√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui

8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui

Jenis Kura-kura Darat – Berdasarkan habitatnya, kura kura dibedakan menjadi dua yaitu kura kura air (fresh water Tortoises) dan kura kura darat (land Tortoises).

Tortoise atau kura kura darat ialah binatang yang merupakan kelompok Reptil dan mempunyai habitat di tanah. Tempurung kura kura darat ini tersusun atas dua lapisan.

Lapisan atas yang menutupi punggung yang dinamakan karapas (carapace) sementara lapisan sebelah bawah (perut) dinamakan plastron.

Tiap-tiap lapisan itu sendiri masih dibagi menjadi 2 lapis, lapis sebelah luar kebanyakan berbentuk sisik dengan ukuran besar dan keras dengan susunan menyerupai genting.

Sedangkan lapis sebelah dalam berbentuk lempengan tulang yang tertata rapat laksana tempurung.

Kura kura darat hidup pada bermacam habitat darat mulai dari kawasan gurun, padang rumput yang luas maupun hutan.

Kura kura darat ini biasanya adalah pemakan tumbuhan atau herbivora.

Cuma ada beberapa jenis kura kura darat yang membutuhkan protein hewani seperti mengkonsumsi cacing.

Kura-kura darat tak mempunyai gigi, namun hanya perkerasan tulang pada mulutnya.

Namun begitu kura kura darat mampu memotong apapun yang jadi makanannya.

Kura kura darat mempunyai ukuran tubuh yang beraneka macam, ada yang kecil mungil dan ada yang besar.

Umumnya diperlihatkan lewat pengukuran panjang karapas (disingkat CL atau carapace length).

Jenis kura kura darat paling besar berasal dari jenis Aldabra tortoise. Kura kura darat berkembang biak secara ovipar atau bertelur dan cuma menghasilkan beberapa butir telur saja.


Jenis Kura-kura Darat


Ada beberapa Jenis kura kura darat, baik asli Indonesia ataupun dari luar negeri. Berikut ini 5 jenis kura-kura darat yang paling sering dijumpai :

1. Kura-Kura Sulcata (Geochelone Sulcata)

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
shopee.co.id

Jenis kura-kura darat ini berasal dari daerah panas di Afrika Barat.

Saat ini kura-kura sulcata banyak diperdagangkan untuk dijadikan hewan peliharaan karena mudahnya perawatan serta ketahanan tubuhnya yang luar biasa.

Dikatakan memiliki ketahanan tubuh yang tinggi karena habitat asli sulcate adalah iklim gurun, tapi kura-kura ini bisa berdaptasi dengan iklim di Indonesia.

Selain diperdagangkan dan dijadikan peliharaan karena perawatannya mudah, sulcata memiliki warna yang cantik dan bisa membuat orang menyukainya serta ingin memeliharanya.

Disamping memiliki tampilan dan warna kuning kecokelatan yang terlihat cantik, sulcate juga dapat tumbuh sampai berukuran sangat besar.

Hal ini dikarenakan sulcata merupakan salah satu jenis kura-kura terbesar di dunia yang bisa tumbuh dengan berat mencapat 50 – 105 kg.

2. Kura-Kura Indian Star

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
factzoo.com

Sesuai dengan namanya, kura-kura ini memang berasal dari India dan memiliki corak tempurung layaknya bintang.

Kura-kura jenis ini biasanya dijadikan hewan peliharaan terutama bagi pencinta kura-kura pemula karena perawatannya yang relatif mudah.

Perawatan yang paling penting untuk kura-kura jenis ini adalah penyediaan tempat yang panas dan air minum.

Apabila tempatnya kurang panas, maka dianjurkan untuk menjemur kura-kura ini setiap pagi. Makanan yang dianjurkan untuk kura-kura jenis ini adalah sayur-sayuran.

3. Kura-kura Kaki Gajah (Emys)

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
bukalapak.com

Kura-kura jenis ini berasal dari daerah Sumatera dan Kalimantan, Indonesia.

Kura-kura kaki gajah atau yang memiliki nama lain manouria emys merupakan jenis kura-kura darat terbesar di Asia.

Kaki gajah dapat tumbuh dengan panjang karapas mencapai 48 cm dan beratnya bisa mendekatai 40 kg. Namun di Indonesia, ukuran terbesar sejauh ini adalah 50 cm dan berat 15-20 kg.

