7 Jenis Sirsak Dibedakan Berdasarkan Varietas atau Spesiesnya

Tahukah kamu jika sirsak banyak macamnya? Berbagai jenis sirsak secara sekilas mungkin terlihat sama namun ternyata berasal dari varietas yang berbeda.

Sirsak (Annona muricata Linn) merupakan jenis buah yang diperkaya mengandung banyak manfaat. Tergolong kedalam tanaman tropis yang dapat tumbuh dan berbuah sepanjang tahun.

Di beberapa daerah di Indonesia sirsak memiliki nama lokal tersendiri. Di Sumatera Barat misalnya, tanaman yang dapat tumbuh baik di dataran rendah maupun dataran tinggi ini dinamai durian Belanda.

Jika ditinjau dari segi bahasa kata “sirsak” sendiri diambil dari bahasa Belanda yaitu “zuurzak”. Artinya kantung asam karena buah ini memang berbentuk seperti kantong dan rasanya asam.

Dalam bahasa Inggris sirsak disebut juga soursop. Nama tersebut diberikan sesuai dengan rasa dari buah sirsak itu sendiri. Rasa buah sirsak memang asam manis, khas, dan menyegarkan.


Macam-Macam Jenis Sirsak


Buah ini bisa diolah menjadi berbagai makanan dan minuman. Hampir semua makanan dan minuman dari sirsak disukai mulai dari anak-anak hingga dewasa. Sebut saja jus sirsak hingga dodol sirsak.

Buah sirsak juga dipercaya sebagai obat pencegah kanker dan beberapa penyakit lainnya. Nama ilmiahnya adalah Annona muricata L dan berasal dari Karibia, Amerika bagian tengah dan selatan.

Tumbuhan buah ini biasanya ditanam secara komersil untuk dipanen buahnya. Jenis sirsak dan keluarganya memang mengandung banyak manfaat hingga banyak dikomersilkan.

1. Sirsak Lokal

jenis sirsak
spiritsumbar.com

Sirsak yang satu ini adalah yang paling sering kita temui dan kita konsumsi. Bisa dibilang kalau sirsak jenis ini yang ada atau dibudidayakan di Indonesia.

Sedangkan keluarga sirsak lainnya tidak masuk ke Indonesia. Cocok dibudidayakan di Indonesia karena buah ini merupakan buah tropis. Asalnya dari Amerika juga Karibia yang negaranya beriklim tropis.

Iklim yang terlalu dingin bisa menghambat pertumbuhan tanaman ini terutama saat masa berbuah. Dipercaya sebagai obat terapi atau pencegah kanker.

Sirsak didatangkan dan diperkenalkan ke Indonesia oleh para kolonial Belanda di abad ke-19 meskipun asalnya bukan dari Eropa.

Pohonnya bisa mencapai tinggi 9 meter dan di Indonesia mereka dapat tumbuh dengan baik bila ditanam di Ketinggian 1000 mdpl.

Besarnya sirsak jenis ini bisa mencapai 20 – 30 cm dengan berat mencapai 2,5 kg. Isi dari sirsak merupakan kumpulan (agregat) dengan biji tunggal dan saling berkumpul.

Daging buahnya berwarna putih dengan biji berwarna hitam legam. Teksturnya lembut, tapi berserat dengan rasa asam dan ada sedikit manisnya.

Masyarakat kita sering mengolahnya menjadi bahan baku jus buah, es krim, dodol, selai, dan masih banyak lagi.

Kandungan gizi dari buah sirsak sangat banyak, terutama fruktosa, adapula karbohidrat, vitamin C, vitamin B1, dan vitamin B2.

Perlu kalian tahu biji sirsak beracun dan tidak bisa kita konsumsi. Sebaliknya bisa kita gunakan sebagai bahan insektisida alami.

2. Annona reticulata

etsy.com

Pohon sirsak yang tergolong kecil dalam keluarga Annonaceae. Buah ini sering disebut custard apple dalam bahasa Inggris atau terkadang wild sweetsop.

Rasa buah ini memang lebih manis dibanding sirsak karena itu dinamakan sweetsop. Tinggi pohonnya sekitar 8 – 10 meter dengan daun yang ramping.

Bunganya kuning sebelum mereka menjadi buah. Ukuran buahnya berkisar antara 7 hingga 12 cm dengan warna coklat atau kekuningan ada sedikit kemerahan.

Banyak ditemukan di Karibia dan Amerika Tengah, tapi saat ini banyak dibudidayakan di Asia. Taiwan, India, Bangladesh, Pakistan, Australia, Afrika, dan Asia Tenggara.

3. Annona crassiflora

jenis sirsak
pinterest.com

Mereka menyebutnya bruto atau marolo juga banyak ditemukan di Brazil dan Paraguay sebagai daerah asalnya. Meskipun banyak dikonsumsi oleh orang Brazil nyatanya buah ini tak banyak dibudidayakan.

