10 Jenis Genre Musik Yang Harus Kamu Tahu Dilengkapi Penjelasannya

Berbagai jenis genre musik sudah menjadi bagian yang tak terlepaskan dari kehidupan. Ibarat makanan, kita akan membutuhkannya ketika merasa lapar.

Begitu pula musik, banyak dari kita yang mengawali hari dengan mendengarkan musik sebelum memulai rutinitas harian.

Kamu bisa mendengarkannya saat bersiap-siap untuk pergi ke kampus atau kantor, ketika dalam perjalanan ke tempat tujuan, atau di sela-sela sarapan pagi sambil mendengarkan radio yang selalu memutar lagu-lagu favoritmu.

Setiap jenis musik memiliki pengaruh yang berbeda terhadap mood kamu. Tentu saja musik dengan nada upbeat sangatlah cocok menjadi sumber energi untuk memulai pagi.

Pengaruh musik bagi kehidupan sangatlah besar, dunia tanpa musik akan menjadi hampa.

Perpaduan nada dan suara yang menghasilkan sebuah simfoni nan indah akan mempengaruhi perasaan setiap insan yang mendengarkannya.

Saat patah hati kamu akan membutuhkan jenis genre musik yang melow dan sendu.

Namun ketika semangatmu sedang berkobar di puncaknya kamu perlu ditemani oleh musik bergenre hip hop, rock, r&B, atau jenis-jenis musik dengan nada upbeat lainnya.


Jenis Genre Musik


Jenis musik di dunia sangatlah beragam, yang biasa kita sebut dengan genre. Selama ini jenis genre musik yang paling banyak diketahui orang adalah genre musik populer seperti pop, hip hop, r&b, atau reggae.

Sementara jenis musik lain yaitu musik klasik dan musik tradisional jarang diketahui banyak orang, karena memang jarang terdengar dan diputarkan di sembarang stasiun radio.

Kebanyakan stasiun radio ataupun sumber lainnya hanya memutarkan lagu-lagu bergenre musik populer yang memang terkenal di pasaran.

Berbicara mengenai pasar musik, tahun ini pasar musik global dikuasai oleh musik dengan aliran Electronic Dance Music (EDM).

Lagu-lagu dengan jenis musik elektronik perkusif ini laku keras di pasaran dibandingkan dengan jenis genre musik lainnya.

Namun, bagi pecinta genre musik tertentu tentu tidak akan terpengaruh oleh pandangan pasar sehingga langsung berpindah hati ke aliran musik lainnya.

Pecinta musik country, reggae, hip hop, dan lain sebagainya tentu saja akan setia mengupdate playlist hariannya dengan jenis musik yang paling disukianya.

Kamu sendiri paling suka dengan genre musik seperti apa? Atau belum paham jika musik itu banyak jenisnya?

Nah, supaya lebih paham berikut dijelaskan berbagai jenis genre musik yang banyak sekali di dunia ini. Shall we begin?

1. Klasik

Sesuai dengan namanya klasik, awal mula terciptanya jenis genre musik ini mengacu pada kesenian barat kristiani dan orkestra yang pernah dimainkan di daerah Eropa pada tahun 1750-1825 silam.

Seiring dengan perkembangan zaman tercipta pula musik klasik dari berbagai negara seperti musik klasik India, musik klasik Persia dan lain sebagainya.

Musik klasik hampir dinikmati oleh semua generasi, karena alunan nadanya yang indah dan intelektual.

Jika kalian pernah mendengar nama Mozart, Beethoven, Chopin, dan Johan Pachelbel, mereka itulah para musisi musik klasik paling terkenal di dunia dan memiliki pengaruh yang besar pada periodenya masing-masing.

Dari keempat nama tersebut, siapa yang menjadi musisi paling favorit di hati kalian?

Beberapa karya terbaik dari Mozart yang sering kita dengar diantaranya Symphony No.40, Piano Sonata No.16 in C Major, dan Piano Conserto No. 21.

Sedangkan karya terbaik dari sang maestro Beethoven diantaranya Moonlight Sonata, Fur Elise, 6th Symphony, dan masih banyak lagi.

2. Pop

Berasal dari kata “populer”, musik pop identik dengan musik modern yang banyak beredar di pasaran musik dunia.

Siapa yang tak kenal dengan genre musik ini, hampir semua kalangan baik dari generasi zaman old hingga zaman now pasti kenal dengan genre musik pop.

Jenis musik ini pertama kali dikenalkan pada tahun 1918 oleh Lawrence Alloway.

Musik pop menjadi salah satu jenis musik yang digemari di seluruh dunia yang pada awalnya hanyalah pengiring tarian tango dengan nada minor dan melankolis.

Di Indonesia sendiri genre pop memang paling banyak digemari sepanjang masa. Khususnya pada tahun 70-an dan 80-an dimana menjadi era musik pop melambung di udara.

Seolah tak ada matinya lagu pop hingga kini tidak lekang oleh waktu. Masih menempati posisi teratas di kalangan para pecinta musik.

Beberapa musisi pop legendaris dunia diantaranya The Beatles, Michael Jackson, Christina Aguilera, dan lain sebagainya.

