6 Film Petualangan Terbaik yang Terinspirasi dari Kisah Nyata

Film petualangan terbaik diperuntukkan bagi kamu seseorang yang suka menantang diri, pastinya kamu senang dengan hal-hal baru dan cinta dengan alam.

Film petualangan biasanya akan memancing daya imajinasimu untuk ikut terlibat dalam film yang kamu tonton.

Selain itu biasanya kamu juga akan mudah mengikuti alur ceritanya karena film petualangan biasanya lebih sistematis dan lebih sedikit flash back, memiliki unsur cerita yang fun, fresh, unik , cocok ditonton oleh semua kalangan usia, dan aman ditonton bersama keluarga tercinta menghabiskan waktu liburan dirumah.

Sedikit bercerita tentang petualangan.

Dalam petualangan yang biasa dilirik adalah kemana kamu akan pergi dan dengan siapa kamu akan pergi. Hal itu sangat penting karena tujuan yang kamu pilih akan menentukan bagaimana perjalananmu akan berlangsung.

Sedangkan partnermu adalah orang yang akan mempengaruhi psikologismu saat kamu melakukan petualangan.

Banyak haru biru dalam melakukan petualangan, selain menantang adrenalin, kamu juga akan diuji fisik dan mentalmu untuk bertahan di alam.

Karena bicara petualangan berarti menantang diri sendiri, mengendalikan diri. Apakah kamu sanggup melewatinya atau kamu akan gugur di tengah jalan.

Tak lebih tak kurang persiapan perlengkapan yang memadai juga turut andil dalam menentukan nasibmu saat berpetualang.


Daftar Isi Artikel

Daftar Film Petualangan Terbaik


Berbagai film petualangan yang bersifat fantasi, action, fiksi, dan non-fiksi.

Kali ini kita akan mengulas beberapa film petualangan terbaik yang pernah ada dengan kategori non fiksi alias kisah nyata dari pelaku-pelaku petualangan yang pernah mengalaminya secara langsung.

Apa aja sih???

1. Everest

Film ini merupakan kisah nyata yang pernah terjadi pada tanggal 10 Mei 1996.

Dimana pada saat itu terjadi badai salju yang menerjang gunung Everest dan menewaskan kurang lebih delapan pendaki dalam sehari yang melakukan ekspedisi di gunung tersebut.

Peristiwa tersebut merupakan kejadian terburuk dalam sejarah korban tewas di Everest pada saat itu.

Seorang penulis, Jon Krakauer, yang berhasil mencapai puncak tersebut pada tahun 1996, menceritakan kembali peristiwa mengerikan tersebut dalam bukunya yang berjudul Into Thin Air.

Dari kisah nyata diatas diangkatlah film Everest ini pada tahun 2015, sebuah petualangan pertahanan hidup melawan kematian.

Dibintangi oleh sederet artis Hollywood seperti Jason Clarke, Josh Brolin, Jhon Hawkes, Robin Wright, Michael Kelly, Sam Worthington, Keira Knightley, Emily Watson, dan Jake Gyllenhaal.

Pelajaran yang bisa dipetik dari film ini adalah harus tetap melihat kondisi cuaca dan tidak melawan alam.

Karena peralatan yang lengkap dan fisik yang kuat tidak sebanding dengan kondisi alam yang sewaktu-waktu bisa saja tidak bersahabat dan tetap mendengarkan instruksi dari pemimpin lapangan.

Jangan lupa juga untuk selalu berdoa ya!!

2. 127 Hours

Berawal dari kisah nyata, kejadian naas yang dialami seorang petualang berdarah Amerika Serikat, yaitu Aron Ralston membuat orang yang menyaksikan film tentang dirinya dikabarkan banyak yang pingsan.

Pada tahun 2003, terjadi setelah setahun dia memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya sebagai seorang teknisi di perusahaan terkemuka dunia yaitu Intel.

Dia memutuskan untuk mendaki ke semua gunung yang sudah ia anggap sebagai rumah keduanya yaitu semua gunung yang menjadi bagian dari Colorado’s Fourteeners dimana gunung-gunung di Colorado memiliki tinggi lebih dari 14.000 ribu kaki.

Dari sinilah kisah bermula dan pada akhirnya dia terjebak dan aksi dimana dia harus mengamputasi tangannya sendiri. Tentu perjalanan kali ini bukanlah pertama kalinya bagi Aron.

Film ini diangkat dari buku yang ditulis oleh Aron sendiri yang berjudul Between a Rock and a Hard Place dan ditayangkan pada tahun 2010.

Dengan dibintangi oleh aktor James Franco, Kate Mara, dan Amber Tamblyn.

Film ini berusaha menceritakan persis bagaimana kejadian nyata itu berlangsung dan menekankan bagaimana seseorang yang melawan dirinya dalam keadaan hidup dan mati.

