jenis ayam kate

Jenis Ayam Kate Atau Katai Dan Cara Merawatnya

Jenis Ayam Kate – Mendengar kata ayam kate apa yang ada dalam pikiran kalian? Mungkin sebagian besar dari kalian langsung memikirkan satu kata yang sama, yaitu pendek. Bahka kata kate sering diidentikkan untuk mengejek teman yang memiliki postur tubuh yang pendek.

Ayam kate dalam bahasa Inggris disebut dengan bantam. Mereka adalah jenis unggas ayam yang paling kecil atau pendek. Hampir semua jenis ayam ternak mempunyai versi kate-nya sebagai miniatur. Nama bantam sendiri diambil dari nama salah satu provinsi di Indonesia, yaitu Banten.

Pertama kali ditemukan oleh penjelajah eropa di daerah banten saat mereka mencari ayam untuk cadangan makanan. Mereka menemukan jenis ayam yang berbeda dengan ayam di negara Eropa karena tubuh kate yang kecil.


Jenis Ayam Kate


Mengenal Jenis Ayam Kate

Ciri khas dari hewan ternak yang satu ini antara lain perawakannya yang pendek dan unik. Suaranya merdu, bulu serta jenggernya enak dipandang mata, serta tingkah lakunya yang lincah.

Di Indonesia sudah banyak peternak ayam hias yang membudidayakan ayam kate jenis lokal. Asal usul dari kate atau katai lokal belum diketahui secara pasti, namun ada kemiripan antara kate lokal dengan ayam kate yang ada di Jepang.

Bulu mereka berwarna putih mulus, tapi ada juga yang berwarna hitam mulus atau hitam kehijauan. Jengger dan pialnya sangat mencolok karena berukuran besar dibading ukuran tubuh mereka yang mini. Bentuknya wilah dan berwarna merah.

Kaki ayam kate pendek dan berwarna abu-abu dengan kuku dan paruh yang berwarna putih.berbagai jenis ayam kate hias telah dikenal oleh para pecinta ayam di Indonesia. Sebut saja ayam kate emas, kate pedang, kate batindo, kate bangkok, dan kate chochin.

Jenis Ayam Kate Emas

Mereka memiliki bulu berwarna merah kekuningan yang dominan. Pada pangkal leher, punggung, dan sayap bulunya berwarna merah. Ada sedikit warna hitam pada bagian dada, badan bagian bawah, serta pangkal sayap.

Bobot ayam kate emas jantan dewasa mencapai 1 kg sementara ayam betinanya sekitar 0,8 kg. bulu ekornya dapat mengembang hingga menyentuh jengger. Seperti kebanyakan kate, jengger mereka berbentuk wilah dan berwarna merah. Asalnya dari negara Jepang.

Jenis Ayam Kate Batindo

Katai Batindo memiliki bulu berwarna putih dengan bintik-bintik hitam atau lurik. Pada bagian leher belakangnya bulu mereka bersurai. Keunikan pada kate ini adalah jenggernya yang berbentuk seperti bunga mawar dan berwarna merah.

Jenis Ayam Kate Bangkok

Sementara ayam kate Bangkok merupakan ayam hasil introduksi dari Thailand.berat ayam kate bangkok jantang dewasa sekitar 0,8 kg sedangkan betinanya 0,7 kg. Bulunya tebal dan panjang.

Di bagian dada dan perutnya bulu mereka berwarna hitam. Bagian bulu hias leher dan punggungnya berwarna merah keemasan atau wido dengan campuran warna putih. Lucunya kate jenis ini tidak mempunyai bulu ekor (tukung).

Ayam Kate Kaki Pedang

Sama seperti namanya, ayam kate kaki pedang memiliki tungkai berbulu panjang yang mirip dengan pedang.kalau mereka berjalan bulu tersebut nampak bergoyang goyang.

Semua bulu hias dan bulu kakinya baru akan tumbuh secara sempurna saat kate kaki pedang berumur tiga tahun. Tungkai kaki pada ayam kate kaki pedang yang berusia 4 – 6 bulan masih gundul dan belum diyumbuhi bulu.

Sifat dari kate yang satu ini jinak dan suka sekali berkokok. Asal-usul ayam kate ini berasal dari negara Cina. Apa ada yang tertarik memiliki mereka?

Ayam Kate Chochin

Katai hias lainnya adalah ayam kate chochin yang memiliki bulu hias pada pinggang yang menjuntai hingga ke bagian lututnya. Bulunya berwarna putih dengan garis cokelat kehitaman.

