Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya

Metamorfosis lebah tergolong dalam kelompok holometabola, yaitu serangga yang melakukan metamorfosis sempurna untuk bereproduksi.

Serangga ini tidak asing bagi kita karena yang dihasilkan dari hewan ini yakni madu yang sangat berkhasiat bagi kesehatan manusia, dan sengatan yang sangat membuat kulit bengkak bahkan mematikan.

Serangga yang dimaksud adalah lebah atau dikenal dengan istilah tawon.

Lebah merupakan jenis hewan yang hidup secara berkelompok atau main keroyokan jika anda menganggu sarangnya. Lebah tidak suka hidup sendiri atau introvert.

Jika anda menjumpai sarang lebah atau tawon sebaiknya berhati-hati dan tidak mengusik mereka dari sarangnya atau tidak pasukan prajurit akan menyerbu anda bahkan menyenggat hingga kulit terasa bengkak hingga memar.

Saat ini jumlah spesies lebah yang berhasil diindentifikasi sejumlah kurang lebih 20.000 spesies dan hampir pasti ada di setiap benua kecuali benua kutub atau benua antartika.

Dalam kelompoknya lebah memiliki kasta kelompok yakni kasta lebah pekerja membutuhkan waktu 21 hari bermetamorfosis, kasta prajurit membutuhkan waktu 24 hari untuk bermetamorfosis dan kasta ratu yang membutuhkan waktu paling sedikit dari dua kasta sebelumnya yakni hanya 16 hari unruk bermetamorfosis.


Proses Metamorfosis Lebah


Terdapat empat tahapan yang dilalui lebah dalam melakukan metamorfosis yakni:

1. Tahap Telur

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
roysfarms.com

Telur dihasilkan dari perkawinan lebah jantan dan betina. Kemudian akan dikandung oleh lebah betina.

Lebah betina akan meletakkan telur di sebuah sarang yang telah dibuat sebelumnya. Sarang lebah terdiri dari banyak sel-sel, dimana masing-masing sel berisi 1 telur saja.

Ukuran telur lebah hanya 1,7 mm sehingga sangat kecil dan susah untuk dilihat dengan kedua bola mata kita. Telur ini terbagi ke dalam tiga tingkatan yakni ratu, pekerja dan prajurit.

Dari bentuk telur ini sudah diidentifikasi termasuk tingkatan mana, sehingga penempatan telur dikelompokkan berdasarkan kastanya. Waktu yang dibutuhkan hingga telur ini menetas kurang lebih tiga hari.

2. Tahap Larva

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
rumahmadukangaam.com

Setelah tiga hari telur ini menetas menjadi larva yang bewarna putih, tubuhnya masing-masing menyatu dan meringkung dengan rumahnya seperti belatung.

Larva akan tumbuh dan berkembang secara cepat dengan berganti kulit maksimal sebanyak lima kali sebelum menjadi pupa. Pada fase ini larva menjadi sangat rakus dengan makan sebanyak 1.300 kali sehari.

Makanan larva adalah madu dan sebuk sari yang dibawa oleh lebah pekerja ke sarang mereka. Selama lima hari larva dapat tumbuh menjadi 1.570 kali dari ukuran sebelumnya.

Lebah pekerja akan menutup pintu atau sel rumah larva dengan lilin lebah sebagai segel untuk melindunginya pada tahap awal memasuki fase pupa.

3. Tahap Pupa

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
roysfarms.com

Fase ini berlangsung selama dua belas hari dan dalam kurun waktu itu calon serangga lebah akan mengalami banyak pembentukan dan penyempurnaan organ serta bentuk tubuh seperti mata, kaki dan sayap.

Mata larva yang sebelumnya kemerahan akan berubah menjadi ungu dan yang terakhir menjadi hitam. Setelah dua belas hari lebah akan keluar dari sarangnya dan menjadi lebah muda atau imago.

4. Tahap Imago

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
id.wikipedia.org

Setelah berhasil keluar dari proses semedi selama 12 hari di fase pupa, lebah akan keluar sarangnya dan siap dipekerjakan sesuai dengan tingkatan lebah.

Tugas kasta pekerja sendiri adalah membuat sarang dan mencari makan.

Sedangkan lebah prajurit bertugas mengamankan lingkungan sarang, dan kasta ratu bertugas untuk memproduksi dan mengembangbiakkan calon lebah-lebah muda.


Cara Hidup Lebah


√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
id.wikipedia.org

Di kehidupan lebah, jenis betina berperan penting dalam kelompok serangga ini dan bisa dibilang perilaku dari lebah itu sangat ditentukan oleh perilaku lebah betinanya.