Pohonnya memiliki tinggi 6-8 meter dengan buah yang bisa mencapai 4,5 kg. Warna kulitnya hijau kecoklatan saat matang. Bijinya dipercaya dapat mengobati diare. Besar ukuran buahnya sekitar 15 cm dengan berat rata-rata 2 kg.

4. Sirsak Ratu

bukalapak.com

Dari segi tampilan fisik sirsak ratu hampir mirip dengan sirsak lokal namun unggul dari segi rasa dan ukuran. Sirsak ratu terkenal dengan rasa buahnya yang manis dan ukuran yang lebih besar.

Dinamai sirsak ratu karena penyebaran sirsak ini berasal dari daerah Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat. Penamaan sirsak tanpa rasa asam ini ditetapkan secara sah oleh Menteri Pertanian RI pada tahun 1988.

Sulit membedakan sirsak biasa dengan sirsak ratu jika tidak mencicipi daging buahnya secara langsung. Rasa manis akan ditunjukkan oleh sirsak ratu sedangkan sirsak lokal memiliki rasa asam sedikit manis.

Menurut beberapa peneliti daging buah sirsak ratu juga unggul pada kandungan air. Dimana kadar air tidak terlalu banyak sehingga tidak benyek, serta kandungan biji lebih sedikit dengan bentuk pipih.

Meski menjadi varietas unggulan bukan berarti tanaman sirsak ratu bersifat manja. Cara budidayanya sama saja dengan tanaman sirsak lainnya, mudah beradaptasi dan tumbuh dengan baik di berbagai kondisi.

Jika diperhatikan lebih detail permukaan kulit sirsak ini agak licin dan berduri dengan berat 200-1200 gram. Daging buah berwarna putih bertepung sangat cocok dikonsumsi dalam keadaan segar.

5. Sirsak Merah

samudrabibit.com

Sesuai dengan namanya varietas sirsak yang satu ini berwarna merah mulai dari kulit hingga daging buahnya. Lebih tepatnya warna daging buah adalah merah muda pekat dengan jumlah biji sedikit.

Sirsak merah adalah bibit hasil cangkok atau okulasi. Perbedaan dengan sirsak lainnya tanaman ini hanya dapat tumbuh pada dataran rendah dengan ketinggian maksimal 500 mdpl.

Membudidayakan sirsak merah juga terbilang mudah cukup diberi pupuk kadang sebulan sekali dan rutin disiram dua kali sehari.

Selama ditanam di tanah berpasir dan berkapur dengan kandungan organik tinggi maka tanaman akan berbuah dengan baik. Bahkan mampu memproduksi buah hingga tiga kali dalam setahun sejak usia 2-3 tahun.

Layaknya jahe merah, sirsak merah dipercaya bermanfaat bagi kesehatan. Para pakar pengobatan tradisional banyak menggunakan sirsak ini sebagai bahan baku untuk membuat obat herbal.

6. Sirsak Mandalika

liputan6.com

Salah satu jenis sirsak yang tumbuh liar dan berbuah dengan baik tanpa dibudidayakan. Berbeda dengan sirsak lainnya, sirsak mandalika adalah buah musiman yang hanya bisa dipanen pada bulan Juni-Agustus.

Bentuk dan ukuran buah sirsak ini bulat seperti buah nona namun memiliki duri pada permukaan kulitnya. Daging buah berwarna kuning dengan biji berwarna hitam dan banyak.

Tergolong ke dalam varietas yang langka namun hingga kini belum ditemukan petani yang membudidayakan sirsak mandalika.

Padahal dari segi rasanya sangat manis tak asam seperti sirsak pada umumnya. Namun meski tak dibudidayakan penyebaran sirsak ini meluas hingga hampir di seluruh wilayah nusantara.

7. Sirsak Bali

jenis sirsak
bukalapak.com

Baca Juga : Jenis Sawo

Dinamakan sirsak Bali karena varietas yang satu ini banyak ditemukan di Pulau Dewata. Di Bali memiliki banyak nama yaitu sirsak gundul, sirsak sabun, sirsak irian, hingga sirsak mentega.

Ciri khasnya yaitu bentuk fisik yang kecil dengan kisaran berat hanya 200-300 gram per buah. Kulit buah licin tak berduri dan ketika matang akan berwarna coklat kekuningan.

Disebut juga sebagai sirsak mentega karena daging buahnya berwarna kuning menyerupai mentega. Dan disebut sirsak gundul karena kulitnya yang licin dan tak berduri.

Dari ketujuh jenis sirsak di atas, sudah pernah mencicipi sirsak yang mana nih? Atau baru saja mengetahui jika sirsak terdiri dari banyak varietas. Apapun itu semoga informasi ini bermanfaat ya guys!

Leave a Comment