Ekologi kura-kura ini adalah di wilayan berhutan dengan ketinggian sedang, tapia da juga catatan yang mengatakan kaki gajah ditemukan di dataran tinggi.

Sebagai kura-kura terbesar di Asia, IUCN menyatakan status kaki gajah masuk ke dalam jenis satwa yang terancam punah.

4. Kura-Kura Forsteni

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
bukalapak.com

Jenis ini biasa ditemukan di daerah hujan tropis di Sulawesi. Berbeda dari kura-kura yang berasal dari daerah gurun, jenis ini hidup dan berkembang biak di tempat yang lembab.

Sebenarnya kura-kura Forsteni masuk ke dalam kriteria spesies yang terancam punah, namun sayangnya di Indonesia belum ada peraturan yang melindungi keberadaan kura-kura jenis ini.

Dari segi karakteristik, kura-kura forsteni memiliki warna kuning dengan motif hitam, kaki bersisik dan ukuran tubuh yang bisa sampai 25 cm.

Endemik asli Indonesia ini termasuk jenis herbivora dan biasa memakanan tumbuh-bumbuhan dan juga buah-buahan.

5. Kura-Kura Darat Radiata

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
tortoisetown.com

Jenis ini termasuk ke yang memiliki ukuran badan yang cukup besar. Kura-kura Radiata berasal dari Madagaskar dan saat ini termasuk hewan yang langka dan dilindungi keberadaannya.

Meskipun dilindungi, namun saat ini jenis kura-kura ini masih sering dijual secara ilegal di pasar gelap.

Jika kamu ingin memelilharanya secara legal kamu harus mempunyai sertifikat resmi atau dokumen tertentu dari negara asalnya.

Sebenarnya tidak hanya kura-kura saja, melainka satwa apapun yang berasal dari luar Indonesia diperlukan dokumen health certificate dari negara asalnya.

Kura-kura yang bisa tumbuh sampai 41 cm dan berat sampai 16 kg, radiata termasuk jenis herbivora karena makanan yang dikonsumsinya berupa buah-buahan dan tanaman sukulen.

6. Kura-Kura Darat Aldabra

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
shopee.co.id

Aldabra merupakan kura-kura dengan karakteristik khas warna coklat kehitam-hitaman, mempunyai ukuran kaki yang besar dan kekar dan leher yang sangat panjang.

Sebagai salah satu kura-kura terbesar di dunia, ukuran aldabra bisa mencapai 1,5 m dan beratnya bisa mencapao 300 kg.

Termasuk ke dalam jenis herbivora, makanan aldabara diantaranya seperti rumput, daun, buah-buahan, invertebrata kecil dan juga batang kayu tanaman.

Aldabra yang hidup di dataran rendah, umumnya memiliki ciri kubah tempurung yang tinggi. Sedangkan yang hidup di dataran tinggi memiliki kubah tempurung yang rendah.

7. Kura-Kura Darat Leopard Tortoise

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
zoomed.com

Leopard tortoise atau yang juga dikenal sebagai kura-kura macan tutul merupakan jenis yang tinggal di habitat dengan cuaca yang sangat panas dan dingin.

Ekologi asli dari leopard tortoise ini adalah padang rumput yang semi-gersang dan juga berduri, seperti di daerah asalnya yaitu di Afrika.

Kura-kura ini dapat tumbuh dewasa dan ukurannya bisa mencapai 40 cm dan juga beratnya bisa mencapai 20 kg.

Ciri khas lainnya adalah motif dan corak pada tubuh leopard tortoisme dengan bintik-bintik yang terlihat seperti motif pada macan tutul.

8. Kura-Kura Darat Cherry head

√ 8 Jenis Kura-kura Darat yang paling Banyak Ditemui
shopee.co.id

Memiliki nama lain kura-kura kaki merah, cherry head sebenarnya merupakan spesies yang berasal dari daerah Amerika Selatan di bagian utara.

Kura-kura kaki merah memiliki ukuran yang bisa tumbuh sampai lebih dari 40 cm. Namun ukuran rata-ratanya adalah sekitar 30 cm.

Habitat asli cherry head adalah daerah sabana sampai tepi hutan di sekitar Lembah Amazon.

Termasuk jenis omnivora, makanan kura-kura ini diantaranya adalah buah, rumput, jamur, bangkai, bunga, dan juga invertebrata kecil.

Leave a Comment