saat Abah terkena PHK di tempat kerjanya. Tidak punya pilihan lain Abah dan Emak mengajak kedua putri cantiknya pindah dari Jakarta ke desa dan memulai kehidupan baru.

Pindah rumah berarti memulai kembali beradaptasi dengan lingkungan baru. Bagi Euis ini merupakan hal yang cukup sulit karena ia harus pindah sekolah dan berkenalan dengan teman-teman baru.

Abah berusaha keras untuk membahagiakan keluarganya dan mulai mencari pekerjaan baru. Ternyata untuk memulai kembali dari nol juga bukanlah hal yang mudah.

Kisah sederhana namun sarat makna ini wajib ditonton oleh seluruh keluarga Indonesia. Bagaimana tentang perjuangan seorang Ayah, pengorbanan seorang Emak, dan pengertian seorang anak.

Film ini adalah obat bagi kita yang mungkin sudah merasa renggang dengan karib kerabat. Dipenuhi kasih sayang haru, begitu banyak pesan moral yang tersampaikan.

Bahwa seberat apapun masalah yang kita hadapi selama kita masih berjuang bersama keluarga semua akan terasa ringan.

Sesuai dengan lirik lagunya “harta yang paling indah adalah keluarga, istana yang paling indah adalah  keluarga”

13. Guru-Guru Gokil (2020)

Film ini tidak disengaja dirilis tepat pada hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 2020. Menjadi sebuah hadiah kecil bagi para pejuang tanpa tanda jasa di seluruh penjuru nusantara.

Menceritakan tentang tokoh bernama Taat (Gading Marten) yang terpaksa menjadi guru karena untuk mencari penghasilan.

Taat yang sudah mencari kerja kesana kemari tak kunjung mujur, sehingga ia memutuskan untuk menjadi guru sembari mencari pekerjaan tetap yang ia impikan.

Bagi Taat kesuksesan adalah memiliki banyak uang dan harta berlimpah.

Namun semua pandangan itu berubah ketika terjadi insiden yang menimpa para guru di sekolah tempat ia mengajar. Taat menjadi terbuka akan perihal dedikasi para guru terhadap kecerdasan bangsa.

Film yang juga dibintangi sekaligus diproduseri oleh Dian Sastro ini menyajikan sudut pandang para guru yang jarang diungkapkan kepada publik.

Mulai dari kehidupan sosial para guru yang beragam hingga masing-masing permasalahan hidup mereka. Para guru bukanlah manusia sempurna, mereka juga manusia biasa dengan perjuangan hidup masing-masing.

Eits, tapi jangan khawatir film ini disajikan tidak seserius yang kamu pikirkan. Bergenre drama komedi, Guru-Guru Gokil siap membawa tawa renyah di dalam rumahmu.

14. Warkop DKI Reborn 4 (2020)

Setelah sukses dengan Warkop generasi kedua yang diperankan oleh trio Abimana, Vino, dan Tora. Kali ini Rako Prijanto selaku sutradara kembali menggarap sekuel Warkop DKI Reborn bersama generasi ketiga.

Trio Warkop kali ini diperankan oleh Aliando Syarif (Dono), Adipati Dolken (Kasino), dan Randy Danishta (Indro).

Tak kalah lucu dari para senior mereka Warkop DKI Reborn 4 menjadi film Indonesia terbaru paling mengocok perut tahun ini.

Melanjutkan cerita dari sekuel sebelumnya, perjuangan Dono-Kasino-Indro untuk mencari Inka di Maroko tak kunjung usai.

Inka tidak diketahui keberadaannya sehingga trio kawanan ini harus melalui berbagai kejadian lucu mengocok perut di negeri orang.

Film yang sudah dirilis sejak tanggal 26 September 2020 ini dapat kamu saksikan secara resmi di situs Disney+Hostar.


Nah, itulah film-film Indonesia terbaru yang bisa kamu tonton bersama orang terdekat atau kesayangan.

Masing-masing sutradara tentu saja membawakan khas film yang berbeda-beda. Mulai dari kisah cinta beda usia terpaut jauh, film zombi berbalut adegan jenaka dan lain sebagainya.

Pastikan kamu telah melihat trailernya terlebih dahulu sebelum menonton film Indonesia terbaru di atas. Hal itu penting, karena kualitas film yang baik tentu memiliki cuplikan trailer yang berkualitas.

Disarankan untuk menonton film bergenre drama komedi, drama keluarga, bersama mereka yang memberikan kehangatan di dalam hidupmu.

Supaya kehangatan di tengah-tengah kita semakin melekat. Happy new year 2021!

Baca Juga : Film India Terbaru

Leave a Comment