Dada dan sayap serta badan bagian bawah berwarna hitam. Pangkal ekor mereka bulunya juga berwarna hitam mengkilap dan ujungnya melengkung ke atas.

Sama seperti kate jenis batindo, jengger Chochin juga berbentuk bunga mawar yang ukurannya besar dan berwarna merah. Kokok ayam jantan kate Chocin tidak begitu keras, tapi suara kokoknya merdu dan enak di dengar.

Berasal dari negara Vietnam dengan bobot pejantannya mencapai 1,2 kg ketika dewasa dan betinanya 0,8 kg. Cukup berat ya, untuk ukuran ayam kerdil. Itulah beberapa jenis ayam kate yang banyak diternak di Indonesia.

Apa diantara sekian banyak kate ada yang menjadi favorit kalian? Jika ingin memelihara mereka pastikan untuk mencari info cara merawatnya terlebih dahulu!

Berikut ini penjelasan mengenai ayam kate secara lengkap. Mulai dari cara beternak,menetaskan telur, ukuran hingga cara perawatannya.

1. Tipe Ayam Katai

Ayam jenis ini mempunyai ukuran setidaknya setengah bahkan 2/3 dari ayam pada umumnya. Sering disebut sebagai miniatur ayam. Terdapat 400 maca varietas ayam kate di dunia, tapi yang asli berasal dari Indonesia.

Ada tiga maca tipe dari jenis ayam kate. Pertama adalah tipe yang ori alias asli, tipe ini tidak mempunyai versi besarnya. Dalam artian mereka ada bukan karena hasil rekayasa dari tangan manusia. Ayam kate ori, diantaranya adalah nankin, sebright, dan rosecomb.

Kedua adalah tipe miniatur, yang satu ini merupakan hasil persilangan antara ayam kate asli dengan ayam ukuran biasa. Ayam tersebut diantaranya, ayam merah pulau Rhode, cochin atau orpington.

Tipe terakhir merupakan hasil rekayasa genetika manusia yang diambil dari bibit unggul, seperti belgian, pekin, dan ayam Jepang.

2. Cara merawat Ayam Katai

Kalau kalian membeli anakan ayam kate pastikan untuk melakukan hal-hal berikut. Lantai kandang tidak boleh licin. Sediakan air bersih setiap hari dan cuci tempatnya hingga bersih ketika sudah berlendir.

Beri lampu penghanyat suhu harus diangka 32 derajat celcius. Patikan anak ayam dapat bergerak bebas. Usahakan menaruh tempat makan dan minum ditempat yang tidak dilalui terus menerus oleh anak ayam.

Saat sudah dewasa pindahkan ke kandang yang lebih besar dan ada tempat untuk bertengger bagi pejantan. Mandikan mereka ketika kaki atau bulu mulai kotor karena debu atau tanah. Bersihkan kandang dari kotoran secara rutin. Jika kaki ayam kate terluka obati menggunakan baking powder.

3. Beternak Ayam Kate

Pertama-tama siapkan kandang yang memadai. Cukup untuk mereka bermain, bertengger, dan bersarang. Kandangnya harus berventilasi dan terkena cahaya matahari pagi. Bangun kandang yang kokoh agar tidak dimakan predator atau dimaling.

Berhubung ukuran ayam kate lebih kecil dari ayam pada umumnya maka makanannya pun demikian. Selain memberi pakan khusus ayam kalian juga bisa mencampur roti dengan telur bahkan rumput.

Betina bantan biasanya menghasilkan telur 4 – 5 butir per minggunya. Biasanya ini akan berlangsung selama 2 tahun pertama.

Ayam kate bisa hidup selama 4 sampai 8 tahun tergantung masing masing jenisnya. Ukuran telur kate atau bantam lebih kecil dari ukuran ayam negeri bahkan ayam kampung. Mungkin hampir menyamai ukuran telur puyuh meskipun sedikit lebiih besar.

Apa kalian ingin memelihara ayam? Tidak punya cukup ruang untuk memelihara mereka? Ayam kate bisa jadi solusi pilihan kalian loh. Ayam kate memang ayam yang bertubuh pendek. Mereka jauh lebih kecil dibanding kebanyakan ayam pada umumnya.

Itulah sedikit gambaran tentang tubuh ayam kate. Meskipun pendek nyatanya ayam unik satu ini banyak peminatnya lho.

 

Leave a Comment