Sedangkan di Indonesia kita bisa menikmati karya pop dari zaman lawas seperti Koes Ploes, Rossa, Krisdayanti, Raisa, hingga Tiara Andini.

Sebagai pecinta pop, tentu kalian sudah mendengarkan semua lagu dari beberapa penyanyi di atas bukan?

3. Jazz

Musik jazz merupakan gabungan alunan nada khas dari beberapa alat musik yaitu seksofon, trompet, trombone, gitar, dan piano.

Alat musik seksofon sendiri menjadi ciri khas dalam pertunjukkan musik jazz.

Pertama kali berkembang di Amerika, musik ini lahir dari penggabungan musik blues, ragtime, dan musik band Eropa yang menghasilkan bunyi yang baru disebut jazz.

Genre ini asalnya lahir dari budaya musik orang Afrika Barat dan Eropa. Ciri khasnya bernada sangat ringan dan terdengar nyaman di telinga (easy listening).

Sejak tahun 1930-an musik jazz dikenal di Indonesia. Dahulunya, hanya kalangan tertentu yang menyukai jenis musik ini, karena menurut sebagian pihak jenis musik ini sarat akan kesan elegan.

Namun, seiring dengan perkembangan zaman kini musik jazz tergolong menjadi musik yang paling berkelas, bahkan sudah berkali-kali menciptakan panggung sendiri dengan bertemakan “jazz concert”.

Baik di negara-negara Eropa, Amerika, bahkan di Indonesia sendiri musik jazz sudah memiliki istananya sendiri dalam menggelar konser tunggal dengan penjualan harga tiket cukup tinggi.

Penyanyi jazz populer dari luar negeri diantaranya ada Louis Armstrong, Duke Ellington, Miles Davis, dan sederetan musisi jazz ternama lainnya.

Sedangkan dari dalam negeri kita punya Erwin Gutawa, Tompi, Indra Lesmana, Andien, Monita Tahalea, Maliq D’essential, dan masih banyak lagi musisi berkualitas lainnya.

4. Blues

Menurut bahasa, blues berarti rasa sedih atau frustasi.

Dinamakan blues karena terlahir dari musik-musik pujian dan spiritual yang diungkapkan secara emosional oleh kalangan mantan budak-budak Afrika yang tinggal di Amerika pada tahun 1910.

Penggabungan musik dan lirik lagunya menghasilkan nada yang mendayu-dayu dan pelan. Hampir sama dengan jazz, musik blues juga menggunakan alat yang sama dalam pertunjukannya.

Salah satu musisi blues dunia yang paling terkenal adalah Jimi Hendrix.

Genre blues terkadang hampir disamakan dengan genre musik jazz, karena alunannya yang tenang. Ahli psikologis mengatakan, orang-orang yang menyukai musik blues cenderung memiliki kepribadian ekstrovert.

Selain itu pribadi pecinta blues biasanya juga memiliki kreativitas yang tinggi. Namun sayang, karena harga diri mereka yang cukup tinggi membuat beberapa lingkaran sulit menjangkau mereka.

Di Indonesia sendiri pecinta musik blues belum terlalu banyak dibandingkan genre musik pop. Genre ini hanya dinikmati oleh beberapa kalangan saja, jika dipresentasekan mungkin hanya sekitar 1% dari seluruh penduduk Indonesia.

5. RnB

Rhythym and Blues (RnB) merupakan genre musik yang menggabungkan jenis musik jazz, blues, gospel, dan pop. Yup, sesuai dengan namanya musik ini memang terdengar sendu, memiliki kesan gloomy dan sedih.

Menurut sejarahnya, musik ini dikenal sebagai genre musik kalangan kulit hitam , karena yang pertama kali menciptakan musik ini adalah pemusik berkulit hitam asal Afrika-Amerika pada tahun 1940-an.

Irama musik ini sangat easy listening dan mudah diterima oleh berbagai kalangan. Ciri khas dari musik RnB yaitu memiliki lirik yang lebih tematik dengan ketukan musik yang menonjol.

Hingga kini telah banyak musisi ternama dunia yang memilih blues sebagai genrenya, antara lain Justin Timberlake, Beyonce, Mariah carey, Alicia Keys, John Legend, Usher, dan Jay Z.

Sedangkan musisi dalam negeri yang beraliran RnB diantaranya Glenn Fredly, Agnez Monica, Reza Artamevia, dan sederet musisi ternama lainnya.

6. Gospel

Wah baru denger nih genre musik ini?” pasti kalian semua bergumam hal yang sama.

Jenis musik ini memang kurang familiar, karena genre ini merupakan jenis musik religius yang pertama kali dikenalkan pada acara ibadah umat kristiani di gereja-geraja kalangan Afro-Amerika pada tahun 1930.

Hampir sama dengan RnB, gospel merupakan jenis musik yang pertama kali dibawakan oleh kalangan kulit hitam.

Sempat terjadi konfllik diskriminasi ras di Amerika, sehingga musik ini terpecah menjadi aliran gospel kulit hitam dan gospel kulit putih.