Perjuangan untuk terus bertahan hidup, sampai mengalami halusinasi akibat kurangnya oksigen dan juga haus serta lapar yang melanda.

Pelajaran yang bisa diambil dari film ini adalah pentingnya untuk mengabarkan kepada sanak kerabat kita.

Kemana kita akan berkelana apalagi meminta izin dan memperlihatkan betapa berharganya hidup yang kita miliki meski hanya 1 detik.

3. Into The Wild

Terinspirasi dari kejadian nyata, film ini dikembangkan berdasarkan kisah seorang petualang yang meninggal di Alaska pada tahun 1992 bernama Christopher Johnson McCandless (Emile Hirsch).

Ia adalah seorang tumpangan Amerika dan mengganti namanya menjadi Alexander Supertramp.

Into the Wild menjadi salah satu film petualangan terbaik dengan perolehan rating cukup tinggi di IMDb, yaitu 8.1/10.

Kisah nyata tentang Christopher McCandless berpetualang di alam lepas ini diadaptasi dari buku karya Jon Krakauer.

Christopher adalah warga sipil Amerika, seorang sarjana sekaligus atlet berprestasi. Ia berasal dari keluarga terpandang dengan kedua orang tua yang sukses gemilang.

Ayah Chris merupakan ilmuwan jenius berkutat pada desain sistem radar satelit Amerika dan bekerja pada NASA.
Ibu Chris dibantu oleh suaminya membuka lembaga konsultasi yang terkenal dan sukses di Amerika.

Christoper memulai petualangannya setelah tahu bahwa orangtua yang ia sayangi seakan-akan telah membohonginya selama ini.

Berlatarkan sebagai anak dari keluarga konglomerat tidak membuatnya puas, sehingga ia pergi dari lingkungan sosialnya dan meninggalkan semua hal bersifat duniawi demi mencari jati diri.

Kesempurnaan hidup yang dimiliki Chris dalam hidupnya membuatnya mulai muak. Kondisi keluarga yang mulai terpecah belah karena kepalsuan dan materi menjadi alasan kuat Chris untuk pergi.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, ia kemudian menyumbangkan seluruh tabungannya ke OXFAM. Sebuah organisasi non-pemerintah yang terfokus memutus rantai kelaparan di dunia.

Chris meninggalkan semua kehidupan mewahnya dan melakukan perjalanan menuju belantara Alaska di awal tahun 1990-an.

Sepanjang perjalanannya dalam berpetualang ia menemukan banyak pelajaran tentang kebahagian yang diperoleh dari hubungan antar manusia.

Namun dia tetap bersikukuh pada dirinya bahwa kebahagian bisa diciptakan sendiri. Seakan-akan dia menyatakan bahwa dirinya anti sosial.

Menemukan Titik Balik Kehidupan

Hingga pada akhirnya sesampai di Alaska, berjuang untuk bertahan hidup dari rasa sakit yang ia alami setelah memakan makanan yang mengandung racun, Cristoper berhalusinasi dan memimpikan orang-orang yang ia sadari.

Dari kejadian yang menimpanya timbullah rasa penyesalan dalam diri.

Bahwa kebahagian sebenarnya yang ia cari sudah ada pada dirinya selama ini dan itu membuatnya kembali berharap untuk bisa diberi kesempatan hidup.

Namun, sayangnya ajal berkata lain.

Christopher ditemukan meninggal di dekat Danau Wentitika di Denali National Park Preserve dengan berat 30 kg.

Kisah tragis ini mengajarkan kita tentang bagaimana untuk mensyukuri hidup yang sudah Tuhan berikan. Banyak pula sisi positif dari perjalanan Chris tentang bagaimana menghargai alam semesta.

Bagi muda-mudi yang sedang mencari jati diri, kami rekomendasikan sekali untuk menonton film ini. Kamu dapat menyaksikannya secara langsung si situs Mola TV.

4. Wild

Sama-sama menggunakan kata Wild, film ini dianggap menyerupai film Into The Wild.

Namun, bisa digaris bawahi meski alur ceritanya bisa dibilang sama tapi kisah nyata serta awal mula dari cerita ini berbeda, tentunya gender yang memerankan tokoh utamanya pun juga berbeda.

Bertolak belakang dengan Christopher yang memulai petualangannya karena merasakan kekecewaan pada orang di sekitarnya dan pergi untuk menyendiri menemukan jati diri.

Chery Strayed memulai petualangannya berdasarkan rasa penyesalan serta ingin menebus kesalahan yang telah ia lakukan di masa lalu demi ibunya tercinta yang sudah lama meninggal.