Beberapa betina dengan spesies tertentu hidup secara soliter (sendiri), dan sebagaian lainnya memiliki perilaku sosial.

Lebah betina yang soliter akan membangun sarangnya sendiri, mencari makan untuk keturunannya tanpa perlu bantuan dari lebah lainnya.

Selain itu, jenis yang soliter ini biasanya akan mati atau meninggalkan saran ketika keturunannya masih belum menjadi lebah dewasa.

Sementara itu, di sisi lain sebagian lebah hidup dengan cara berkelompok dan saling berbagi tugas sesuai dengan jenis dan ‘kasta’ dalam kelompok tersebut.


Jenis dan Koloni Lebah


Sebelumnya sudah disinggung sedikit mengenai lebah yang hidup berkelompok. Dalam kelompok lebah ini terdapat ‘kasta’ yang dibedakan berdasarkan jenis dan tugasnya.

Berikut merupakan jenis lebah dalam kelompok dan tugasnya:

1. Ratu Lebah

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
youtube.com/Top Animal Documentaries

Merupakan lebah yang menjadi induk dari semua lebah yang ada di dalam satu kelompok. Biasanya hanya ada 1 ratu dalam 1 kelompok.

Tugas ratu lebah adalah bertelur. Proses perkawinan ini dilakukan di cuaca cerah dan terbang tinggi, jika ada pejantan yang dapat mengejarnya maka bisa mengawinin sang ratu.

Namun, karena testisnya lepas dan tertanam di ovarium ratu lebah, maka pejantan tidak lama kemudian akan mati.

Jika ratu tersebut termasuk yang aktif, maka ia dapat menelurkan kurang lebih 2000an teluh dalam sehari.

Umur atau harapan hidup sang ratu hanyalah tiga tahun saja dan makanannya adalah susu lebah atau yang juga dikenal dengan royal jelly.

Jika sang ratu kesuburan reproduksinya sudah menurun atau sudah tua, lebah pekerja secara naluri akan mencari telur-telur terbaik dan ketika menetas diberi makanan royal jeli.

2. Lebah Pekerja / Betina

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
pixabay.com

Lebah pekerja adalah betina dan bertugas untuk mengumpulkan serbuk sari dan juga nektar.

Sebagai informasi madu sendiri adalah hasil olahan dari nektar yang dikeluarkan dari dalam tubuh lebah kemudian disimpan di saran dan dijadikan sebagai makanan cadangan.

Madu ini juga kerap dijadikan sebagai makanan untuk larva dan pupa. Selain mencari serbuk saru atau nektar, ada juga betina yang tugas merawat telur dan membersihkan sarang.

Sejak lahir sampai akhir hidupnya, lebah pekerja hanya memakan madu sedangkan umur atau harapan hidupnya kurang lebih 3 bulan atau bisa juga lebih sedikit.

Meskipun sudah ada ratu, tapi lebah pekerja juga bisa bertelur, kemudian telurnya bisa menetas jika ratu dalam koloni sudah tidak ada.

3. Lebah Jantan

√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
coffeebreakstory.com

Berbeda dengan betina yang bekerja mencari sebuk sari atau nektar untuk dijadikan sebagai madu, lebah jantan hanya bertugas mengawini ratu muda ketika akan membuat koloni baru.

Sebenarnya, jenis jantan ini merupakan hasil yang lahir dari telur yang tidak terbuahi, lalu hanya diberi makanan nektar ataupun madu biasa saja.

Selain itu jika dibandingkan dengan jumlah jenis pekerja yang bisa mencapai ribuan, jumlah lebah jantan hanya ratusan.


Manfaat Lebah


√ Fase Metamorfosis Lebah, Cara Hidup, Koloni dan Manfaatnya
pixabay.com

Lebah memliki banyak manfaat, mulai dari sarangnya, madu atau bahkan lebah itu sendiri. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah:

Manfaat Lebah:

– Dalam hal kesehatan, manfaatnya bisa digunakan sebagai sarana terapi
– Dalam hal lingkungan, manfaatnya bisa membantu dalam proses penyerbukkan.

Manfaat Sarang Lebah untuk Kesehatan:

– Membantu menangkal stress.
– Membantu menjaga sistem pencernaan tubuh.
– Sebagai sumber antioksida alami
– Meningkatkan kekebalan tubuh

Manfaat Madu lebah untuk Kesehatan:

– Bisa digunakan untuk bahan dasar produk kecantikan.
– Membantu mengatasi susah tidur
– Membantu meningkatkan daya ingat
– Mengurangi batuk.
– Sumber energi

Leave a Comment