Musik gospel memiliki ciri khas dengan paduan suara, koor, dan choir dengan lirik yang religius.

Seiring dengan perkembangannya, genre musik gospel diperkenalkan ke kancah yang lebih luas.

Salah satu musisi yang pernah membawakan musik gospel adalah Michael Jackson yang mengkombinasikannya dengan genre musik lainnya.

7. Hip Hop

Salah satu jenis musik yang dipelopori oleh kalangan kulit hitam lainnya yaitu genre hip hop. Musik hip hop identik dengan rap, dancing, dan DJ.

Musik hip hop berkembang di wilayah Amerika Timur.

Berawal dari musik yang dimainkan oleh seorang Disk Jockey (DJ) yang membuat variasi suara musik yang yang unik dengan memutar sebuah disk.

Kini musik hip hop berkembang dengan masuknya rap pada vokal dan dihiasi dengan breakdance pada koreografinya.

Bahkan kini hip hop sudah menjadi bagian dari konsep boy band ataupun girl band dari Korea Selatan. Setiap bagian dari lagu pasti ada part hip hop oleh seorang raper, yang merupakan member dari grup tersebut.

Genre ini banyak digandrungi anak muda karena dapat membangkitkan semangat dan menciptakan suasana yang ceria.

Sebuah survey membuktikan bahwa para pecinta hip hop adalah pribadi yang ramah dengan harga diri yang tinggi.

Jika dahulu penyuka musik hip hop lekat dengan stereotip agresif dan kasar, justru kini sebaliknya. Mereka adalah pribadi yang supel, energik, dan ekstrovert sejati.

Sebelum menilai yang tidak-tidak, coba dengarkan dahulu salah satu lagu hip hop dari grup idola kalian. Barangkali setelah ini kalian berubah aliran.

8. Reggae

Pernah dengar nama Bob Marley? Beliau adalah panutan musisi-musisi reggae di dunia dengan gaya musiknya yang santai.

Lagu reggae bagi anak zaman now identik dengan lagu pantai, jika mengaku anak pantai maka pasti menyukai musik reggae.

Karena memang alunan musik dengan tempo yang santai namun tetap pada beat yang dapat membuat kamu bergoyang, cocok untuk dimainkan di tepi pantai dengan anginnya yang sepoi-sepoi.

Jenis musik reggae berkembang pada akhir tahun 1960-an di Jamaika.

Lagu reggae biasanya berisikan pesan cinta damai, hargai perbedaan, dan hargai keseimbangan alam.

Meski kebanyakan musisi reggae identik dengan dandanan yang nyentrik, namun kenyataannya justru merekalah yang lebih ramah kepada sesama.

Di Indonesia sendiri musik reggae cukup berkembang pesat dimana sebagian besar penggemarnya berasal dari kalangan muda.

Salah satu grup atau band beraliran reggae dari tanah air adalah Souljah.

9. Electronic

Musik elektronik sering disebut dengan EDM (Electronic Music Dance) identik dengan musik klub malam dan festival-festival.

Dua tahun terakhir ini menjadi musik yang paling hits di kanca musik dunia.

Sesuai dengan namanya elekronik, alat musik berupa instrumen elektrik membedakan jenis musik ini dengan jenis musik lainnya.

Awal mulanya musik ini dibentuk sebagai musik untuk menari di tengah-tengah pesta pada tahun 1980-an di Detroit.

Seiring dengan perkembangannya, kini musik EDM mulai merambah menjadi genre yang tak kalah bersaing dengan jenis genre musik yang telah populer lainnya, seperti RnB.

10. Country

Country road, take me home to the place I belong..” sering menyanyikan lagu-lagu itu? Kalau iya berarti kamu pecinta musik country sejati.

Musik country termasuk ke dalam kategori musik tradisional.

Genre ini merupakan gabungan dari unsur-unsur musik Amerika lebih tepatnya dari Pegunungan Applachia, Amerika Serikat bagian selatan.

Namun, pada awalnya musik ini lahir dari gabungan lagu rakyat Amerika Utara, musik kelt, dan musik gospel yang berkembang pada tahun 1920-an.

Musik country mulai populer pada tahun 1970-an, salah satu penyanyi terkenal Hollywood yang menggunakan country sebagai genrenya adalah Taylor Swift.

Menurut survey para pecinta musik country sebagian merupakan pekerja keras, konvensional, dan ramah.

Hal ini sesuai dengan alunan musik country yang cenderung pada nada patah hati. Sehingga bagi siapa saja yang mendengarnya akan terbawa ke dalam lagunya secara emosional.

Namun para pecinta musik country merupakan orang-orang yang konservatif, artinya berpikir terbuka terhadap pengalaman baru.


Sekian dulu untuk sesi kali ini dengan topik jenis genre musik. Selain yang disebutkan di atas masih banyak genre musik lainnya yang belum dituliskan loh, salah satunya jenis musik “Dangdut” yang satu-satunya hanya ada di Indonesia.

Yuk diupdate pengetahuannya tentang genre musik. Next time kita bahas lebih lanjut ya, see you!

Baca Juga: Film yang Dilarang Tayang di Indonesia

Leave a Comment