Dengan berbekalkan perlengkapan seadanya dan tanpa pengalaman, ia menerobos masuk dalam dunia petualangan ia menjelajahi Pacific Trail seorang diri, tanpa mempedulikan apa yang akan menunggunya di depan sana.

Sepanjang menyusuri Trail mengalami beberapa kali putus asa dan ingin menyerah, namun tekadnya semakin bulat setelah ia sadar apa yang menjadi keputusannya itu.

Film ini didasarkan cerita langsung yang ditulis Chery Strayed sendiri, yang menjadi penulis setelah memperoleh hikmah dari perjalanannya.

Pelajaran yang bisa diambil dari film ini yaitu terkadang seseorang perlu merenungi diri sendiri untuk menyesali perbuatannya.

Namun, bukan berarti harus putus asa dan terpuruk dalam waktu yang lama.

Kita bisa mencari solusi dari dalam diri kita dan komitmen untuk melakukannya agar tidak terjatuh pada kesalahan yang sama.

5. Apollo 13

Film yang ditayangkan pertama kali pada tahun 1995 ini menceritakan tentang peluncuran roket Apollo 13 menuju ke Bulan pada tahun 1970.

Jim Lovell (Tom Hanks), Jack Swigert (Kevin Bacon), dan Fred Haise (Bill Paxton) adalah tiga astronot yang dikirim NASA untuk melakukan pendaratan di bulan menggunakan Apollo 13.

Saat hari peluncuran tiba, banyak yang antusias dengan kesuksesan tiga astronot ini. Bahkan seluruh masyarakat Amerika Serikat menunggu kabar baik pendaratan tersebut.

Namun dalam perjalanan menuju ke bulan roket Apollo 13 mengalami kerusakan pada bagian keseimbangan daya dan udara.

Tang oksigen tersebut meledak sehingga ketiga astronot tersebut terdampar di luar angkasa. Dua pilihan sulit harus mereka hadapi dimana keduanya memiliki resikonya masing-masing.

Jika melanjutkan pendaratan di bulan dan menunggu penyelamatan datang, maka persediaan air dan oksigen tidak mencukupi. Sementara jika memilih langsung kembali ke bumi, modul lunar yang ada hanya diperuntukkan bagi dua astronot saja.

Mereka harus mencari bagaimana caranya bisa kembali ke bumi secepatnya sebelum terlambat.

Jauh sebelum peluncuran roket ini, istri Jim Lovell sempat mengalami mimpi buruk, jika suaminya meninggal di luar angkasa.

Lantas apakah mimpi buruk ini akan menjadi kenyataan?

Keseruan dan ketegangan petualangan di luar angkasa ini dapat kembali kamu saksikan di situs Netfilx.

6. The Revenant

Sebelum diangkat ke layar lebar, kisah ini lebih dulu dibuat dalam novel dengan judul The Revenant: A Novel of Revenge karangan Michael Punke.

Sesuai dengan judul novelnya, film ini bercerita tentang perjuangan penjaga perbatasan legendaris untuk bertahan hidup dan bertekad membalas dendam.

Membalas dendam kepada siapa?

Hugh Glass (Leonardo DiCaprio) adalah seorang tukang kayu yang dikubur hidup-hidup dan ditinggalkan oleh teman-temannya.

Bagaimana kisahnya?

Hugh yang menyambi bekerja sebagai pemandu jalan mengantarkan sekelompok tim ekspedisi untuk mendapatkan bulu yang akan dijual dari tanah suku Indian.

Berlatarkan tahun 1820-an, kala itu suku pedalaman masih eksis dan menjaga kediaman mereka dari dunia luar.
Sata melakukan ekspedisi tim ini diserang oleh suku Indian sehingga mereka harus bersembunyi.

Dalam perjalanan pulang Hugh diserang seekor beruang hingga tubuhnya terluka parah.

Dengan teganya tim tersebut meninggalkan Hugh bersama tiga orang sukarela yang akan diberikan imbalan banyak untuk menunggu Hugh sekarat.

Melihat kondisi Hugh mereka meyakini jika si tukang kayu ini akan segera mati. Namun maut tak kunjung mendatangi Hugh, sehingga salah satu dari tiga sukarela tega mengubur Hugh hidup-hidup.

Rencana tersebut kemudian digagalkan oleh Hawk, anak Hugh yang juga ikut menjaga Ayahnya.

Singkat cerita Hawk akhirnya meninggal dan Hugh ditinggal oleh dua sukarelawan lainnya dalam keadaan terluka parah.

Lalu bagaimana caranya Hugh bisa bertahan hidup?


Semoga keenam film petualangan terbaik di atas bisa memberikan motivasi bagi kita semua untuk tidak pernah menyerah.

Hidup memang berat, tapi jangan lupa untuk tetap semangat!

Baca Juga: Film Persahabatan Terbaik

Leave a Comment